Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 153.Resepsi pernikahan Teddy, dan Clara.


__ADS_3

🏚️ Kediaman Thomshon🏚️


" kamu kan orangnya jelek jadi menurut saya, pake mana saja ga ada yang bagus buat mu" jawab Wiliam cuek.


" jangan gitu dong om, kalau om ngasih pendapat , nanti kalau pas acara resepsinya ka Teddy, sama ka Clara, Lila janji, Lila bakal cari pacar buat om, dari pada om jadi perjaka tua, atau mungkin nanti sampai kakek - kakek om ga bakal nikah - nikah" ucapnya tertawa.


" ya sudah kalau ga ada yang mau sama saya , ya saya nikah saja sama kamu" bagaimana anak kecil.


Seketika Lila langsung tertawa dengan ucapan Wiliam, yang membuat Wiliam tampak kebingungan.


" om, om tuh nyadar dong.Om itu udah tua, jelek lagi. Yang benar aja aku mau menikah sama om, Supaya om tau yaa, waktu aku di sekolah ku dulu , aku itu primadona lho, jadi kalau om mau menikah sama aku, itu anggap saja om itu, di ibaratkan punggung merindukan bulan.Karena om terlalu jelek, dan aku terlalu cantik. Ucap Lila santai yang tanpa sadar sudah membangkitkan amarah Wiliam.


" hei anak kecil ,kamu kalau datang kekamar saya hanya untuk menghina saya mendingan kamu keluar dari kamar saya sekarang" ucap Wiliam dengan nada sedikit tinggi.


" hei om pengangguran, yang numpang hidup sama om Edward ,dan Kaka ipar saya" om itu nyadar dong , om ngusir saya dari kamar ini, memang rumah ini rumah om apa? ,om ga malu ya makan gratis, tidur gratis sudah 1 mingguan lebih disini, memang om ga ada kerja yaa, pantasan aja sampe sekarang om ga laku- laku,cewe siapa juga yang mau sama laki - laki pengangguran kaya om" ucap Lila yang masih tetap berada di kamar Wiliam.


" hei anak kecil , om Edward itu om kandung saya, dan Louis itu sepupu kandung saya, dan saya bukan seorang pengangguran "


" ya ,ya aku tau om bukan seorang pengangguran, kalau begitu kasitau Lila mana baju yang cocok buat Lila pakai" ucapnya sambil menunjukkan 2 buah gaun pada Wiliam.

__ADS_1


" kamu ini yaa, benar- benar keras kepala , dan ga tau malu"


" memang Lila orangnya ga tau malu, om baru nyadar yaa" jawab Lila cengengesan.


" Lilaaa" teriak Wiliam yang tampak frustasi dengan sikap Lila.


" hei om jangan teriak - teriak dong, nanti ka Intan ,sama ka Louis pikir ,om minta jatah sama aku, terus akunya ga mau kasih, terus om nya marah - marah" ucap Lila tersenyum simpul.


" kamu itu yaa, kenapa sikap kamu beda banget sama Kaka kamu Intan, Intan itu orangnya ga keganjenan kaya kamu"


"ihh, siapa juga yang keganjenan, perasaan dari tadi Lila ga ngapa - ngapain om tuhh" ucapnya dengan mimik cemberut.


" ya sudah tunjukkin mana gaunnya, supaya aku bisa menilai gaun mana yang cocok untuk mu " ucap Wiliam yang lebih memilih mengalah.


" naa gitu dong om ,dari tadi keh" ucap Lila tersenyum senang sambil menunjukkan 2 buah gaun pada Wiliam.


🏨 Hotel 🌟 Lima🏨


Malam hari di hotel Alfazira.

__ADS_1


Clara ,dan Teddy nampak serasi.Mereka memutuskan untuk menggunakan busana adat Jawa.



Senyuman terus terpancar di bibir kedua insan itu, saat berjalan menuju pelaminan.


" sayang , aku ga nyangkah ya mereka akhirnya berjodoh, ucap Intan pada suaminya sambil menatap Teddy ,dan Clara yang tengah berjalan kearah pelaminan, diiringi tarian adat Sunda.


" ia mereka berdua pasangan yang serasih, setidaknya usaha kamu untuk mempersatukan mereka ga sia - sia sayang " ucap Louis menatap Istrinya.


" ia sayang, aku turut bahagia untuk mereka, doa - doa si twin's cepat punya temannya "


" aminn" kita doakan, ucap Louis sambil memegang perut buncit istrinya.


Sementara Lila ,nampak sibuk menyantap makanan dari tadi, melihat bermacam - macam makanan, dan jajanan yang di sugukan membuat ia lebih fokus terhadap makanan, dan kue - kue itu, tanpa memperdulikan kedatangan Clara, dan Teddy yang merupakan bintang utama di acara tersebut.



" hei anak kecil " kamu bisa ga ,makannya di tunda dulu" ucap Wiliam yang duduk di sebelah Lila

__ADS_1


" ini enak lho om, om mau coba,mumpung gratis" ucapnya sambil memasukkan puding tersebut kedalam mulutnya.


__ADS_2