
* * Kediaman keluarga Thomshon**
Nampak Intan ,dan Luis berjalan beriringan,tanpa mengeluarkan sepata katapun,yang keluar dari bibir mereka,mereka asyik dengan pikiran masing- masing,menaiki anak tangga menuju ke kamar mereka.
Tak,
Tak,
Tak
Ketika sampai didepan kamar,saat Intan akan membukakan pintu,namun tangannya di tahan oleh Luis.
Intan kembali membalikkan badannya berhadapan dengan Luis,
" ada apa ka?? ucap Intan
"bersihkan dirimu""setelah itu kekamar ku,aq ingin bicara!! ucap Luis
" baiklahh"ucap Intan membukakan pintu,dan masuk kedalam kamarnya.
Luis lalu melanjutkan jalannya menaiki tangga, menuju kamarnya yang berada di lantai 3,
ia membuka pintu kamarnya,dan menutupnya kembali.Kemudian ia berjalan menuju arah balkon , hembusan angin di tengah malam,serta udara yang dingin, tak membuat Luis meninggalkan balkon kamarnya,ntah apa yang dipikirkan pria tampan itu,pandangannya lurus kedepan,memandang dari kejauhan keindahan pantai kute di tengah malam,dengan taburan bintang- bintang di langit, yang menambah keindahan malam itu.
Terdengar suara pintu terbuka, " ceklek",
__ADS_1
serta langkah kaki yang datang menghampirinya.
Intan datang dengan memakai baju Sabrina,yang sedikit memperlihatkan bahu mulusnya, dan semakin memancarkan kecantikan seorang Intan aryani
K, sapa Intan yang datang menghampiri Luis,
Luis membalikkan badannya ,dan sempat terkesima dengan kecantikan Intan di malam itu,dengan rambutnya yang panjang yang sengaja dibiarkan tergerai,
" duduklah" ucap Luis
Lalu Intan menaruh bokongnya,dikursi sambil pandangannya menatap kearah Luis.
" kk ingin bicara apa pada ku??" tanya Intan.
" ada apa ka??" tanya Intan sekali lagi,karena rasa penasarannya.
Luis menarik napas panjang,dan membuangnya kembali.
" maaf sebelumnya,jika pertanyaan ku ini menyinggung perasaan mu" tapi sekarang kau tinggal di rumah ini,dan tidak ada salah nya jika aq mengetahuinya!!!, sambil menarik napas berat.
Intan yang sudah mengetahui arah pembicaraan Luis ,hanya tersenyum,dia sudah tau pasti Luis akan menanyakan ada kaitan apa ,dia dan pria paruh baya tersebut.
" aq sudah tau ,apa yang inginkan kk tanyakan!!,ucap Intan sambil.menghembuskan napasnya
__ADS_1
Lalu Intan kembali melanjutkan pembicaraannya.
" laki- lakitadi, pernah nyaris memperkosaku dan orang yang sudah menyelamatkan aq adalah om Edward" ucap Intan tak terasa air mata nya menetes
Seketika Luis,merasa seperti tersambar petir,dia tidak menyangka dibalik senyuman yang Intan tunjukankan ,ternyata gadis ini menyimpan banyak luka.
Lalu Intan pun,menceritakan semua kronologi hidupnya yang membuat ia bisa tinggal di kediaman Thomshon,yang membuat Luis semakin mengagumi sosok Intan,di balik umurnya yang masih muda Intan mampu menjalani cobaan yang begitu berat.
" Taaann" maaf kaan aq,karena sudah berburuk sangka padamu!!,ucap Luis sambil mengangkat dagu Intan dan menghapus airmata gadis itu.
Intan menatap Luis,sehingga pandangan mata mereka bertemu,dalam jarak yang cukup dekat.
" tidak apa - apa k" cepat atau lambat kau akan mengetahuinya!!,ucap Intan sambil tersenyum.
Lalu Luis menggenggam tangan Intan dengan sangat erat,dan tersenyum.
" terimah kasih" ucap Luis.
" Taaannn" ucap Luis dengan suara lembut
" iyaaa k??, ucap Intan sambil menatap Luis
" beberapa hari lagi,aku akan kembali ke Amerika,jadi kita, mungkin lama baru akan bertemu kembali,mungkin bisa bertahun- tahun!!,jadi sebelum aq pergi apakah aq boleh minta sesuatu pada mu
Intan bingung dengan perkataan Luis yang ingin minta sesuatu padanya.
__ADS_1
" apaa k??,tanya Intan dengan ekspresi bingung