
Senja berganti malam,Intan yang dari tadi hanya berdiam didalam kamar, nampak duduk termenung,sedang memikirkan sesuatu.
" aq harus bagaimana,apa aq harus keluar,tapi g mungkin aq menghindar terus" ucap Intan dalam hati.
Tak lama terdengar suara ketukan pintu di luar kamar,
tok,tok,tok, " Tan buka pintunya" terdengar suara panggilan Vivian"
" Tante" ucap Intan sambil membuka pintunya.
" kamu kenapa dari tadi dikamar ajah" tuhhh Rian,sama Dina sudah nungguin kamu dibawah.
"ia Tante dikit lagi aq turun kebawah" ucap Intan.
" ya udah buruan" tante duluan kebawah dulu" ucap Vivian
" iya tante" ucap Intan.
Sambil menarik napas panjang,dan membuangnya kembali.
" g mungkin aq menghindar" aq harus bisa,ucap Intan menyemangati dirinya sendiri.
Cuaca malam yang dingin,hingga menusuk ketulang - tulang ,membuat Intan memakai sweater coklat,agar dapat menghangatkan tubuhnya,Intan mengoles bibirnya dengan, sedikit lipblam membuat penampilan Intan semakin memukau.
Ini ya guys,penampilan Intan.
__ADS_1
e
Setelah melihat penampilan sudah terlihat cantik,Intan bergegas turun kebawah.
Ditaman terlihat Vivian,dan Edward sedang berbincang- bincang sementara Liza sedang menikmati beberapa macam kue yang dihidang kan di atas meja,nampak juga Rian,dan Dina yang sedang membolak,balikkan sosis yang berda di atas panggangan.
" yahh syukurlah dia g ada" ucap Intan sambil mengusap pelan dadanya"
" Taan ngapain disitu,bengong aja" ayo bantuin dong ,teriak Rian,pada Intan.
Intan bergegas menghampiri kedua sahabatnya.
" maaf yaaa,baru turun ,soalnya aq ketiduran,bohong Intan pada kedua sahabatnya.
** Apartemen Santy**
Terlihat didepan pintu apartemen,tampak seorang pria tampan,yang sedang menunggu pintu apartemen dibuka,setelah ia beberapa kali memencet bel pintu apartemen tersebut,nampak sosok wanita cantk yang membukakan pintu untuk pria itu
" Luis ayo masuk" maaf aq lagi dandan dikamar" jadi g dengar suara belnya" yang tak lain adalah Santi.
Tanpa menjawab luis langsung masuk,dan duduk di kursi ruang tamu.
" mau minum apa,panas" atau dingin" tanya Santi.
__ADS_1
" g usah,kita langsung jalan aj,soalnya semuanya pasti sudah ngumpul" ucap Luis yang tak ingin berlama - lama di apartemen tersebut.
" ya udah kalau gitu aq ngambil tas dulu" ucap Santi,
Setelah mengambil tas,mereka berdua bergegas pergi,dengan tangan Santi yang terus menggandeng mesra Luis.
Sementara Luis hanya membiarkan,tanpa sedikit pun menolak.
----------------------------------------------------------
** Kediaman keluarga Thomshon**
Tampak Intan,Dina,Rian sedang sibuk membolak- balik sosis,dan tertawa -tawa ,ntah apa yang mereka tertawakan tapi mereka terlihat begitu bahagia.
Sementara Roy yang baru datang,langsung bergabung dengan Vivian,dan Edward sambil menikmati makanan yang terhidang di atas meja.
* 15 menit kemudian**
Tampak sebuah mobil sport mewah memasuki halaman keluarga Thomson,semua yang berada disitu langsung mengalihkan pandangan mereka kearah mobil itu,kecuali Intan yang sibuk membolak- balik kan sosis karena takut gosong.
Tampak sosok tampan,dan seorang wanita cantik keluar dari mobil mewah tersebut,dengan wanita yang terus menggandeng mesrah pria tersebut.
" malam paa,maa "ucap Luis pada orang tuanya.
"malam Tante" malam om" ucap Santi ramah pada orang tua Luis.
__ADS_1
Edward pun membalas ucapan Santi, malam dan berusaha tersenyum,karena masih bingung ,dan bertanya siapa wanita yang dibawah anaknya ini.
Sementara Vivian,dan Roy hanya tersenyum.