
Visual Lila. Gadis periang, dan sedikit manja. Dengan tingkahnya yang masih terlihat sedikit kekanak - kanakkan, gadis yang sebentar lagi akan berusia 19 tahun ini, tidak menyangkah akan menikah dengan pria yang selama ini ia panggil om.Dan tentu saja Lila sangat membencinya, karena Lila mengirah Wiliam adalah seorang pengangguran.Apalagi mereka jarang sekali terlihat akur.
Visual Wiliam Thomshon atau biasa yang akrab di sapa Willi. Pria tampan berdarah India, dan Amerika, memiliki sifat kaku, dan tegas, Sepupu kandung dari Louis Thomshon, merupakan seorang pengusaha yang berdomisili di London, tapi untuk beberapa bulan Willi harus menghentikan aktifitasnya pekerjaannya.Karena 2 alasan.
1.mobil yang ia beli dari seorang investor di Bali, berharga miliaran rupiah di tabrak oleh seorang gadis remaja, yang tak lain adalah Lila, yang tak lain adalah adik dari istri sepupu kandungnya Louis Thomshon.
2.ibunya selalu mendesak ia untuk segera menikah dengan Emeli, seorang wanita yang tak lain adalah teman baiknya, dan memang selama ini Emeli sudah tergila - gila denganya.
Visual Khatarina. Mantan tunangan Wiliam, yang rella meninggalkan Wiliam hanya karena ia menemukan pria yang lebih kaya dari Willi.
Emeli.
Seorang wanita cantik, dan bertubuh seksi yang sedari dulu sudah tergila - gila dengan Wiliam, tapi sayang Wiliam hanya menganggap dia sebagai seorang sahabat, dan Wiliam sangat tidak menyukai sifat Emeli yang agresif.
Visual Jhon, yang merupakan seorang pengusaha kaya raya sahabat dari William
__ADS_1
Visual Lisa ,adik kandung Louis Thomshon.
Visual Sunil kapor, dan Siena Thomshon.
Orang tua dari Wiliam, yang berdomisili di London
Visual teman kampusnya Lila.
Titin sahabat baik dari Lila, teman satu kampus, dan mereka satu jurusan, yang tingkah lakunya sedikit tomboi, dan sangat kocak.
Visual Robert, sekretaris pribadinya Wili.
🇬🇧 London ,Inggris🇬🇧
Pagi itu tampak sepasang suami istri tengah berbincang -bincang di taman belakang rumah mereka, sambil menikmati sarapan pagi.
" maa.., seru Sunil pada istrinya sambil menyeruput kopi
" ada apa paa..?
" kenapa sampai sekarang Willi belum pulang - pulang, ini sudah berapa bulan ia berlibur ke Bali.Kasian perusahaan tidak ada yang urus, selama ini semua pekerjaan ia titipkan pada Robert sekretaris pribadinya, mau sampai kapan ia habiskan waktu untuk bersenang - senang tidak jelas maaa.
__ADS_1
" ntalah paa, aku sudah bingung dengan anak ini.Aku juga menghubungi Edward untuk menyuruh ia segerah pulang, tapi sampai sekarang dia tidak mau pulang - pulang, kadang - kadang juga, kalau mama nelpon dia sama sekali tidak mau ngangkat, malahan telepon mama sampai mati sendiri" ucap Siena dengan mimik cemberut memikirkan tingkah laku putranya.
" tapi kalau papa nelpon dia angkat ko maa.., mungkin dia ga mau angkat telepon kamu, karena kamu ingin menyuruh dia menikahi Emeli, padahal dia menganggap Emeli sudah seperti saudaranya sendiri.
" habis bagaimana mama ga nyuruh dia untuk segera menikah, coba papa liat Louis dia sudah memiliki istri, dan sepasang anak kembar padahal dia ,dan Louis seumuran, mama jugakan pengen punya cucu paa, apalagi umurnya saja sudah sangat matang, dan sudah pantas berumah tangga.
" menurut mama Willi punya pacar ga? tanya Sunil.
" ga tau yaa, pa!!, tapi menurut mama ga ada" ucap Siena sambil menghela nafas panjang.
🇮🇩 Bali, Indonesia🇮🇩 Kediaman Thomshon.
Sementara di lantai 2 kediaman Thomshon, William tampak frustasi memikirkan permintaan ibunya ,yang menyuruhnya menikah dengan Emeli.
Wiliam berbaring di ranjang king Zisenya, sambil menatap langit - langit kamarnya.
" aku mau sampai kapan berada di Bali, sementara sudah beberapa bulan aku meninggalkan perusahaan, kenapa juga mama menyuruh ku menikahi Emeli ,padahal aku menggap dia sudah seperti saudara ku sendiri" bathin Willi yang terlihat resah.
Terdengar suara ketukan pintu.
Tok
Tok
Tok
" omm.., ommm.., teriak Lila sambil menggedor - gedor pintu.
" anak ini, kenapa tidak bisa buat hidup aku tenang sedikit, selalu saja buat aku pusing" gerutu William dengan ekspresi kesal.
" kenapa anak kecill...! ucapnya dengan nada dingin, sambil membuka pintu.
Lila hanya tersenyum, melihat ekspresi Willi.
" om ,om lagi ngapain ,sibuk gaa?
__ADS_1
William menyerngitkan dahinya, mendengar pertanyaan Lila.
" saya sedang sangat - sangat sibuk ,dan saya sedang tidak mau di ganggu, ucapnya dengan nada dingin sambil ingin menutup kembali pintu kamarnya, tapi gerakan Lila lebih cepat, dengan menerobos pintu kamar Willi.