
Intan yang tengah asyik berbincang- bincang dengan Rian,Edward,Vivian,dan Lisa ,mereka dikejutkan dengan kedatangan pasangan yang dimabuk cinta itu,seketika wajah Intan langsung menunduk mengingat kejadian tadi,dan ia masih merasa malu,karena sudah memergoki pasangan tersebut.
Sementara Lisa sejak kedatangan kakanya bersama Santi terus menunjukkan wajah juteknya.
Santi tampak terus menatap Intan dengan tatapan tidak suka,dan penuh kebencian.
Sementara Luis, nampak bersikap acuh,dan berpura- pura tidak menyadari keberadaan Intan.
" Taann " kamu kenapa wajah kamu tiba- tiba pucat gitu?? tanya Vivian yang melihat perubahan pada wajah Intan.
"kamu sakit Taaan" tanya Edward.
" g" ko tante,om " aq g sakit ucapnya pada pasangan suami istri tersebut, Intan menarik napas panjang dan membuangnya kembali berusaha untuk menghilangkan rasa gugupnya,berhadapan dengan Luis,dan kekasihnya itu.
" g mungkin kan tante ,om aq jujur sama kalian,kalau tadi sore aq melihat anak kalian tanpa sehelai benangpun dikamarnya,dan melihat itunya dia,dan aq juga baru saja memergoki dia berciuman dengan kekasihnya" ucap.Intan dalam hati.
"Tante sama om sepertinya sangat perduli dengan anak ini,liat saja, aq akan menyingkirkan dia,kalau aq sudah menjadi nyonya Luis Thomshon" karena dia,sama sekali bukan, siapa - siapa dirumah ini" ucap Santi dalam hati,dengan tatapan iri terhadap Intan.
" paa" maa" aq mau ngantarin Santi pulang dulu,ucap Luis pada kedua orangtuanya.
" tante" om" adik kecil KK pulang dulu!!!,ucap Santi, sambil membelai lembut pipi Liza"
__ADS_1
Sementara Lisa sama sekali tidak peduli,dan tetap saja menunjukkan wajah juteknya.
" Lisa g boleh gitu" ingat Dadi bilang apa"" ucap Edward yang selalu mengajarkan pada anak- anaknya agar sopan pada orang yang lebih tua.
" dengan tetap memanyunkan bibirnya,dan senyum terpaksa" iya k hati- hati ucap Lisa pada Santi.
Setelah berpamitan Santi,dan Luis pun segera pergi.
" perempuan ini benar - benar angkuh" dia pikir aq sama Intan patung apaa??,sama sekali tidak mempedulikan keberadaan aq dan Intan"
" mata Luis mungkin sudah buta yaa " sehingga memilih wanita ini menjadi kekasihnya"tingkah lakunya saja sombong banget" apa lagi kalau dia sudah menikah dengan Luis" bisa- bisa Intan di tendang dari rumah ini" ucap Rian dalam hati dengan tatapan tidak sukanya pada Santi.
**** 20 menit kemudian****
" kamu g turun sayangg" ucap Santi pada Luis,ketika mereka telah tiba " apartemen Santi.
" g ini sudah larut malam" jadi masuklah ucap Luis, ketika mereka masih berada dalam mobil.
" baiklah aq turun dulu" ucap Santi,sambil mengecup singkat bibir Luis" Cup"membuka pintu mobil,dan berlalu pergi menuju apartemennya.
Luis terus memandang Santi dari belakang,dengan berbagai macam pikiran, "moga- mogahan keputusan ku ,untuk menjalin hubungan dengan Santi" tidaklah salah" gumam Luis dalam hati,dan segera melajukan mobilnya.
__ADS_1
Santi yang telah tiba di dalam apartemennya,segerah merebahkan tubuhnya di ranjang kingsize nya, Santi memeriksa phonshelnya yang dari tadi ia sailent.
Di lihat banyak panggilan tak terjawab,dan beberapa pesan masuk dari Jordan kekasihnya,pria yang berasal yang dari Singapura.
Santi tersenyum,dan segera melakukan panggilan Videocall di aplikasi watshapnya.
Setelah 3 menit menunggu,panggilanpun terjawab.
Tampak Di layar phonshel Santi,menunjukkan wajah seorang pria tampan.ini ya guys potret dari Jordan Kekasih dari Santi,yang sudah 1 tahun di pacarinya
* percakapan lewat Videocall*
Jordan: " hallo sayang kenapa kamu tidak mengangkat " telpon ku,dan tidak membalas pesan ku.Ucap Jordan dengan mimik sedikit cemberut.
Santi:" maaf sayang tadi aq ketiduran" karena kelelahan ,soalnya aq habis melakukan pemotretan" bohong Santi pada Jordan.
Jangan lupa like,dan Vote nya guys.
Supaya aq lebih semangat dalam menulis
__ADS_1