
🏚️.Kediaman Sunil Kapoor🏚️
Lila duduk termenung seorang diri di dalam kamarnya, sementara Willi Suaminya, tengah berada di lantai bawah, di ruang kerjanya.
Terdengar suara telepon di phonshel milik Lila, dan ketika menyambar phonshelnya ia sedikit terkejut, karena yang menelponnya adalah Ibunya Ani.
" Ibu.." Gumamnya pelan sambil tersenyum.
Lila langsung menekan tombol hijau, untuk menjawab panggilan VC dari Ani.
📲 Percakapan lewat telepon📱
Lila:" Hallo Buu.., apa kabar ?
Ani:" Baik , seperti yang kau lihat Ibu sangat baik.
Lila:" Lila kangen Buu...!!
Ani:" Ibu juga kangen, oh Iya bagaimana kabar Suamimu, juga bagaimana mertuamu apakah mereka baik padamu Naa..!!
Lila mengehela nafas panjang, mendengar perkataan Ibunya yang tiba - tiba menanyakan kabar perilaku mertuanya terhadapnya, karena sampai sekarang Ibunda Willi, masih belum menerimah kehadiran Lila.
Lila:" Kabar Suamiku baik Buu.., mertua Lila juga sangat baik.Mereka menerimah Lila Buu..
Ani:' Bagus Laa.., kalau mereka menerimahmu.Soalnya jarang ada orang kaya, yang orang tuanya menerimah, jika anaknya menikah dengan wanita miskin. Ibu senang jika kamu bahagia Laa..
Lila:" Ibu jangan khawatir, Lila sangat bahagia, dengan pernikahan Lila.
Ani:" Ibu pesan sama kamu Naa.., belajar jadi istri yang baik. Buang semua sikap kamu yang kekanak - kanakkan itu, karena Ibu sangat mengenal dirimu Lila. Jangan seperti Ibu dulu yang tidak pernah menjadi istri yang baik buat Ayah mu. Serunya dengan wajah sendu.
Lila :" Jangan berbicara seperti itu Buu.., Ibu adalah istri yang baik , dan Ibu yang baik buat Lila. Lila sayang sama Ibu.
Ani:" Ya sudah Ibu tutup teleponnya dulu, sampaikan salam Ibu buat Suami kamu.
__ADS_1
Lila:" Iya, Daa..Ibu..!!
Ani:" Daa.., anakku sayang...Sambil menutup teleponnya..
Lila langsung menitikkan air matanya begitu pembicaraan ia,dan Ani berakhir.
" Maafkan Lila Buu.., karena sudah berbohong sama Ibu. Tapi Lila janji, akan menjadi istri yang baik buat Suami Lila.." Serunya sambil mengusap air matanya.
Lila berjalan kearah balkon kamar, menatap bintang - bintang di langit di tengah indahnya kota London, di malam hari.
Kerinduan terhadap Tanah airnya, Ibunya, dan Kaka satu - satunya Intan.
"Bagaimana ya kabarnya Ka Intan, Ka Louis, sama si kembar Reno, dan Rena.Aku sangt merindukan mereka." Gumamnya.
Lila sibuk dengan lamunannya, hingga ia dikagetkan dengan sosok tangan kekar yang memeluknya dari belakang.
" Apa yang kau pikirkan Sayangg...!! Seru Willi sambil mencium pundak istrinya.
" Hany kau membuatku terkejut.." Seru Lila dengan langsung membalikkan badannya berhadapan dengan sang Suami.
" Kau sudah makan belum Hany..?, karena setauku sedari tadi kau sibuk bekerja..!!
Willi sedikit terkejut saat Istrinya menanyakan ia sudah makan atau belum. Karena selama ini Lila sedikit tidak perduli dengannya.
" Aku belum makan Sayang..." Seru Willi berbohong.
" Kau belum makan Hany.., kenapa kau tidak mengatakan kepadaku...!!
" Aku tidak masalah sayang, aku bis menahan lapar.." Seru Willi dengan wajah pura - pura sedih.
" Kau tunggu disini hany.., aku akan kedapur memasak nasi goreng untuk mu.."
" Nasi goreng.." Sedikit terkejut.
__ADS_1
"Maaf Hany, aku tidak begitu pintar memasak" Jawabnya tersenyum malu.
" Baiklah ayo kita kedapur, aku akan menemanimu memasak"
" Baiklah ayoo..."
Pasangan Suami istri itu pun turun kelantai. Karena ini adalah hal yang pertama bagi Lila, memasak buat Suaminya.
" Kau tunggu di meja makan sini Hany..., jangan kemana - mana...!!
" Tentu Sayang, aku sudah tidak sabar mencoba masakanmu"
Lila hanya tersenyum, mendengar ucapan Suaminya, yang membuat ia tambah bersemangat untuk memasak.
" Ayo Lila kamu pasti bisa, kamu pasti bisa menjadi istri yang baik.Aku akan membuktikan pada Ibu mertuaku bahwa aku adalah wanita yang pantas buat mendampingi anaknya.Bukan si Tante pelakor itu." Bathin Lila.
Lila mulai membuka kulkas, dan mengambil bahan- bahannya, dan mulai menjalankan aksinya.
Siena yang sedang menuruni anak tangga , menuju lantai bawah. Dan saat ia akan menuju dapur ia menjumpai Willi, tengah memandang istrinya sambil senyum- senyum sendiri.
Siena sedikit terkejut, karena selama 4 bulan keberadaan Lila dirumah mereka, ia tidak pernah melihat Lila memasuki dapur.
Wanita paruh baya itu memutuskan bersembunyi di balik sebuah tiang besar , melihat kegiatan anaknya, dan menantunya.
Setelah sudah selesai dengan memasak nasi gorengnya, Lila langsung menghidangkan di meja makan.
" Ini Hany.., makanlah semoga saja kau suka.."Serunya Sambil menyodorkan piringnya.
Tanpa menjawab Willi langsung, memakan masakan pertama istrinya.
" Bagaimana Hany apakah enak..? Tanya Lila yang penasaran dengan rasa nasi gorengnya.
" Enak aku suka.." Seru Willi dengan terus melahap nasi goreng tersebut.
__ADS_1
Lila bernapas lega, dia mengira nasi goreng buatannya tidaklah enak.
Siena yang melihat keromantisan, serta perhatian Lila, seutas senyuman langsung menghiasi bibirnya. Dan ia pun memutuskan untuk kembali kekamar.