
Intan langsung berlari memeluk kedua sahabatnya, setelah 4 tahun tidak bertemu.
" waahhh Taann,kamu makinn cantik aja!! ucap Rian
" aq memang udahh,cantik dari sananya., ucap Intan, sambilπππ.
" datang sendiri aja lu Taann, tanya Dina
Seketika Intan pun bingung,dengan pertanyaan Dina.
" memangnya harus sama sapaa?? tanya Intan
" lahh sama calon ,suami kamu lahh Taann?ucap Dina
" aq belum, dapat yang cocok!! ucap Intann
" ahhh kamu Taann, kapan sih baru dapat yang cocok,ucap Rian
" ahhh ,kalian berdua mau sampai kapan,mau interogasi aq,buruan anterin aq, aq kangen banget sama om,tante,sama Lisa. ucap Intan.
" ya udah ayoo,ucap Dina
Akhirnya merekapun, langsung menyambangi sebuah mobil,dengan Dina yang menyetir
" yahh mobil siapa Din,tanya Intan,karena melihat temannya menyetir
" yahh mobil calon,suami aq lahh" ucap Dina
" jadi status kamu ,udah berubah jadi calon istri yaa!! tanya Intann
" iyaa dong!!,makanya kamu buruan nyari biar kita nikah barengan goda Dina,pada Intan
" apaan sih" ucap Intan sambil memasang wajah cemberut.
Seketika Dina,dan Rian hanya tertawa dengan ekspresi wajah Intanππππ
__ADS_1
** 20 menit kemudian**.
Mereka telah sampai di kediaman keluarga Thomshon,
" ya udah,yah Tan kami g mau,gangguin acara kangen- kangenan kamu" nanti kita ketemuan di acara pernikahan K Luis aja.ucap Rian
" oke,makasih yaa, tumpangannya!! ucap Intan.
" sama- sama" ucap Dina.
bye Taann" ucap Rian
bye ,ucap Intan pada kedua sahabatnya.
Lalu Dina pun ,langsung melajukan mobilnya.
ketika melihat mobil tak tertampak lagi,
Intan,langsung berlari memasuki rumah yang sudah,beberapa tahun, di tinggalinnya
" Tante,om,Lisa,teriak Intan
" k Intaann" teriak Lisa histeris, sambil sedikit berlari menuju arah Intan.
Mereka saling berpelukan
" k Intan,Lisa kangeenn" ucap Lisa
" kk juga kangen,kamu makin dewasa yaa" ucap Intan sambil mencubit pipi Iisa,
Sementara Lisa hanya memasang wajah sedikit cemberut,yang membuat Intan tertawa.
" Intaaann " panggil Edward berjalan menuju arah Intan,di susul Vivian di belakang
" ommm, "" ucap Intan ambil memeluk Edward, karena kerinduan terhadap laki- laki paruh baya yang sudah di anggap seperti ayahnya sendiri.
__ADS_1
" Intaaann kangen om .Ucap Intan,dengan nada sedikit manja
" om juga kangen,ucap Edward sambil membelai rambut Intan.
" yaaahh,jadi kangen sama om aja,tante nya g niihh, ucap Vivian dengan ekspresi purah- pura marah.
" Tante Intan kangen lahhh,sambil memeluk Vivian.
" Tante juga,kangen sayang,kangen sama putri tante yang cantik ini.Ucap Vivian.
Intan hanya tersenyum mendengar pujian dari Vivian.
" yaahhh, sudahh kamu mendingan kekamar dehh, istirahat kayanya kamu cape banget .Ucap Edward
" iyaa Tan,Intan lelah,ucap Intan.
Akhirnya Intan menaiki tangga menuju kamarnya yang berada di lantai 2.
sampai di dalam kamar, Intan memandang kamarnya,sambil senyum- senyum sendiri,karena kerinduan pada tempat yang sudah beberapa tahun di tinggalin nya.
Intan pun berbaring di ranjangnya,karena terlalu lelah Intanpun tertidur.
Siang telah ,berganti malam,
tampak halaman depan sebuah mobil sport memasuki halaman rumah tersebut,ia berjalan dengan memakai Jas kerja,dan menenteng sebuah tas memasuki rumah.
Luis berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya yang berada di lantai 3,langkah sedikit berat akibat seharian bekerja,apalagi sebentar lagi ia akan melepaskan masa lajangnya,tentu ia harus melakukan banyak hal untuk pernikahannya nanti,sampai di kamar pria tampan itu berjalan menuju,balkon.
Pandangannya melihat kelantai 2 ,sebuah balkon,kamar yang sudah beberapa tahun kosong.
Seketika ia,sedikit kaget melihat sesosok yang tidak asing,berjalan menuju balkon.
" Intaaann" ucap Luis seperti tak percaya dengan apa yang di lihatnya.
Luis tersenyum,melihat Intan dari balkon kamarnya, Intan yang terlihat semakin cantik,dan dewasa.
__ADS_1
" ahhh" aq karena kelelahan,sampai g nyadar bangun sudah jam segini, ucap Intan yang berjalan menuju ke balkon kamar,dan ketika ia bangun hari sudah gelap.