
🌙2 bulan kemudian, Kediaman Thomshon🏚️
Tidak terasa kandungan Intan telah menginjak usia ke 9 bulan, empat hari lagi Intan di jadwalkan akan melakukan Caesar.
Terlihat di lantai bawah di ruang tengah Lila tengah bercengkrama dengan kakanya Intan.
" kaa, sebentar lagi babynya bakal lahir ya, Lila senang banget tinggal beberapa hari lagi Lila bakalan punya mainan baru"
" ihh, kamu ngomongnya sembarangan aja memangnya anak Kaka buat mainan apa?
" maksud Lila , Lila kan jadi ada hiburan kaa" jawabnya sambil cengengesan.
" meemm" kamu itu Kaka pikir anak Kaka mau di apain.
Lila memandang Kaka iparnya ,yang sedang bercengkrama dengan Wiliam, ada rasa kesal di dalam dirinya melihat Wiliam tertawa lepas.
" dasar pengangguran, udah berapa bulan disini tapi kenapa ko dia belum pulang - pulang, ga malu apa, kerjanya dia, cuman makan,sama tidur.
Bathin Lila sambil menatap sinis Wiliam.
Intan hanya tersenyum melihat Lila yang sedari tadi memperhatikan Wiliam.
" kamu suka sama ka Wiliam? tanya Intan tersenyum menatap adiknya.
" suka..., ucapnya sambil tertawa.
"sejak kapan aku suka sama laki - laki pengangguran, apalagi udah tua gitu kaa..!, bisa - bisa Lila cepat jadi janda" ucapnya sambil memanyunkan bibirnya.
" awass lohh La, benci bisa jadi cinta! ucap Intan menggoda adiknya.
" ha,ha,ha,ha" ga akan kaa, itu ga akan terjadi" sambil tertawa.
__ADS_1
" ia kaka, pegang ucapan kamu" ucap Intan dengan mimik serius.
" tentu" sampai kapanpun Lila ga bakalan suka sama si om- om, pengangguran itu" ucapnya serius.
" okee" kita liat saja pasti kamu bakalan termakan ucapan kamu sendiri.
🏥 4 hari kemudian, rumah sakit🏥
Louis tampak frustasi, sambil terus memandangi pintu kamar operasi yang masih tertutup.
Di dalam operasi sedang berjalan, yang di lakukan oleh Docter Clara, Kaka ipar istrinya.
" tenanglah mama yakin Intan bisa melewati semuanya" ucap Vivian memberi kekuatan pada putranya.
" iya Louis papa yakin, operasi ini akan berjalan dengan lancar" ucap Edward tersenyum.
" maaf kami terlambat, ucap Rani yang baru saja datang bersama suaminya, dan Teddy.
" tidak apa - apa besan" ucap Vivian.
" om.." seru Lila
" kenapa anak kecil"
" kenapa sihh!! , om udah tua tapi ko ga nikah - nikah, padahal om kan seumuran sama ka Louis, liat sebentar lagi, ka Louis udah punya anak , sementara om ko sampe sekarang belum nikah - nikah" ucap Lila yang terlihat penasaran.
" kamu bisa diam ga, jangan memancing emosi saya, jangan sampe setelah Intan selesai operasi, saya menyuruh docter Clara mengoperasi mulut kamu, biar jangan kebanyakan ngomong" ucapnya dengan nada sinis.
" memang ada ya om, kalau ada aku mau banget om , karena kalau aku ga terlalu banyak ngomong, otomatis aku akan menjadi gadis yang lebih ayu, sopan ,kalem, seperti putri kraton gitu om" tanya Lila penasaran.
Wiliam mengacak rambutnya frustasi, begitu mendengar ucapan Lila.
__ADS_1
" kamu bisa diam, ga!!, saya cium kamu baru tau rasa" ucapnya menatap tajam Lila.
" cium aja om, Lila mau ko, bibir Lila masih perawan lho" ucapnya tersenyum.
Ketika Wliliam akan membalas ucapan Lila, terdengar suara bayi, yang mengejutkan mereka semua yang hadir disitu.
" oeeekkk, oeeekkk" oeekkk"
Louis langsung meneteskan air mata bahagianya, begitu mendengar suara anak - anaknya yang baru saja lahir.
" trimah kasih Tuhan" bathinnya sambil mengusap air mata bahagianya.
" wahh anak - anak ku sudah lahir" ucap Lila melonjak kegirangan
" itu bukan anak - anak kamu gadis bodoh itu, itu anak -anak Kaka kamu" ucapnya tersenyum mengejek Lila.
Lila langsung membungkukkan badannya ,dan membisikkan sesuatu di telinga Wiliam yang sementara duduk.
" ya sudah sebentar kita pulang bikin anak ya om, bikinnya kembar empat ya.., mumpung rumah lagi sepi" ucapnya tersenyum, dan berjalan meninggalkan Wiliam,yang menatapnya frustasi.
" anak ini ,lama - lama bisa bikin aku gila" Bathin Wiliam.
Tak lama pintu ruangan pun terbuka, tampak sosok docter Clara yang baru saja keluar dari ruang operasi.
Wanita itu tersenyum, menatap mereka yang sedari tadi menunggu operasi caesarnya Intan.
" bagaimana keadaan Intan, dan anak - anak saya docter" tanya Louis yang terlihat penasaran.
" ibu ,dan bayinya selamat ,babynya cantik ,dan ganteng kaya papa,dan mamanya" ucap Clara tersenyum.
" terimah kasih docter ,terimah kasih" ucap Louis tersenyum bahagia.
__ADS_1
" selamat ya kamu sudah menjadi seorang ayah" ucap Teddy pada sahabatnya , sekaligus iparnya.
" terimah kasih" sambil tersenyum.