Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Ep.194.S2.M.O.M.Mengetahui Lila tengah hamil.


__ADS_3

Setelah keluar dari rumah sakit, Lila memutuskan untuk pergi ke apartemen Lisa.


Sebenar setelah keluar dari rumah sakit, ia ingin pulang ke Indonesia, tapi kondisinya yang fit betul membuat kedua sahabatnya tidak mengijinkannya untuk pulang ke negara asalnya.


Lila menatap keindahan kota London ditengah malam hari, tidak terasa sudah satu bulan ia berpisah dengan Suaminya.Dan kandungannya kini sudah memasuki bulan ke 3.


" Aku sangat merindukanmu Hany..., apa yang kau lakukan sekarang. Rindukah tidak kau pada diriku." Gumamnya dengan wajah sendu.


Lisa, dan Titin yang melihat Lila sedang murung, langsung menghampiri sahabatnya. Dan mereka berdua memeluk Lila, hingga wanita cantik itu di apit oleh mereka berdua.


" Jangan bersedih, ingat kamu sedang hamil Laa..!! Seru Titin sambil mengusap air mata sahabatnya.


" Iya kamu ga boleh sedih, ini pasport, sama ticket pesawat kamu keIndonesia.Keberangkangkatanmu jam 10 pagi ke Indonesia.


" Terimah kasih, maaf karena sudah merepotkan kalian selama satu bulan ini.


🏚️ Kediaman Sunil Kapoor🏚️


Sementara di kediaman Sunil Kapoor, khususnya di lantai bawah diruang kerja, terlihat Willi tengah mengecek- ngecek laporan dengan sangat serius, hingga tidak menyadari kedatangan Emeli.


Wanita cantik, dan juga seksi itu masuk kedalam dengan membawa sebuah minuman hangat.


" Minumlah ini Willi, ini sangat enak. aku baru saja membuatnya khusus untuk mu." Serunya tersenyum.


" Terimah kasih Emeli." Jawab Willi dengan terus menatap berkas - berkas penting itu, tanpa sekalipun melirik kearah Emeli.


Wanita cantik itu, terlihat kesal karena Willi sama sekali tidak memperdulikan kehadirannya.


Emeli bangun dari duduknya, dengan memberanikan diri ia memeluk Willi dari belakang , dan menyandarkan kepalanya dipundak kanan pria tampan itu.


Willi sangat terkejut dengan tindakan Emeli yang coba menggodanya.


" Apa yang kau lakukan Emeli..? Tanya nya dengan nada sedikit tinggi, sambil melepaskan tangan Emeli dengan kasar.


" Aku hanya ingin membuat kau melupakan wanita murahan itu Willi, mau sampai kapan kau mengingat dia. Dan apakah kau lupa dia sudah menghianatimu..!!" Serunya dengan nada kesal.

__ADS_1


" Aku sangat membenci Lila, Emeli..!!, tapi sampai kapanpun aku tidak bisa menerimahmu. Karena aku hanya menganggapmu sebagai sahabat tidak lebih, dan maaf aku harus kekamar, aku mau istirahat." Serunya dengan nada kesal dan berlalu meninggalkan Emeli begitu saja.


Emeli menghentakkan kakinya kelantai, saat William pergi begitu saja meninggalkannya.


" Kenapa susah sekali mendapatkannya, sekalipun wanita itu sudah pergi tapi tetap saja aku sulit mendapatkannya. Bahkan minuman ini saja tidak di sentuhnya sama sekali, padahal ini adalah harapan terakhirku, agar membuat ia menjadi milikku" Gumam Emeli dengan wajah yang terlihat kesal.


🛃 Bandara🛂


Lila menggelegarkan pandangannya, sebelum ia akan pergi meninggalkan kota London.


" Ini adalah hari terakhirku di London, selamat tinggal Hany.., semoga kau selalu bahagia.Terimah kasih atas kebahagian yang kau berikan walaupun hanya sebentar, aku akan menjaga buah hati kita dengan baik, tanpa kau." Bathin Lila dengan wajah sedih.



Terdengar pengumuman kalau pesawat menuju Indonesia, akan segera melakukan penerbangan.


" Aku pergi dulu teman - teman, jaga diri kalian.' Pamit Lila, pada Lisa, Titin, dan juga Dilan.


" Kamu juga jaga diri Laa, jangan terlalu memikirkan pria brengsek itu, kamu sekarang harus fokus sama kandungan kamu."' Pesan Titin


" Iya Laa, kamu harus jaga kesehatan. Apalagi kamu sedang hamil." Seru Lisa memperingatkan.


" hati - hati Laa.., jaga kesehatannya." Seru Dilan


" Iya.." Jawab Lila sambil berjalan meninggalkan mereka.


Lisa, dan Titin memandang kepergian Lila, dengan tatapan nanar tak terasa air mata mereka lolos begitu saja. Karena ibah melihat keadaan sahabatnya.


🏢 Thomshon Group🏢


4 bulan kemudian.


Willi sedang sibuk dengan pekerjaannya, dan ia di kagetkan dengan kemunculan seseorang yang merupakan sahabat baiknya, yang berprofesi sebagai seorang Dokter kandungan, bernama Jeni.


" Apakah aku mengganggu...? Tanya Jeni sambil tersenyum.

__ADS_1


Willi mendongakkan kepalanya, dan ia sedikit terkejut melihat kemunculan sahabat baiknya itu.


" Jeni bagaimana kabarmu...? Sejak kapan kau pulang ke Inggris.Seru Willi sumringah.


" aku sudah sudah hampir satu tahun disini Willi, dan maaf baru bisa mengunjungimu." Serunya tersenyum.


" Kau membuat ku marah Jeni." Ucap Willi dengan berpura - pura marah.


" Kau semakin bertambah sukses Willi" Seru Jeni sambil menggelegarkan pandangannya ke seisi ruang kerja William.


" Kau terlalu melebihkan Jeni." Jawab Willi merendah.


Jeni terus memperhatikan seisi ruang kerja sahabatnya, dan pandangan terhenti pada sebua figura cantik seorang wanita.


" Apakah dia istrimu Willi..? Tanya Jeni


Willi hanya tersenyum kecut,dan tidak menjawab pertanyaan sahabatnya.


"Istrimu sangat cantik Willi, apalagi sekarang dia tengah mengandung pasti aurah kecantikannya makin terpancar." Serunya tersenyum sambil kembali meletakkan bingkai foto itu di tempatnya.


Seketika Willi langsung menghentikan kegiatannya.


"Mengandung.." Serunya dengan menatap serius sahabatnya itu.


Seketika Jeni langsung tertawa, mendengar ucapan sahabatnya itu.


" Willi , Wilii, kau Suaminya masa istrimu sedang hamil masa kau tidak tau.." Serunya sambil tertawa.


" Dari mana kau tau dia sedang mengandung.? Tanya Willi dengan nada yang terlihat semakin penasaran


" Willi , Willi, apa kau lupa kalau aku seorang Dokter kandungan.Waktu itu istrimu sedang pingsan, dan temannya yang membawanya kerumah sakit. Dan saat aku memeriksanya, ternyata istrimu tengah hamil 2 bulan, kalau tidak salah sekarang kandungannya sudah berusia 7 bulan. Dan sebentar lagi kau akan menjadi seorang Ayah Wili.


" Kau tidak berbohong padaku kan Jeni...?


" Hei buat apa aku berbohong, bukankah kau Suaminya dan seharusnya kau lebih tau. Dan saat aku memeriksa istrimu, sepertinya ia sedang dalam masalah, apakah waktu itu kau punya masalah dengannya...?

__ADS_1


Willi langsung terduduk lemas, dan tidak menjawab pertanyaan sahabatnya itu.


" Jadi saat aku mengusir Lila dari rumah, dia tengah mengandung, aku harus pastikan semuanya.Dan aku harus ketemu Lisa." Bathin Willi.


__ADS_2