
π Surabaya π
" tapi ada baik nya, kalau kau pamit dulu pada ibumu"'aq tidak mau di bilang mencuri anak gadis orang " ucap Teddy tersenyum
Seketika Lila tertawa dengan ucapan Teddy.
" tentu kaa" aq akan minta ijin dulu dengan ibu ku" jawab Lila dengan mantap
" ini no hp ku " simpan no ku ini, agar aq menunggu mu" dan beri aq kabar jika ibumu mengijinkan " ucapnya.
" baiklah kaa" jawabnya sambil menyimpan no
phonshelnya Teddy.
π kediaman Aniπ
Malam hari tampak Lila ,dan ibunya tengah menonton televisi, ruang tengah mereka.
Ani tampak serius menonton drama Korea yang di tayangkan salah satu televisi swasta.
" buu!! panggilnya
" yaa" jawabnya sambil pandangan matanya terus tertuju pada layar televisi
" aq mau ke Bali bu " mau nyari kerja" ucap Lila
" buat apa kamu nyari kerja kesana ? tanya Ani sambil pandangan matanya menatap Lila intens
" ya nyari kerja aja buu, ibu kan tau kondisi keuangan kita, apalagi sejak om Edward tidak mengirim kita uang lagi , karena ia tau kalau uang yang ia kirim, ibu hanya memakai untuk berjudih" jawabnya
" sudahlah, berhenti membicarakan pengusaha sombong itu" paling juga ia tidak mengirimkan kita uang lagi " karena sudah mencampakkan Intan , dan wanita murahan itu sudah tidak jadi simpanannya lagi " ucap Ani dengan nada mencemooh.
__ADS_1
" ibu " ibu " kenapa yaa, sifatnya dia g pernah berubah" , aq juga g ngerti kenapa ia sangat membenci k Intan" bathin Lila yang terlihat kesal pada ibunya.
" jadi bagaimana buu" Lila boleh pergi g?? tanya Lila memastikan
" kamu serius mau pergi yaa La?? tanya Ani yang terlihat serius
" ia ngapain Lila bohong , Lila serius mau ke Bali buat kerja bu" jawabnya
" ya sudah tapi ingat jaga diri" jangan bertingkah yang aneh - aneh' ucap Ani memperingati
Seketika wajah Lila langsung berubah ceria, dan langsung memeluk ibunya.
" makasih buu " Lila sayang sama ibu" ucapnya tersenyum bahagia.
π dalam kamarπ
Lila meraih phonshelnya,dan mengirim pesan pada Teddy.
5 menit kemudian ,bunyi pesan masuk di phonshel milik Lila.
π¬ oke esok kita ketemu nya di bandara, ticket pesawatnya kamu aq sudah membelinya.
" ka Teddy ternyata, orangnya sangat baik" bathin Lila tersenyum
π¬ makasih ka, udah beli ticketnya buat Lila
π¬ sama - sama.
Lila segera turun dari ranjang , dan meraih kopernya.
" meemm" pakaian mana yaa, yang aq bawa, banyak ga yaa!! pakaiannya,ucap Lila yang bingung pakaian - pakaian mana yang harus ia bawa.
__ADS_1
π Bali kediaman Thomshon π
Intan berdiri di sebuah kursi , dan mencoba memasang bingkai fotonya.
" sayang apa yang kamu lakukan" teriak Luis ketika melihat istrinya memasang bingkai foto.
" aq mau gantungin bingkai foto ini yaangg!! jawabnya
" ia aq tau, tapi kalau kamu jatuh gimana , mana biar aq yang pasang" ucap Luis
" Iaa" jawabnya singkat sambil tersenyum
Lalu Intan pun turun dari kursi dengan Luis memegang tangannya.
" kamu foto di mana sihh sayang ? tanya Luis sambil memajang potret Intan pada dinding
" waktu kuliah di Jakarta sayang !! jawabnya
" ternyata kamu sangat cantik sayang " ucap Luis sambil menatap bingkai foto Intan yang di pasang di dinding.
" iaa dong, Intan udah cantik dari sananya, haah, baby kitakan salah satunya perempuan, jadi moga - mogahan aja, wajahnya ikut mommy nya pasti cantik.Ucapnya tersenyum bahagia.
" jadi menurut kamu kalau ikut aq jelek gitu" ucap Luis yang merasa tersinggung dengan kata - kata Intan.
" g suamiku sayang ,kamu sangat Tampan" makanya aq sampai tergila - gila " ucap Intan mencoba merayu suaminya,dan menggantungkan tangannya dieher Luis, sambil mengecup bibir pria tampan itu.
" sayang tangannya ,jangan kemana - mana dong" ini cuman ciuman aja" ucap Intan ketika tangan suaminya tengah masuk kedalam dadanya.
": ia sayang cuman sebentar aja ko" g sampai gituan " lagi pula juga masih sore" jawabnya tersenyum
__ADS_1