
* sambungan telpon VC,*
Luis :" ya sudah kalau kau tidak mau memberitahunya " tidak apa,dan sebagai sahabat kudoakan semoga kau bahagia dengan pilihan mu.
Teddy:" ya sudah " aq liat sepertinya kau sedang sibuk,soalnya banyak sekali berkas- berkas di meja kerja mu.Sambil tersenyum
Luis: tentu memang aq sangat sibuk,dan kau sangat mengganggu,sambil tertawa๐๐๐
Teddy:" ya sudah aq tutup telponnya,sampaikan salam ku buat Roy, Sambil menutup telponnya.
Lalu Luis menyandar kan kepala dikursi kebesarannya itu,dan asik dengan pikirannya.
" siapa yaa,kira- kira wanita itu,kata Roy dia dulu pernah berkuliah di Jakarta,dan tinggal di Bali" gumam Luis dalam hati sambil memikirkan tentang wanita yang di sukai Teddy.
Pria tampan itu, lalu menyalakan televisi,yang menancap di dinding,ruang kerjanya.Ia sedikit terkejut,dengan kedatangan Santi, ia tidak tau kalau Santi akan pulang lebih cepat,dan ia sedikit geram ketika melihat Santi di wawancarai wartawan itu.
" kau memang pintar berbohong Santi" pintar sekali kau bersilat lidah' kau pikir aq bodoh,akan menerimamu" kau kira aq tidak tau kau hanya membodohi ku selama ini"gumam Luis dengan ekspresi sedikit kesal,sambil mematikan kembali televisinya
" aq akan mencampakanmu,hanya Intan wanita yang pantas buat ku" gumam Luis dengan senyum devil nya.
" apa yang di lakukan istriku sekarang,aq tidak mau ia salah paham dengan semua ini" ucap Luis dalam hati,yang tiba - tiba teringat dengan Intan.
Luis lalu menyambar phonshelnya melakukan panggilan dengan Intan.
* 7 menit kemudian*
* percakapan lewat VC *
__ADS_1
Intan:" hallo kaa"
Luis:" kenapa wajah mu kusut begitu" apakah kamu belum mandi?, aq tidak suka penampilan mu kusut seperti itu,pergi mandi sana,kamu mau suamimu cepat bosan,dan mencari wanita lain.
Intan:" Intan,g peduli,kk,cari aja wanita lain,apalagi mba Santi sudah datang.
Luis tersenyum,dengan omongan Istrinya, jadi ia sudah menonton beritanya,dan mengetahui Santi sudah pulang,gumam Luis dalam hati.
Luis:" datanglah, ke perusahaan sekarang ,aq akan suruh Roy ,menjemputmu"
Intan:"ngapain sih k,Intan g mau!!
Luis sedikit geram, dengan keras kepala istrinya
Luis:" jangan membantah omonganku,bersiaplah Roy, akan menjemput
mu,dan mematikan telpon VC secara sepihak.
* panggilan telpon*
Luis: Roy,kamu datang keruangan ku sekarang,
Roy:" baiklah,sambil menutup telpon nya.
Terdengar suara pintu terbuka,ceklek" Roy pun masuk,dan langsung duduk di kursi salah satu ruangan itu.
" ada apa Luis" tanya Roy
" Santi sudah pulang " dan Intan sudah mengetahuinya"ucap Luis
__ADS_1
" apa kamu akan kembali melanjutkan hubungan dengan wanita,yang sudah pernah mengecewakan mu" tanya Roy.
Luis,tersenyum sinis,dengan ucapan Roy.
" aq,akui pernah kecolongan karena di perdayai oleh dia,tapi aq tidak sebodoh itu,aq akan berpura- pura baik sama dia,agar dia pikir aq sudah menerimanya,apalagi selama ini kami masih berkomunikasi,dan ia sudah masuk perangkap ku" ucap Luis
" aq hanya takut kamu akan terlena,dengan bujuk rayunya dia Luis,dan bisa berakibat fatal pada rumah tanggamu" ucap Roy
" aq tidak sebodoh itu Roy,ntah apa yang aq rasakan sekarang terhadap Intan,aq hanya tidak mau kehilangan dia,aq sudah sangat nyaman Intan berada ia di sisiku, aq juga tidak mau ia berpikir yang tidak - tidak tentang aq dan Santi" ucap Luis
" itu karena kamu,sudah jatuh cinta sama Intan Luis,hanya saja kamu saja yang belum menyadarinya" ucap Roy
Luis tersenyum dengan ucapan sahabatnya,senyum yang mempunyai sejuta makna.
" ohh,iya aq lupa,kamu tolong pergi kerumah jemput Intan sekarang" ucap Luis
Roy bingung dengan permintaan sahabatnya.
" kamu ingin aq menjemput Intan" tanya Roy memastikan
" ia,hari ini aq ingin melewati hari dengan istriku" ucap Luis tersenyum
Seketika Roy langsung tertawa๐๐๐๐
" aq rasa kamu sekarang sudah jadi budak cinta Luis,ucap Roy .
"sialan lu," pergi sana " ucap Luis sambil melempar sebuah map di bahu Roy.
" baik lah aq akan pergi menjemput,permaisurimu" ucap Roy,tertawa sambil pergi meninggalkan sahabatnya.
__ADS_1
jangan lupa yaa,dukung author,dengan like,koment,sama votenya๐ค๐ค๐ค