Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 46,RESTU PAPA


__ADS_3

" aq mau menemui papa,di ruang kerja" apakah kamu masih mau tetap disini" atau malam ini kau ingin tidur dengan ku" ucap Luis karena melihat Intan seperti orang bodoh.


" ti,tidak" aq mau kekamarku" ucap Intan ,dan segera berlalu pergi meninggalkan kamar Luis.


" kenapa berciuman dengan gadis ini lebih memabukkan" dari pada berciuman dengan Santi" ucap Luis dalam hati,tersenyum sambil


memegang bibirnya.


*********


Setibanya dikamar Intan langsung mengunci pintu kamar,dan mematikan lampu kamarnya.


Intan masuk kekamar mandi,dia berdiri didepan cermin,dan melihat dirinya.


Seketika tangisan Intan pecah,tangisan yang dari tadi ditahannya saat berciuman dengan Luis, ia keluarkan semuanya.


Intan memegang bibirnya yang sedikit bengkak,dan ada sedikit luka,bekas gigitan dari Luis


" kenapa dia yang pertama menciumku" dia sama sekali bukan siapa-siapanya aq,kenapa ciuman pertama ku bukan diambil kekasih ku,atau kah suamiku" kenapa harus dia" ucap Intan sambil terus menangis


" apakah dia melakukan ini" karena aq tinggal dirumahnya ,dan orangtuanya yang membiayai hidupku" jadi menurutnya ini, tidak gratis hiks,hiks,hiks,hiks,ucap Intan sambil terus menangis.

__ADS_1


" K Luis serendah itukah aq dimatamu" dasar laki- laki brengsek" sialan" untung ini rumah mu" kalau aq yang punya rumah ini mungkin aq sudah mengusirmu" dasar biadap" maki Intan yang terlihat begitu kecewa pada Luis.


Setelah puas dengan mengungkapkan kekesalan hatinya,Intan bergegas menyikat gigi,Intan mengulang kegiatan sikat giginya sebanyak 4 kali,,karena menurut dia dapat menghilangkan bekas ciuman Luis.Setelah selesai dengan kegiatan sikat giginya,


Intan bergegas menghampiri ranjangnya,dan membaringkan tubuhnya,waktu telah menunjukkan pukul 1.00 dini hari,sudah tak dapat membuat Intan, menahan kantuknya. Intan pun tertidur ,dan menuju mimpi indahnya.


**********


Sementara dilantai bawa Luis menghampiri ruang kerja papanya,dan mengetuk pintu.


Tok,tok,tok, suara ketukan pintu.


Luis berjalan menuju kearah papanya,dan menjatuhkan bokongnya di kursi yang tidak jauh dari meja kerja papanya.


" ada masalah apa " hingga papa ingin berbicara dengan ku" tanya Luis


" maaf naa" kalau mungkin papa terlalu ikut campur urusan pribadimu" tapi sebagai orang tuamu aq berhak" ucap Edward


" ada apa paa" jangan bertele- tele" katakan saja" kenapa juga,papa harus minta maaf" ucap Luis


" begini papa ingin menanyakan" siapa wanita yang tadi datang bersama mu" apakah dia orang yang spesial" tanya Edward,ingin tau

__ADS_1


Luis langsung tersenyum dengan pertanyaan papanya.


" iyaa paa" dia orang yang spesial,dan aq serius membina hubungan dengan dia" ucap Luis penuh keyakinan.


Setelah mendengar ucapan anaknya,Edward menarik napas panjang,dan membuangnya kembali.


" baiklah" tapi papa sarankan jangan terburu- buru,apalagi kamu masih berkuliah,dan papa sarankan kenalih dulu karakternya,papa hanya tidak mau kamu salah memilih pasangan" ucap Edward


Seketika Luis langsung berdiri,dan merangkul papanya, " makasih paa" makasih paa" karena sudah merestui hubungan ku dan Santi.Ucap Luis.


" sama- sama anakku" ucap Edward dengan membalas pelukan anaknya.


***********


Malam telah berganti pagi,Luis berjalan menuruni anak tangga,untuk sarapan pagi,Luis berhenti ketika langkah kakinya melewati kamar Intan.


" apakah dia masih tidur" Ucap Luis dalam hati sambil terus menatap kearah pintu kamar Intan, lalu Luis pun, segerah melanjutkan jalannya menuju lantai bawah.


Nampak di kamar, Intan baru selesai berdandan,sepertinya ia hendak pergi.Intan memakai baju tanpa lengan ,dan memakai topi,karena iya sudah berjanji pada Rian,Roi,dan Dina untuk berjalan - jalan kepantai,setelah melihat penampilan dirinya sudah terlihat cantik ,intan bergegas turun ke lantai bawah


__ADS_1


__ADS_2