
Luis langsung bangun dari tidurnya,dan duduk ntah apa yang pria itu,pikirkan,Intan pun lalu bangun ,dan duduk bersebelahan dengan suaminya.
" maaf ,apa kata- kata ku menyinggung perasaan mu" ucap Intan dengan hati- hati.
Luis lalu menarik nafas panjang,sebelum berbicara.
" Tannn" maafkan aq,tapi aq sama sekali tidak mencintai dia lagi,aq tau pasti kamu sudah melihat foto- foto kami yang aq simpan dalam lemari itu ,tapi aq tidak punya perasaan apa- apa lagi sama dia, mungkin karena hubungan kita dimulai secara tiba- tiba jadi aq belum sempat membuang semua kenangan- kenangan kami.Ucap Luis
" laki- laki ini sebenarnya jujur/ bohong sihh, tapi Santi bilang mereka masih menjalin hubungan sampe sekarang"" gumam Intan dalam hati.
" kenapa Intan,apakah kamu masih,memikirkan perkataan Santi di media itu" tanya Luis menebak pikiran istrinya
" g ,k Intan g berpikir seperti itu" ucap Intan berbohong.
Luis lalu memegang tangan istrinya, dan menatap mata Intan.
" hubungan kita ini,memang di awali tanpa cinta,tapi apa yang sudah aq lakukan kekamu itu, menunjukan aq serius dengan pernikahan kita Intan" ucap Luis
"kaka g bohong" tanya Intan
__ADS_1
Luis lalu menarik napas berat ,serta membuangnya kembali,sebelum ia berkata- kata.
" Intan aq mau jujur sama kamu" ucap Luis
" jujur mengenai apa kaa" ucap Intan mulai cemas
" Santi sebenarnya tidak pernah mencintaiku,selama ini dia hanya memanfaatkan aq saja,karena ketenaran keluargaku, dan ia melakukan itu demi karirnya" ucap Luis menunduk
" Degg' terkejutnya Intan dengan kata- kata Luis.
" apaa aq harus mempercayai perkataan dia,tapi aq akan coba untuk mengikuti permainan dia" suatu saat juga kebenaran yang sesungguh akan terbongkar" ucap Intan dalam hati.
" makasih yaa, kamu sudah menerimah aq,aq janji akan menjadi suami yang baik,dan ayah yang baik buat anak- anak kita nanti" ucap Luis menatap istrinya.
" memangnya Kaka pengen punya anak dari Intan " tanya Intan memastikan
Seketika Luis langsung tertawa dengan omongan istrinya.
" Intan" Intan ,ya pastilah" istriku ucap Luis sambil mencubit pipi Intan.
__ADS_1
" apaan sihh sakit tauuu" ucap Intan cemberut,sambil memegang pipinya.
" mau g kita bikin sekarang" ucap Luis tersenyum mesum.
intan hanya mengangguk ,sambil tersenyum.
Lelaki tampan itu, meraih tengkuk sang istrinya,dan mencium bibir Intan,Intan pun membalas ciuman suaminya,mereka perlahan membaringkan tubuh mereka di atas ranjang,tanpa melepas ciuman itu,Luis mulai membuka satu persatu kancing baju istrinya,untuk menikmati area sensitif milik Intan, ketika ia akan mendekatkan mulutnya,
suara teriakan di dalam ruangan memanggil namanya
" Luis"Luis" teriak Roy, yang seketika membuyarkan konsentrasi kedua insan yang lagi di puncak gairah itu.
Seketika Luis langsung mengeram karena saking kesalnya terhadap Roy, Intan hanya tertawa dengan ekspresi suaminya.
" sudahh,pergi aja dulu,siapa tau penting,nanti kita bisa lanjutin di rumah lagi" ucap Intan Intan membujuk suaminya.
Akhirnya dengan berat hati Luis memberhentikan aktifitas panas mereka,sambil mengancingkan kembali kemejanya yang sudah di buka Intan.
" sudah kalau begitu kamu istirahat saja dulu, kalau kamu membutuhkan sesuatu beritahu aq" ucap Luis mengecup singkat bibir istrinya,dan kembali keruang kerjanya.
__ADS_1
" semoga saja yang di ucapkan oleh suamiku semuanya benar,dan aq akan mencoba untuk mempercayainya" ucap Intan dalam hati sambil menghela napas panjang.