Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode,14.Pertemuan dengan Beni.


__ADS_3

🏠Dirumah kontrakan Ani🏠


Waktu telah menunjukan pukul 9.00 pagi, tapi Ani masih saja dengan tidurnya, terdengar nada panggilan di telpon genggam milik Ani, panggilan pertama Ani tidak menghiraukan ,tapi karena suara telpon tidak berhenti-berhenti, Ani terpaksa bangun dari tidurnya.


Tanpa melihat siapa yang menelpon,Ani langsung menekan tombol hijau.


📲 percakapan lewat telpon📱


Ani:" halo, dengan suara malasnya ,karena ia masih sangat mengantuk.


Beni: hallo Ani Ini aq Beni.


Begitu mendengar nama Beni,wajah Ani langsung berubah, dan agak sedikit ketakutan.


Ani:halo pa, dengan nada sedikit gugup.


Beni: aq ingin bertemu kamu hari ini Ani, dengan suara terdengar lembut.


Ani: " tapi paa, aq belum punya uang, kan janjinya beberapa hari lagi pa.


Beni: tidak usah memikirkan utang itu lagi, hari ini datanglah ke restorant XXX, aq tunggu.


Ani:baik pa Beni, aq akan kesana, sambil menutup telponnya.


Setelah panggilan telpon berakhir, Ani duduk terdiam dan berpikir dengan ucapan Beni yang tiba - tiba berubah baik.


"kenapa tiba - tiba dia menelpoku, dan memintahku untuk bertemu, dan anehnya menyuruhku untuk tidak usah pusing memikirkan utang" bathin Ani.


" ahh dari pada aq penasaran" mendingan aq segera menemui situa bangka itu' ucap Ani.


Ani bergegas kekamar mandi,untuk melakukan ritual mandinya, setelah ritual mandinya selesai, Ani segera berpakaian,dan bersiap - siap untuk menemui Beni.

__ADS_1


" Lila" Lila" panggil Ani,kepada putri nya.


" ada apa bu" ucap Lila


" kamu jaga rumah, ibu mau keluar sebentar"


"mau kemana buu?


"kamu anak kecil" mau tau aja" urusan orang tua.


" ingat yaa " jangan kemana - mana" peringatan Ani kepada putrinya.


" baik bu"


🍽️ Restorant🍽️


Setelah membayar ongkos taksi, Ani langsung bergegas masuk kedalam restorant mewah itu


Ani langsung berjalan menghampiri Beni, yang telah menunggunya.


" maaf pa, aq sedikit terlambat, sambil menduduki kursinya


" tidak masalah duduklah, aq juga belum lama" sambil tersenyum ramah


" pa Beni, memang ada perlu apa?, bapa mengajak saya untuk bertemu" dengan nada bicara agak sedikit bingung,karena melihat tingkah Beni,yang tiba-tiba berubah baik.


Santai saja Ani jangan terlalu tegang, ucapnya tersenyum ramah


" begini Ani, aq langsung saja.Aq punya penawaran buat mu!, yang dapat menguntungkan kita berdua" ucapnya


" penawaran apa pa, penawaran apa memangnya yang dapat menguntungkan bapa, dan saya ucap nya dengan sedikit bingung

__ADS_1


" begini Ani, serahkan gadis yang bernama Intan itu kepada ku" maka utang mu semuanya kuanggap lunas" ucapnya dengan nada licik.


Seketika Ani sangat terkejut mendengar ucapa Beni, yang menyuruhnya menyerahkan Intan


" menyerahkan Intann paa?


" iyaa". sambil tersenyum licik.


"kamu harus berpikir, waktu yang saya kasih, tinggal beberapa hari lagi,sementara kamu belum mempunyai uang sama sekali Ani,lagi pula Intan hanya iparmu kan ,dan aq tau kamu sangat tidak menyukainya" sambil tersenyum


" memmm bagaimana yaa paa"saya bingung.


" g usah bingung- bingung Ani" saya akan memberikan kamu uang"


"bapa akan memberikan uang kesaya? terkejut


" iyaa"sambil tersenyum.


" Anto " sambil mengedipkan mata ke anak buahnya.


Anto, yang sudah mengerti maksud bosnya langsung mengeluarkan uang senilai 30.juta.


" ini mba Ani" ucap Anto sambil menyerahkan uang tersebut kepada Ani.


melihat Ani masih diam, lalu Beni menambahkan lagi 10juta.


" bagaimana Ani, jangan kelamaan berpikir. sambil tersenyum.


" baik paa, saya mau" ucap nya sambil tersenyum, begitu melihat uang yang begitu banyak.


Kemudian Beni,dan kedua anak buahnya tertawa bahagia, karena Ani menerimah penawaran mereka.

__ADS_1


__ADS_2