
🏚️Kediaman Thoshon🏚️
Intan tampak bingung menatap gaun - gaun yang terlatak di atas ranjang, wanita yang tengah
mengandung itu tampak sedang berpikir gaun mana yang harus ia pakai untuk hari pernikahan kakanya, dan Clara.
"sayang" panggilnya pelan
" pakaian mana yang harus ku pakai, ucapnya bingung, sambil menatap gaun - gaun mana yang cocok untuk dirinya mengingat berat badannya yang semakin bertambah, dan perutnya yang semakin membesar.
" yang ini saja sayang " jawab Luis sambil menunjukkan sebuah gaun berwarna hijau pastel.
" tapi ini terlalu pendek sayang, apalagi perut ku sudah bertambah besar, jadi aku ga mau"
Louis tampak berpikir sambil memandangi gaun mana yang cocok untuk di pakai istrinya.
" yang ini saja sayang ini cocok untuk mu, ini agak sedikit panjang, coba kau tes yang ini siapa tau cocok untuk mu. Ucap Louis memberi saran
" baiklah sayang" jawabnya sambil berlalu keruang ganti.
Sementara di lantai 2 kediaman Thomshon Lila tampak bingung, gadis yang akan menginjak usia 19 tahun itu membuka lemari , dan mengeluarkan semua gaunnya yang berada di dalam lemarinya keatas ranjang king zisenya.
" kenapa ga ada yang bagus ya gaunnya. Gumamnya manggut - manggut , dan menatap gaun - gaun yang di keluarkan ya.
" Wah kalau begini bisa gagal dong, rencana aku untuk tampil paling cantik di resepsi ka Teddy, dan Clara.
Lila mengacak- ngacak rambutnya frustasi , karena melihat gaun yang menurutnya sudah ketinggalan jaman.
__ADS_1
" ahh mendingan aku beli saja yang gaun baru, dari pada aku pusing"
Lila menyambar tasnya , dan memutuskan pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli gaun yang akan ia pakai untuk hari pernikahan Teddy ,dan Clara. Yang akan di adakan di salah satu hotel bintang lima.
🛍️ Pusat perbelanjaan🛍️
Setelah tiba di pusat perbelanjaan, Lila langsung berjalan menuju lantai 2, yang khusus menyediakan pakaian , dan semua perlengkapan orang dewasa.
Lila berjalan mengelilingi lantai 2 untuk mencari toko- toko yang khusus menjual gaun - gaun pesta.
" dari tadi aku nyari ternyata di sini yaah, tempatnya" gumamnya tersenyum senang sambil berjalan menuju ke toko tersebut
Lila sibuk memilih gaun satu - persatu ,dan sesekali gadis itu menempelkan di badannya.
Ia sibuk memandangi gaun indah itu, hingga tidak menyadari kehadiran seseorang yang sedari tadi menatapnya dengan tatapan tajam.
" hei anak kecil " ucap Santi dengan nada sedikit teriak sambil menyambangi Lila dengan tatapan berapi - api.
Lila sedikit terkejut melihat Santi yang menghampirinya, tapi gadis remaja itu berusaha untuk tetap tenang.
" kamu tante , yang ga tau malu itu kan? tanya Lila ketika Santi telah berhadapan dengannya.
" kamu itu yang ga tau malu, sama seperti Kaka kamu, murahan, dan tepat di sebut pelakor karena sudah merebut kekasih saya.
Mendengar Santi menjelek - jelek kan kakanya Intan, membuat Lila sangat geram, hingga ia tidak bisa menahan emosinya lagi.
__ADS_1
" apa tadi kamu bilang? tanya Lila dengan nada tinggi.
" ohh kamu dengarnya ga jelas yaa, kaka kamu itu mu-ra-han, dan pe- la- kor, ucap Santi dengan sengaja meng'ejakan perkataanya.
" aku tidak terimah kamu menghina kakaku seperti itu" ucapnya dengan nada tinggi ,sambil menjambak rambut Santi.
Akhirnya terjadilah perkelahian, dan tarik - menarik rambut, antara Santi ,dan Lila.
" kamu itu yang murahan, pelakor tante genit, kamu itu selalu saja berusaha merayu Kaka iparku. Teriak Lila sambil terus menarik rambut Santi, hingga mereka bergulingan di dalam toko itu.
" Kaka kamu itu yang murahan, dia yang sudah merebut kekasih ku, lepaskan rambutku anak kecil" teriak Santi di tengah perkelahian mereka
" aku tidak akan melepaskan mu, tante genit karena kau sudah menghina kakakku" ucap Lila sambil terus menjambak rambut Santi
":huuuu, ayooo, ayooo, teriak para pengunjung yang tengah menyaksikan perkelahian Santi ,dan Lila.
" ada apa di sana" tanyanya pada seorang pengunjung
" ada orang yang berkelahi mister , mungkin karena masalah cowo" ucapnya lagi.
Karena penasaran , dan ingin mengetahui apa yang di tonton para pengunjung pusat perbelanjaan itu, Wililam pun menghampiri.
Ketika tiba di kerumunan itu, pria tampan itu langsung menerobos kerumunan orang banyak.
Dan ia sangat terkejutnya , melihat gadis remaja yang tak lain adalah Lila sedang bergulingan di lantai toko itu, dan saling menjambak rambut dengan seorang wanita dewasa.
__ADS_1
" Lila" ucapnya terkejut sambil membuka matanya lebar - lebar karena seperti tak percaya dengan apa yang di lihatnya.