Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Ep.163.S2.M.O.M .Hutang - hutang Ani.


__ADS_3

Pengunjung yang sedari tadi, sibuk menyantap makanan, dan menikmati alunan musik yang di bawa oleh penyanyi lokal seketika langsung menghentikan aktifitas nya ,dan mengerumuni Lila, dan Tanti yang tengah berkelahi.


Wiliam sudah berusaha mencoba melerai perkelahian antara Tanti, dan Lila.Tapi malahan dia sendiri yang di hajar balik oleh kedua wanita yang sedang di kuasai emosi itu.


"Ada apa ini" teriak menejer restorant yang datang bersama kedua bodyguardnya.


" maaf Tuan, kenapa anda tidak bisa melerai pacar - pacar anda, kalau mereka mau berkelahi memperebutkan anda, kenapa tidak di arena tinju saja ,kenapa harus di restorant kami, ini sangat mengganggu ketenangan pengunjung yang lain" seru manajer restorant itu, pada Willi.


" maaf Tuan, saya akan mengganti rugi semua biaya kerusakan, yang di timbulkan oleh kedua wanita ini" ucap Willi sambil menatap tajam Tanti, dan Lila yang menunduk karena merasa bersalah terhadap Willi.


" maaf'fin Lila omm.., habis Tante genit ini yang mulai dahulu, siapa suruh dia, ngatain aku murahan" ucapnya dengan menatap tajam Ani.


" memaangg, kenyataan begitu kaann" ucap Ani dengan balik menatap Lila.


" ahhhh...., sudaahhlaa kalian berdua ini bikin aku pusing ajaa" seru Willi dengan nada tinggi yang membuat kedua wanita itu diam seketika.


" maaafff" seru Tanti, dan Lila bersamaan.


Setelah menyelesaikan semua urusan di restorant, dan membayar semua ganti rugi, akibat perkelahian tadi, Lila dan Willi bergegas pulang.


Sementara Tanti wanita itu sudah pulang terlebih dahulu.


" ommm" panggil Lila ketika mereka dalam perjalanan pulang

__ADS_1



" kenapa" jawabnya dengan wajah yang terlihat kesal.


" Omm, Om jangan bilang yaa, sama


ka Intan, sama ka Louis kalau tadi aku berkelahi"


Seru Lila memohon sambil mengatupkan kedua tangannya.


" baiklah anak kecil, tapi rapiin dulu rambut kamu, dan sebaiknya kita beli baju, buat kamu ganti, soalnya kancing baju kamu ada yang putus, nanti Kaka kamu, sama Louis pikir saya ngapa- ngapain kamu lagi"


Lila yang sedari tadi tidak menyadari kancing bajunya ada yang terlepas, dan sedikit menampilkan buah dadanya, langsung meraih tasnya ,dan menempelkan kedadanya.


" jadi dari tadi om udah liat dadanya Lila yaa...!!, tanyanya dengan nada sedikit tinggi.


" ihhh..., dasar om geniitt.., mesumm" umpat Lila sambil memukul tasnya di kepala Willi.


"auwww", sakit Lila !!, seru Willi ketika Lila memukul kepalanya dengan tas.


" makanya mata omm.., itu jangan genit" ucapnya dengan nada kesal.


" namanya juga ga sengaja, memangnya saya yang suruh kamu buka bajunya?"

__ADS_1


" ahhh..., sudah lah aku malas berdebat dengan Omm.. ucap Lila dengan langsung menoleh kearah luar jendela kaca mobil.


🥀 Surabaya🌹 Kediaman Ani.


Ani tampak frustasi, sudah beberapa hari ini wanita yang merupakan ibu kandung dari Lila , selalu di kejar - kejar rentenir.


Kebiasaan Ani yang suka berjudi ,dan berfoya - foya membuat iya telilit banyak hutang hingga ratusan juta rupiah, pada seorang rentenir bernama Pa Aryo.


" aku harus minta sama siapa, ga mungkin aku menjual rumah ini, kalau aku jualpun , hasilnya tidak mampu melunasi hutang - hutangku ,pada si Aryo rentenir mata duitan itu" gumam Ani yang stress memikirkan hutang - hutangnya.


Terdengar suara ketukan pintu dari luar rumah.


" Ani..., Ani.." suara panggilan, yang merupakan suara Aryo sang rentenir bertubuh tambun,di temani 2 bodyguardnya.


Ani mengintip dari jendela rumahnya, ia membuka sedikit gorden ,dan sangat terkejut ketika melihat Aryo sang rentenir,di temani kedua bodyguardnya.


" tidak ada gunanya aku menghindar, mau tidak mau aku harus meminta pada Lila putriku, agar dia melunasi hutang - hutangku, apalagi Intan adalah anak seorang pengusaha, dan ia juga menikah dengan anak dari pengusaha kaya Edward Thomshon, uang senilai ratusan juta pasti tidak ada apa - apanya bagi Intan" gumam Ani yang tiba - tiba mendapat ide cemerlang.


" iya sebentar paa..!!! seru Ani dari dalam rumah.


Ani membuka pintu rumahnya


"ceklek"

__ADS_1


Dan tampak pria setengah baya bertubuh tambun, di temani kedua bodyguardnya.


" ayo masuk paa" ucap Ani yang berusaha untuk berani , dan mengusir rasa takutnya terhadap Aryo, dan kedua bodyguardnya.


__ADS_2