
" g sengaja kamu bilang" kejadian tadi sore " oke aq bisa memaafkan mu" tapi kejadian tadi tidak bisa" ucap Luis dengan tatapan sinis.
Intan seketika langsung mengangkat kepalanya,karena kaget dengan jawaban Luis.
" kenapa k" aq mohon maaf kann aq" ucap Intan dengan ekpresi penuh harap agar Luis dapat memaafkannya.
" kamu datang seperti jailangkung yang tak di undang" ciumanku,bersama Santi harus terhenti gara- gara kamu" ucap Luis.
" kan kk,pacaran sama mba Santi" nanti ketemu tinggal aja lanjutin ciumannya" ucap Intan memberi saran.
Seketika Luis langsung tertawa dengan ucapan Intanπππππ.
" tidak sama" jawab Luis" singkat.
" jadi apa yang harus aq lakukan" agar kk ,dapat memaafkan aq ucap Intan penuh harap agar Luis dapat mengabulkan permintaan maafnya.
" jadi kamu mau mengabulkan apa saja yang aq minta pada mu" tanya Luis sambil tersenyum
" iyaa" ucap Intan sambil mengangguk.
" baiklah ayo kemari " mendekatlah pada ku" ucap Luis
Lalu dengan ekspresi sedikit takut,Intan memberanikan diri, duduk di kursi panjang yang di duduki Luis.
" kenapa kamu duduk jauh sekali" mendekat lah pada ku" ucap Luis
__ADS_1
Intan lalu menggeserkan duduknya,hingga jarak mereka, hanya beberapa centi.
" k apa yang yang harus aq lakukan" ucap Intan dengan nada gugup,karena posisi duduk mereka yang sangat dekat hingga terlihat seperti orang yang sedang berkencan.
" aq ingin melanjutkan ciuman tadi" ucap Luis
" tapi ka" mba Santinya g ada" mana bisa kk,melanjutkan ciumannya" ucap Intan dengan nada bingung.
Seketika Luis langsung tertawaππππ.
" siapa bilang dengan Santi" aq ingin melanjutkan ciuman itu dengan mu" ucap Luis
"" DEG"
seketika jantung Intan rasanya ingin melompat keluar,mendengar ucapan Luis.
" baguss" setidaknya aq laki- laki pertama yang menciummu" ucap Luis lagi.
" tapi ka aq" ucap Intan.
Ucapan Intan sudah sudah terpotong dengan Luis yang sudah meraih tengkuknya, dan mencium bibirnya,seketika intan langsung membulatkan matanya,Intan hanya terdiam ,dan tidak berbuat apa- apa.
Luis terus ******* bibir intan dengan lembut,membuat Intan sedikit kesusahan bernapas,ia lalu menggigit bibir bawah Intan yang membuat Intan seketika langsung membuka mulutnya,Luis tidak membuang kesempatan itu ia langsung menerobos mulut Intan dengan Lidahnya,dan menyapu bersih rongga mulut Intan,dan Intan hanya terdiam ia seperti orang bodoh
.Luis meraih pinggang Intan yang membuat ciuman itu,semakin Intim,sehingga tidak ada jarak yang memisahkan mereka,ketika Luis sedang asyik
__ADS_1
berciuman dengan Intan.
Terdengar suara telpon di phonshel milik Luis,panggilan pertama Luis tidak memperdulikan,tapi karena suara telpon yang tidak berhenti membuat Luis terpaksa melepaskan ciumannya.
Intan nampaknya terengah - engah setelah Luis melepaskan ciuman itu.
" kamu ingin membunuh ku appa" ucap Intan dengan napas seperti orang yang baru habis melakukan olah raga lari cukup jauh.
" diamlah papaku menelpon" kamu pengen dia tau kamu berada di kamarku tengah malam begini",dia akan mengira kamu wanita murahan, dan mengusir kamu dari rumah ini.
Ucap Luis menakuti Intan.
Seketika Intan langsung terdiam,karena menurut dia perkataan Luis ada benarnya.
Percakapan lewat telpon.
Luis : hallo paaa" ada apa tanya Luis
Edward:" kamu sedang berada dimana " papa ingin berbicara dengan mu.
Luis:" aq sudah di rumah paa' aq kembali 1 jam yang lalu.
Edward :" papa kira kamu masih berada diluar,datang lah keruang kerja papa sekarang ,papa ingin berbicara dengan mu.
Luis:" baik paa" aq turun sekarang ,sambil menutup telponnya
__ADS_1
Jangan lupa like,dan vote nya guys.
Supaya aq lebih semangat menulisnyaππππ