
"Seharian ini aku sibuk membereskan rumah yah sehari saja aku tinggal udah berantakan apalagi lama". gerutuku dalam hati.
setelah selesai aku gogling lowongan kerja melalui internet dihp ku. Ternyata sulit mecari pekerjaan diusiaku yang sudah menginjak kepala 4 ini. Walaupun ada beberapa yang sesuai umurku tapi harus sarjana. untung ada beberapa yang sesuai, akupun mencoba melamar melalui email.
Setelah beberapa hari mencari lowongan diHp sambil melihat anak² mengerjakan tugas onlinenya. Akupun membolak balik buku tema leo. "Mudah2an ada yg panggilan kerja",desahku.
Tring...bunyi notifikasi sms hpku
"Alhamdulillah Ada panggilan kerja" lirihku
" Besok mama boleh pergi cari kerja kan dek?" tanyaku pada anakku Leo
" Boleh ma, tapi mama pulang cepat ya" jawabnya
" insha Allah, mudah-mudah cepat selesai dan mama bisa dapat bekerja disana" kataku
"Aamiin" jawab Leo
Malam harinya aku menyiapkan keperluan untuk besok. Setelah semua siap aku menemani Leo diruang Tv
__ADS_1
" Ma, besok mama mau pergi kemana?" tanya Lea
"Besok mama ada panggilan kerja dikota S, kak" jawabku
" Tapi mama pulang kan?" tanyanya lagi
" Iya , doain mama ketrima kerja ya nak" balasku
" aamiin ma, pokoknya lea mau ikut mama aja ya kalau mama udah dapat kerja dikota S" lanjut Lea
" Aku juga ikut mama aja" sahut Leo
" Ya..." jawabku berusaha menyenangkan mereka
Pukul 8 pagi akupun pergi kekota S naik ojol, meskipun Mas Iyan juga kerja dikota S tapi tadi berangkat pukul 5 pagi biasa mengantar jemput p*****r itu. Akupun berpamitan pada anak². Untung sekarang musim corona jadi anak² Daring dirumah.
Sejam kemudian aku sampai digedung perkantoran dikota S bagian tengah. Dengan bismillah aku memasuki gedung tinggi itu, dan bertanya kepada satpam disana lantai kantor yg akan aku tuju.
" Maaf pak , mau tanya kantor PT. Rifan ada dilantai berapa ya?
__ADS_1
" Ada dilantai 16 mb, silakan masuk lift sebelah kiri itu" jawab pak satpam setelah memeriksa suhu tubuh dan tasku sambil menunjuk kelift sebelah kiri.
" Makasi pak" balasku
akupun bergegas antri untuk masuk lift, maklum musim corona begini semua harus jaga jarak. Jadi masuk lift tidak bisa bergerombol seperti dulu. kini tiba giliranku, benar saja didalam lift hanya ada 4 orang saja yang posisinya harus sesuai gambar kaki
Tring.... bunyi lift berhenti dan pintunya terbuka
akupun melangkah keluar, aku melihat tulisan PT. Rifan disebelah kanan lift. .Akupun melangkah menuju lorong yang ramai orang, ternyata banyak juga pelamar yang datang. Kebanyakan masih muda muda.
" Ya Rob, semoga aku ketrima." batinku,kala hati ini bergetar merasa gugup karena saingan dengan anak muda muda. Walaupun ada beberapa yang keliatan sudah dewasa seperti aku tapi aku yakin umurnya masih dibawahku hiks pingin nangis aja nih
" Mbak Saya dapat panggilan kerja disini, gimana ini cvnya ditaruh dimana ya" tanyaku pada seseorang didekatku
" Disana bu, taruh aja dimeja trus ibu ngisi absen. Nanti kesini lagi nunggu dipanggil" jelasnya
" Makasi ya mb" balasku sambil tersenyum dan melangkah kearah depan yg ditunjuk mb tadi.
Tepat pukul 9.30 kami semua pelamar yg antri disuruh masuk keruangan metting. Ternyata masih ada yang nunggu hasil interviu dilorong ini. Bener bener aku heran haha seumur² aku belum pernah kerja dikantoran apalagi digedung yang bagus.
__ADS_1
Dulu aku cuma seorang kasir minimarket kecil didekat daerahku. Dan akhirnya menikah dengan Mas Iyan yang dulunya adalah teman kerjaku. Mas Iyan adalah juniorku waktu itu, dikaryawan pindahan dari cabang kota D. Ah Menginggat masa lalu membuatku semakin kecewa pada Mas Iyan. Jadi Ingat janji palsunya, ah udah aku fokus mengerjakan test ini. Ingat ujian sekolah sudah lama aku tidak bekerja apalagi sekolah mudah mudah masih ingat pelajaran sekolah ya
"semangat semangat" batinku sambil mengamati lembar lembar soal yang mirip ujian sekolah ini