Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode,29. KEINDAHAN MALAM ITU


__ADS_3

Setelah selesai makan malam,Intan berjalan menuju balkon kamar,Intan membuka pintu yang mengarah ke balkon kamar tersebut,terdapat beberapa bunga cantik,yang di tata di balkon kamar itu ,dan sebuah kursih santai.Intan duduk sambil memandangi keindahan malam itu,gemerlap 🌟 🌟 dilangit semakin menambah indahnya malam itu.


" ahhh"( dan menarik napas panjang), semoga saja ini adalah awal kebahagian ku Tuhan gumam Intan dalam hati,memejamkan matanya,sambil menyandarkan kepalanya disandarkan kursi itu.


Waktu semakin berjalan,tidak terasa sudah menunjukkan pukul 10.30 malam,udara yang semakin dingin, hingga menusuk ketulang -tulang,Intan bergegas bangun dari duduknya,dan berjalan menuju ranjangnya,sembari menutup pintu yang menuju balkon.


Duduk di ranjang,sambil memukul- mukul kasur empuk itu," sangat berbeda jauh dengan ranjang kecilku di kontrakan", ucap Intan sambil tersenyum.


Intan membaringkan tubuh diranjang ,menaruh kepalanya di bantal, sambil pandangannya melihat kearah atas,Terimah kasih Tuhan,karena engkau telah mempertemukan aq dengan mereka,aq tidak tau bagaimana cara membalas kebaikan mereka,semoga suatu saat engkau mengijinkan aq untuk membalas kebaikan om Edward,dan Tante Vivian,doa Intan dalam hati, memejamkan matanya perlahan- lahan,dan menuju mimpi indahnya😍😍😍😍.


Sementara dilantai bawah,diruang kerja tampak Edward duduk diruang kerja,menyandarkan kepala,sambil memejamkan matanya,seperti ada sesustu yang sedang dipikirkan pria paruh baya tersebut.


Tak lama Vivian pun masuk,dengan membawa minuman hangat untuk suaminya.


" apaa yang kau pikirkan paa" ucap Vivian sambil menatap suaminya,karena ia sudah tau suaminya ada memikirkan sesuatu.


Edward yang tidak menyadari kedatangan istrinya,membuka mata, tersenyum sambil menatap istrinya.

__ADS_1


Duduklah " maa" ucap Edward pada istrinya,


lalu Vivian menjatuhkan bokongnya di kursi panjang diruang kerja suaminya,Edward bangun dari kursinya ,berjalan ,dan duduk disamping istrinya.


" begini maa"papa mau ngmong" ucap Edward


" ngomong apa paa?" tanya Vivian pada suaminya.


Edward menarik napas panjang,sebelum memulai berbicara.


" begini maa" esok papa mau menemui KK ipar Intan" ucap Edward


" untuk apa paaa" tanya Vivian dengan rasa penasaran," bukan kah Intan sudah aman bersama kita? tanyanya lagi.


"iya memang Intan sudah aman bersama kita,tapi kk ipar Intan itu sangat licik,apalagi Intan sangat menyayangi keluarganya itu,terutama Lila keponakannya.


" jadi maksud papa bagaimana mama g ngerti" ucap Vivian.

__ADS_1


" papa akan akan menemuinya,dan menyuruh dia meninggalkan kota ini,kalau tidak dia akan mengusik kehidupan Intan lagi,papa akan menggunakan kejahatannya yang dia lakukan kepada Intan,jika ia tidak mau mengikuti keinginan papa,papa akan menjebloskan dia kepenjara,dan papa yakin kalau dengan ancaman akan melaporkan dia kepolisi,pasti dia akan menuruti.


Vivian termenung memikirkan omongan suaminya.


" betul paa" mama sangat setuju!,kasian Intan hidupnya sudah sangat menderita selama ini.


ucap Vivian.


" tapi maa" papa juga akan memberikan sedikit uang kepada mereka,sebagai modal untuk memulai kehidupan mereka,dan memberika beasiswa kepada anaknya" bagaimana mama" apakah Mama setuju? tanya Edward pada Vivian


Vivian tersenyum menatap suaminya, " aq tau engkau memiliki hati yang baik suamiku"


itulah kenapa membuat aq semakin mencintaimu" ucap Vivian.


Edward tersenyum menatap istrinya," terimah kasih sayang" karena kau selalu mendukungku" sambil mengecup mesra bibir istrinya" Cup"


Vivian tersenyum ,mendapat ciuman mesrah suaminya," ayo kita tidur paa" esok pagi kan ?,kamu harus menemui klien dari Jepang.

__ADS_1


" ya udah ayoo",tapi papa minum dulu sedikit minuman buatan mama ini" kasian mubazir.


Vivian tersenyum mendengar ucapan suaminya, setelah meminum minuman itu,pasangan suami istri itu menuju lantai 3 kamarnya.


__ADS_2