Ijinkan Aku Mencintai Mu.

Ijinkan Aku Mencintai Mu.
Episode 57, MENGANTAR SARAPAN


__ADS_3

Karena tak bisa menahan laparnya lagi,Intan pun bergegas ke dapur.


Intan menggoreng , nasi goreng ,dan telor ceplok, yang ia buat , untuk dirinya nya dan Luis, lalu Intan menyiapkan di meja makan,seperti seorang istri yang sedang menyiapkan sarapan untuk suaminya, k Luis ko belum turun yaaa??, kalau aq nunggu dia bisa- bisa maag ku kambuh,gumam Intan.


Akhirnya Intan memutuskan, untuk sarapan seorang diri.


Setelah selesai sarapan Intan, pun langsung mencuci piring bekas makannya tadi,


matanya melihat ke arah tangga ,menunggu kedatangan Luis.


" ahh lebih baik ,biar aq antarin saja sarapannya, Lalu intan memutuskan mengantarkan sarapan ke kamar Luis,setiba di depan pintu,Intan akan mengetuk,tapi tangannya,seketika berhenti ,mendengar seseorang tengah menghubungi Luis


Terdengar Luis, menyebut kata sayang,kepada si penelpon itu,ada sedikit rasa kecewa,mengingat apa yang telah mereka lakukan semalam.


" ahhh,kenapa aq jadi seperti ini,oh tidak- tidak ( sambil menggoyang - goyangkan kepalanya) itu hanya ciuman perpisahan tidak lebih,bagaimanapun aq,tidak boleh merusak hubungannya ,sama mba Santi, gumam Intan dalam hati,sambil berusaha mengusir pikirannya.


Setelah mendengar percakapan telpon Luis,telah selesai dengan satu tarikan napas Intan pun mengetuk pintu


Tok,tok,tok.


"" masuk" suara terikan Luis dari dalam kamar


Lalu Intan pun membuka pintu ,ceklek"


" Intan " ucap Luis sedikit kaget,melihat Intan membawa sarapan untuknya.

__ADS_1


"mat pagi k ,ucap Intan ramah


" apakah ia mendengar telponan ku dan Santi( gumam Luis dalam hati)


" kamu sudah dari tadi Tan" tanya Luis ,karena takut Intan mendengar komunikasinya lewat telpon.


" baru ajaa" ucap Intan bohong


" ohh iyaa ini k!! Intan bawain sarapan ,ucap Intan sambil menaruh sarapan di meja,samping ranjang Luis.


" Taann" kamu marahh sama aq " tanya Luis,


" Nga ko" k ngapain Intan marah sama kk,ucap Intan sambil tersenyum.


" iya" ucap Intan sambil menganggukkan kepala.


Lalu Intan pun duduk,disisi ranjang milik Luis


tanpa sengaja pandangan matanya menatap kelayar televisi, " waahhh ada drama Korea Yaaa" ucap Intan sambil berjalan kearah kursi di depan televisi


" kamu senang banget yaa?? ,nonton drama Korea,tanya Luis yang begitu melihat Intan begitu antusias , menonton drama yang sedang di tayang itu.


" iyaa k,Intan senang banget " apalagi,sama aktor Korea Selatan Lee men ho, Intan ngefans banget k sama dia" udaahh ganteng ,keren lagii" seandainya Intan punya suami seperti dia" bakal Intan ngunci terus dalam kamar" ucap Intan sambil senyum- senyum sendiri.


Mendengar ucapan Intan,Seketika Luis langsung batuk - batuk, uhuk,uhuk,uhuk, ia langsung mengambil air dan meminumnya hingga tandas.

__ADS_1


Luis langsung menghampiri Intan,dan mengganti channel yang lain,tanpa meminta persetujuan Intan.


" lhoo ko!!,di ganti siarannya k,Intan kan lagi nonton k??, ucap Intan


" bosan aq nonton,ginian mau nonton berita!! ucap Luis dengan nada ketus.


Akhirnya Intan pun mengalah,dan tidak berdebat dengan Luis lagi.


" nihhh orang tinggkahnya,kadang- kadang baik,kadang menyebalkan !!, untung ini rumah punya dia,kalau bukan,mungkin aq sudah usir dari dulu" ucap Intan yang terlihat kesal pada Luis.


Luis yang melihat wajah Intan cemberut,akhirnya berbicara.


" kamuu ,marahh sama saya" tanya Luis


" g ko k,mana Intan berani" ucap Intan dengan memaksa tersenyum,


" baguslah"""hari ini kamu g usah masak,kita pesan aja" ucap Luis.


" iya" ucap Intan.


" ohh,iya k, tante,sama om ,sama yang lainnya kemana ko,g kelihatan??, tanya Intan


" mama,papa,Lisa ,sama yang lainnya lagi ke villa,mungkin ntar,atau esok udah datang,kemarin mau ngajak kamu,tapi kamu g ada" ucap Luis panjang lebar


" ohhh" ucap Intan

__ADS_1


__ADS_2