
🏢 Thomshon Grup🏢
Setelah menyelesaikan rapat dengan para pemegang saham, Willi dan Robert langsung kembali keruang kerja.
" Apakah masih ada pertemuan, atau rapat yang harus kuhadiri..? Tanya Willi
" Tidak ada Tuann..!
" Baiklah, kalau begitu aku akan kembali keruang kerjaku" Seru Willi sambil berlalu keruang kerjanya.
Ketika di ruang kerja Willi mendongakkan kepalanya saat duduk di ruang kerjanya.
Teringat phonshelnya yang ia silent dari tadi.Willi meraih saku jasnya untuk mengambil phonshelnya dia, dan menatap layar phonshelnya, betapa sangat terkejut ia.Saat melihat layar phonshelnya ada sekitar belasan panggilan tak terjawab dari Lisa sepupunya.
Karena penasaran, Willi langsung menghubungi Lisa untuk memastikan ada apa.
📲 Percakapan lewat telepon📱
Willi: Hallo Lisa ada apa, maaf tadi kamu menelpon aku sementara rapat, phonshelnya juga aku silent.
Lisa : Ka Willi cepetan datang ke kampus, soalnya lagi ada masalah.
Willi:" Masalah apa Lisa, apa ini ada kaitannya dengan ini istri saya..?
Lisa:" I,iya Kaa.., soalnya Lila terlibat perkahian antar mahasiswi baru Kaa...
Willi:" Apaa...!!, Lila terlibat perkelahian..Tanya Willi terkejut, seolah tidak percaya, dengan apa yang dia dengar.
Lisa :" I,iya kaa.Makanya sekarang Kaka buruan datang, kasian Lila.
Willi:" Ya sudah kamu tunggu, saya kesana sekarang, sambil menutup teleponnya.
Willi langsung terjatuh di kursi kebesarannya, dan mengusab wajahnya frustasi.
__ADS_1
" Lilaa.., Lilaa.., kamu ga di Indonesia, ga di London kerjanya berantam terus,ini kalau rekan - rekan bisnis saya tau, mau taruh dimana muka saya" Gumam Willi frustasi.
Tak lamapun muncul Robert yang baru saja datang, dan menatap atasannya yang terlihat frustasi.
'" Apakah ada masalah Tuaann...? Tanya Robert.
" Jadwal saya hari ini sudah kosongkan..? Tanya Willi sambil menyambar Jaz nya
" Maaf Tuan, saya baru dapat telepon, kalau jam 12.00 ada janjian makan siang dengan Tuan Richard.
" Kamu tolong batalkan, karena saya harus pergi sekarang" Seru Willi dan berlalu keluar dari ruang kerjanya begitu saja.
" Tapi Tuann..!!" Seru Robert tapi atasannya telah berlalu pergi, tanpa mendengarkan ucapannya.
🏫 Kampus🏫
Lila, Titin, dan Joys mereka telah di panggil oleh wakil rektor kampus, yang bernama Ibu Hana.
" Ini semua gara - gara si Lalat ini, Buu.." Seru Joys dengan nada sinis.
" Enak aja ngatain aku Lalat, namaku Lila bukan Lalat bodohh..." Seru Lila kesal.
" Sudahh...,sudah bisa diam gaa.." Seru Hana dengan memukul mistar ke meja kerjanya, yang membuat perdebatan Joys, dan Lila berhenti seketika.
" Titin,katakan bagaimana kalian bisa berkelahi..?
" Begini Buu.., si Joys nuduh saya rebut pacarnya Dilan, padahal Dilan yang mana saya sendiri ga kenal." Seru Titin dengan wajah jutek
" Beneran kan kamu rebut Dilan, semua orang ngomong Koo.."
" Sudah bisa diam gaa.." Seru Hana
" Maaf Buu..." Seru mereka bersamaan.
__ADS_1
" Kalian berdua ini apa,an ngapain rebutin cowo yang ga jelas gitu.., iya kan Buu.."
" Betul sekali Lila, ehh.. siapa yang suruh kamu ngomong haaahhh....!! Ucap Hana dengan nada tinggi.
" Maaaff Buu..."
Tak lama pun muncul Willi yang baru saja datang, pria tampan itu nampak tergesa - gesa.
" Ka Willi.." Seru Lisa sambil berjalan menghampiri sepupunya.
" Dimana Lila..? Tanya Willi yang terlihat khawatir.
" Lila lagi diruang Bu Hana Kaa, ruang wakil rektor kampus ini" Seru Lisa sambil menunjukkan ruang Bu Hana.
Willipun segera menyambangi ruang wakil rektor.
" Selamat siang.." Sapa Willi ramah
" Se, Selamat siangg...." Sapa Hana ramah karena terkejut melihat pria tampan masuk ke ruangannya.
Lila langsung menundukkan kepalanya, saat tatapan matanya bertemu dengan Willi Suaminya.
" Wahhh..., La Suami kamu datang..."Bisik Titin di telingah sahabatnya.
" Maaf anda wali dari siapa yaa.., di antara ketiga calon mahasiswi pembuat onar ini...," Tanya Hana dengan gaya genitnya.
Lila menatap kesal Hana, yang terlihat genit didepan Suaminya.
" Awas saja kau dosen genit, kalau kau berani godain suamiku.Akan aku bikin wajahmu babak belur"
" Saya wali dari Lila.." Seru Willi tersenyum
__ADS_1