Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Ep.160. S2 M.O.M Pergi ke boutique.


__ADS_3

🏚️ Kediaman Thomshon🏚️


" hei anak kecil kenapa kamu masuk kamar saya.!!!, ucapnya dengan nada sedikit teriak.


" omm, Lila ad perlu penting sama om" seru dengan nada sedikit memohon.


" memang ada perlu penting apa!!, ada yang penting?


" meemmm,sambil memanyunkan bibirnya dan tersenyum.


" meeemmm, appa.., cepat saya mau istirahat!!!


" omm, temani Lila beli gaun yuu"", om lupa apa esok, hari pernikahannya ka Roi, sama ka Dina, sekalian aja kita cari jaznya om, atau dasi mungkin, atau sepatuu...


" kamu mau pergi beli, pergi aja sendiri, kenapa harus sama saya" sambil mengernyitkan dahinya.


" aku suka aja jalan sama om, om orangnya asyik" sambil tersenyum.


" bukannya kamu sangat membenci saya,apalagi kamu sering mengatai saya pengangguran..!!, ucapnya sinis


" haah, omm.., om ini sensitif banget sih, om salah paham om" ucapnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" hahh , sudahlah mendingan kamu keluar,serunya sambil ingin menarik tangan Lila keluar dari kamar, tapi Lila langsung berlari keatas ranjang.


" heiiii...!!, kamu cepat turuun, kamu ga malu apa, nanti kalau ada yang liat kamu di kamar saya bagaimana, cepat sana keluarr..!!!"


" Lila ga mau, om harus temani Lila beli gaun untuk Lila, kalau ga aku ga bakalan keluar"


Willi mengusap kasar wajahnya, ia sedikit Lelah mengejar Lila yang berlari keliling dalam kamarnya.


" kenapa sihh, harus sama saya, kamu kan bisa pergi sendiri, ucapnya dengan nafas terengah - engah.


" ia sihh Lila memang bisa pergi sendiri, tapi kalau sama om, kan bisa diturunin harga gaunnya, kan pemilik boutique nya temannya om, jadi bisa ada diskon sihh, ucapnya tersenyum.


" jadi itu yang bikin kamu, pengen jalan sama saya" sambil menatap tajam

__ADS_1


" ia omm.." serunya sambil mengangguk cepat.


" ya sudah kalau gitu, kamu bersiap - siap dehh, saya juga sekalian mau beli Jaz buat pake esok"


" ya sudah kalau gitu, Lila keluar dulu ya om ganteng " ucap Lila tersenyum sambil beranjak keluar dari kamar Willi dengan wajah sumringah.


Terdengar suara telepon, di phonshel milik Wili.


Willi sedikit terkejut begitu melihat yang menelponnya adalah Emeli.


" Emeli" serunya sambil menekan tombol hijau.


📲 percakapan lewat telepon📱


Willi:" hallo ada apaa!!! dengan nada malas


Emeli:" kapan kau pulang Willi, kau sudah sangat lama berada di Bali, apakah kau tidak merindukan ku?


Willi:" sejak kapan aku merindukan mu, sudah berapa kali aku bilang aku hanya menganggap mu sahabat, tidak lebih dari itu.


" omm" ayoo udah siang niihh, teriak Lila yang tampak cantik hari ini.


" ia sayangi" ucapnya untuk mencoba membuat kesal Emeli.


Emeli:" siapa itu Willi?, tadi kau memanggilnya sayang, apakah dia kekasihmu?


Willi:" ia dia calon istriku" ucapnya berbohong


Emeli:" calon istri..!!, terdengar nada terkejut.


Willi:" maaf Emeli , aku harus pergi, kasian kekasihku menunggu, serunya berbohong sambil menutup teleponnya.


Sementara Lila, sangat terkejut mendengar ucapan William yang tiba - tiba memanggilnya sayang, sebenarnya dia ingin protes tapi karena ia masih membutuhkan bantuan William, mau tidak mau dia harus mengurungkan niatnya.


Terlihat di lantai bawa Louis dan Intan sedang duduk, sambil menggendong si kembar, yang tengah lucu - lucunya.

__ADS_1


" sayang , kamu liat tuhh.. seru Intan pada suaminya, ketika melihat Willi, dan Lila turun bersama.


" uhuk, uhuk,uhuk, batuk pura - pura Louis


Seketika Willi,dan Lila sedikit kaget.


" maaf, kaa Lila ga liat, Lila sama om Willi mau keluar sebentar ucapnya tersenyum.


" aku sama Lila, mau keluar sebentar, ucap Willi dengan nada sedikit canggung.


" ya sudah hati - hati, ucap Louis tersenyum"


" Reno, Rena " Tante yang paling cantik keluar dulu yaa, doain yaa , supaya Tante pulang dalam keadaan utuh" ucapnya tersenyum sambil mencium pipi gembul kedua bayi yang menggemaskan itu.


" maksud kamu , apa berbicara seperti itu, ucap Willi dengan nada dingin.


" ahhh, sudahlah om kebanyakan ngomong, ayo om " seru Lila sambil menarik tangan Willi berjalan keluar.


" Lila, awas lho yang Kaka bilang itu, teriak Intan.


" ga, akan kaa, jawabnya dengan nada teriak.


" memang , kamu bilang apa sama Lila? tanya Louis penasaran.


" rahasia sayang" jawab Intan sambil menggoda kedua bayinya, yang sedari tadi berceloteh tidak jelas.


Louis hanya menyerngitkan dahinya mendengar jawaban dari istrinya, tapi ada timbul rasa penasaran dalam dirinya.


" om ,tadi maksud om apa panggil Lila bilang sayang " tanya nya dengan wajah terlihat jutek.



" maaf , anak kecil ta,tadi itu, aku panggil sayang itu bukan buat kamu, tapi buat yang nelpon" jawabnya sedikit gugup.


" awas yaa om, kalau om berani macam - macam sama Lila, Lila bakalan lapor om ke polisi" ucapnya sambil menatap tajam William.

__ADS_1


__ADS_2