Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 146. Perkenalan dengan Wiliam.


__ADS_3

Senyuman terus terpancar dari bibir Luis, saat melihat keramaian acara babyshower istrinya.



Pria tampan itu tampak begitu bahagia, melihat tamu - tamu undangannya begitu menikmati acara tersebut.


" malam tuan ,ada seseorang mencari anda. Katanya dia sepupu anda tuan" ucap salah satu pelayan.


" sepupu" dengan nada sedikit bingung


" iya tuan"


" dimana orangnya?


" dia di sebelah sana tuan" sambil menunjukkan jarinya.


" baiklah, saya akan menghampirinya ucap Louis sambil berjalan kearah sepupunya berada.


Sampai di sana Louis sangat terkejut dengan melihat sosok Wiliam sepupu kandungnya, yang sudah bertahun - tahun tidak di temuinya.


" Wiliam, " teriaknya kegirangan.


" Louis" ucap Wiliam sambil merangkul sepupunya.


" katakan padaku ,kapan kau datang kenapa tidak mengabari?


" aku sudah datang beberapa hari lalu, tapi maaf baru bisa kesini karena ada sedikit insiden tabrakan dengan anak bau kencur, ucap Wiliam yang di maksud anak bau kencur adalah Lila


' insiden apa? tanya Luis yang terlihat penasaran

__ADS_1


" ntalah, tapi yang jelas aku mengalami kerugian cukup banyak.


" tidak apa, setidaknya engkau masih bisa selamatkan dari kecelakaan itu!


" tentu saja itulah yang aku syukuri"


"ayo kita kesana aku akan kenalkan kau pada istriku"


" baiklah, ayo " jawab Wiliam sambil mengikuti langkah kaki Louis menghampiri Intan.


" sayang " panggil Louis ketika mereka telah berada dekat dengan istrinya


Mendengar suaminya memanggil, Intan langsung menghentikan pembicaraannya dengan salah satu tamu undangan.


" sebentar ya kaa, aku kesana dulu" ucapnya sambil berjalan meninggalkan tamu itu.


" ada apa sayang? tanya Intan pada suaminya


" sayang ini sepupuku Wiliam, ia berdomisili di London, ia disana menjalankan perusahaan ayahnya, ibunya adik dari papa" ucap Luis memperkenalkan Wiliam


" hallo kenalkan saya Wiliam " ucapnya sambil menjulurkan tangannya pada Intan


" Intan" sambil membalas uluran tangan Wiliam


" senang berkenalan denganmu nyonya Luis"


" saya juga senang berkenalan dengan anda tuan Wiliam, sambil tersenyum.


" sayang kamu liat Lila ga? tanya Intan pada suaminya, yang dari tadi mencari keberadaan adiknya.

__ADS_1


" tuhh sana, lagi bicara sama Teddy, sama Clara, sambil menunjukkan jarinya.


" Lila" panggil Intan


Lila yang mendengar namanya di panggil Intan langsung menghentikan perbincangannya dengan Clara ,dan Teddy


" ka Teddy , ka Clara aku kesana dulu, ka Intan nya manggil " ucap Lila pamit pada pasangan kekasih itu.


" ada apa kaa, ucap Lila yang baru saja menghampiri Intan.


Seketika Wiliam sedikit terkejut, melihat kemunculan Lila, begitu pun juga dengan Lila ia sedikit takut kalau Wiliam akan melaporkan insiden tabrakan yang dilakukan dirinya, pada Intan, dan Kaka iparnya.


" moga - mogahan aja om jelek ini, ga ngadu sama ka Luis, sama ka Intan" bathin Lila yang terlihat gelisah.


" ohh , betul La kamu kenalan dulu sama sepupunya Kaka " ucap Louis memperkenalkan Lila ,pada Wiliam


" hallo om ganteng, kenalin aku Lila adiknya ka Intan" ucapnya tersenyum, sambil menjulurkan tangannya pada Wiliam


Mau tidak mau Wiliam pun membalas uluran tangannya Lila, padahal sebenarnya pria tampan itu ada menahan kekesalannya pada Lila, karena gadis kecil itu telah menabrak mobil sportnya yang baru saja ia beli, pada salah satu investor di Bali, yang membuat ia mengalami kerugian yang tidak sedikit, karena sebenarnya mobil itu akan ia kirimkan ke London.


" Wiliam" ucapnya membalas uluran tangan Lila sambil tersenyum sinis.


pintar sekali anak kecil ini bersandiwara, untung saja dia adiknya Intan istri sepupuku, kalau tidak aku sudah penjarakan dia" bathin nya yang terlihat kesal.


" mau sampai kapan kalian berpegangan tangan " ucap Luis tersenyum melihat Lila, dan Wiliam berjabat tangan sedikit lama


" awas lho ka Wiliam nanti kelamaan jabat tangannya nanti bisa jatuh cinta sama adikku" ucap Intan menggodan Lila, dan Wiliam


"apa,an sih kaa" ucap Lila yang terlihat tidak menyukai dengan ucapan kakanya.

__ADS_1


hee, yang benar saja dia jadih pacarku, membayangkan saja aku sudah mau muntah" bathin Lila sambil tersenyum sinis menatap Wiliam


" itu bisa saja terjadi" jawab Wliliam menggantung.


__ADS_2