
" om ,tante aq pulang dulu" pamit Roy pada Edward,dan Vivian
"makasih ya Roy, udah nganterin Intan pulang" Ucap Edward
" sama- sama om" ucap Roy sambil berlalu pergi
meninggalkan kediaman Thomshon.
Sementara, Luis hanya menatap Intan diam,pria tampan itu malu karena sudah membohongi istrinya.
" maaa" paaa" Intan kekamar dulu ,pamit Intan tanpa memperdulikan keberadaan Luis.
" iyaa, naa" ucap Vivian
" maa,paaa, Luis juga kekamar dulu" pamit Luis sambil berlari kecil mengejar istrinya.
Ketika berada di kamar,Intan langsung berjalan kearah balkon,matanya menatap keindahan pantai kute di malam hari.
" anak - anaknya mama, jangan minta yang macam - macam yaa, apalagi dimalam hari,untung aja tadi ada om Roy, kalau g kasian kan mama harus jalan kaki" ucap Intan
tersenyum,sambil memegang perutnya.
" kalau mereka sudah lahir,hidupku pasti akan lebih berwarna.
" ucap Intan dalam hati, sambil membayangkan kalau di twins sudah lahir kedunia.
__ADS_1
" Intaaann" panggil Luis
" iyaa ,kaa" ada apaaa?? ucapnya tersenyum
" kenapa yaa sikapnya biasa- biasa saja,padahal dia sudah tau aq membohongi nya, ucap Luis dalam hati
" kaaa,aq tau kamu mau membahas soal kebohongan kamu" aq g peduli kalau kamu harus bersama Santi,sebab aq tidak mau memaksa untuk kamu harus mencintaiku" aq juga tidak mau terlalu berlarut dalam masalah ini,aq g mau anak ku kenapa- kenapa" ucap Intan dalam hati.
" maafkan aq Intan" ucap Luis
" maaf untuk apa kaa, ucap Intan seolah- olah tidak terjadi apa- apa.
" Intan aq mohon jangan seperti ini" maafkan aq, ucap Luis sambil memeluk tubuh istrinya.
Intan tidak berbicara,dan juga tidak membalas pelukan suaminya,wanita cantik itu hanya diam ,dan tidak tau harus berbuat apa.
Belum sempat Intan menjawab pertanyaan Luis,ia merasakan gejolak yang teramat sangat pada perutnya.
" kaa, aq kekamar mandi dulu"ucap Intan sambil berlalu meninggalkan Luis
Intan langsung menutup pintu kamar mandi,dan memuntahkan isi perutnya
" hoeekk,hoeeek"kenapa menyiksa banget sihh" ucap Intan sambil duduk jongkok didalam kamar mandi,karena rasa mualnya teramat sangat.
Sementara Luis dari tadi berdiri di depan pintu, terus mengetuk pintu kamar mandi.
__ADS_1
" Intan " Intan kamu baik- baik saja Taaann' tanya Luis
" ia kaa, aq baik - baik aja" ucap Intan dari dalam kamar mandi.
Ketika sudah merasa enakan ,Intan langsung membuka pintu kamar mandi,ia sedikit kaget karena suaminya ternyata masih berada di depan pintu.
" kaa Luis" ucap Intan
" kamu masuk angin yaa, Tannn,tanya Luis
" i,iya kaa, ucap Intan dengan sedikit gugup
" ya sudah ayo ,kita ke tempat tidur biar aq olesi minyak di badan kamu.ucap Luis
" iya kaaa" ucap Intann
Ketika berada di atas ranjang,Luis mengolesi minyak pada perut istrinya,Intan tersenyum bahagia menatap suaminya.
"kamu g tau kaaa,kalau didalam perut aq,ada anak - anak kamu,terimah kasih kamu masih memberi perhatian buat aq,sama anak - anak kita" gumam Intan dalam hati.
" kaaa" Intan ngantuk " ucap Intan yang sudah tidak bisa menahan kantuknya lagi.
" balik kan badanmu" biar aq bisa mengolesi minyak di punggungmu" terus tidur lah, ucap Luis
Akhirnya Intan pun membalikkan badan,dan menutup matanya menujuh alam mimpi.
__ADS_1
" maafkan aq Intan" maaf " gumam Luis dalam hati ,sambil menatap istrinya yang sudah sangat terlelap dengan tidurnya.