
" sayang mau kaa, kau berdansa dengan ku?
tanya Louis sambil mengulurkan tangannya
" tentu sayang aku mau" jawab Intan sambil menggenggam jemari sang suami.
Louis mengajak istrinya ke arena dansa, pria tampan itu membungkukkan badannya sebelum memegang jemari istrinya, Pasangan suami istri itu berdansa dengan sangat mesrah, mengikuti alunan musik yang merdu, semua tamu yang berada di acara itu, ikut terbawah suasana romantis yang di ciptakan Intan ,dan Louis.
" aku mencintai mu Intan " sambil menatap mata istrinya dengan penuh cinta.
" aku juga mencintaimu sayang" ucapnya tersenyum
Luis memiringkan bibirnya mengecup mesrah bibir sang istri, semua pasang mata yang berada disitu langsung menepuk tangan dengan suasana romantis yang di ciptakan pasangan itu.
Intan yang mendengar tepuk tangan dari para tamu undangan , langsung menundukkan kepalanya di dada bidang sang suami karena malu.
__ADS_1
" Kaka sarangheo" teriak Lila sambil mengangkat tangannya membentuk ❤️
" hei anak kecil ,kalau teriak itu liat - liat dong kamu pikir ini di pasar apa, dasar orang gila" umpat Wiliam pada Lila
" hei om tua jelek, kamu bilang aku orang gila, hei om supaya kamu tau yaa, kamu nyari dehh mana ada orang gila secantik aku" ucap nya dengan nada sedikit teriak
" kamu itu yaa, sebenarnya harus berterima kasih sama saya, karena saya tidak melaporkan kamu ke polisi, kamu pikir mobil saya itu murah apa! ucapnya dengan nada kesal
" ahh sudahlah aku malas berdebat dengan pria tua seperti mu"" ucap Lila berlalu pergi ,dan sengaja menginjak sepatu Wliliam yang membuat pria tampan itu meringis kesakitan
" hei anak kecil awas kamu yaa, aku akan balas kamu nanti" ucapnya Wiliam sambil memegang telapak kakinya yang kesakitan
" rasain lu om- om jelek, makanya jangan coba - coba berurusan dengan Lila, itu akibat nya" gumamnya sambil cekikikan
Setelah berdansa Louis, dan Wiliam berbincang - bincang sambil meminum secangkir teh hangat.
__ADS_1
" oh iya bagaimana hubungan mu dengan tunangan mu Karina' tanya Luis
Mendengar sepupunya bertanya tentang hubungannya ,dengan mantan tunangannya Wiliam hanya tersenyum hambar.
" kami sudah berpisah, dia sudah menikah" ucap Wiliam dengan wajah sendu
" apa berpisah , dan dia sudah menikah bagaimana bisa karena setau aku kamu sangat mencintainya.
" dia yang memilih meninggalkan aku, dan lebih memilih pria itu, karena laki - laki itu lebih mapan dari ku" ucapnya tersenyum miris.
Luis menghela nafas berat memikirkan nasib percintaan sepupunya, yang tidak bedah jauh dengan kisahnya, sama- sama di tinggalkan tunangan mereka.
" lupakan dia, aku yakin Tuhan sudah menyiapkan wanita yang lebih baik dari pada dia, kamu lihat aku sekarang, tunanganku meninggalkan ku di hari pernikahan, dan saat itu papa menyuruh adik angkat ku untuk menggantikan posisi tunanganku di hari pernikahan kami" awalnya aku pikir pernikahan ku cuman bertahan sebentar, karena aku ,dan Intan menikah tanpa cinta, tapi aku salah, dengan seiring berjalannya waktu , aku sadar aku sudah jatuh cinta, dan sangat mencintai istriku, apalagi semenjak dia mengandung dara dagingku , membuat aku semakin mencintai dia" ucap Louis membayangkan kisah cintanya bersama Intan
" apaa, jadi Intan ini bukan tunangan kamu yang pernah kamu ceritakan sama aku waktu kamu ke London? tanya Wiliam sedikit kaget
" ia , waktu aku pergi ke London itu aku menjemput Santi saat dia melakukan syuting iklan di sana, dan mereka wanita yang berbeda, dan ternyata di balik rasa sakit yang di torehkan Santi buat ku , ternyata Tuhan sudah menyiapkan wanita yang lebih baik yaitu Intan istriku" ucapnya tersenyum.
__ADS_1