
hari ini aku pulang lebih awal dari biasanya
saat tiba di rumah aku bergegas mandi dan setelah itu langsung sembahyang solat maghrib setelah selesai sholat akupun duduk di halaman rumah untuk menunggu raka pulang tak lama kemudian alhamdulillah mas damar memegang kata katanya dia akhirnya memgantar raka pulang dengan selamat setibanya di depan rumah mas damar bicara.
"aku memegang kata kataku aku antar raka jam 7 malam"ucapnya
akupun tersenyum dan menjawab.
"iya terimakasih ya sudah mengajak raka jalan-jalan dan mengantarkannya pulang tepat waktu".
saat itu raka berlari menghapiriku dan memlukku.
aku sungguh sangat merindukan raka walaupun hanya berpisah beberapa jam saja tetapi aku sangat senang raka akhirnya pulang .
"bu aka ceneng alan-alan bayeng ayah"ucap raka.
akupun tersenyum sambil menjawab.
"kalo raka seneng nanti raka boleh ko main lagi sama ayah,dan jangan lupa bilang makasih sama ayah dan tante ya".
rakapun mencium tangan ayahnya dan melia sambil tersenyum dan berterimakasih.
melia pun tersenyum balik ke raka dan bilang,
"nah sekarang raka sudah di rumah,raka cepat masuk dan istirahat ya kapan-kapan kita main lagi ya sayang?".
dan raka masuk kedalam menghapiri neneknya.
aku menyuruh mas damar dan melia mampir masuk ke rumah akan tetapi mereka menolak karena hari sudah malam.
"gak usah mar kita langsung pamit ajah soalnya udah malam juga salam ajah untuk ibu sama bapak kamu"ucap mas damar.
merekapun berpamitan dan berlalu.
akupun masuk ke rumah dan menghampiri raka yang sedang bercerita kepada nenek nya.
"nek tadi aka main ama ayah sama ateu elia loh"dengan polosnya raka berbicara membuatku terkesan karena tingkah lucunya.
setelah itu aku mengajak raka untuk tidur karna sudah larut malam.
"raka sayang ayok kita bobo nak,raka pasti cape abis main sama ayah kan?"
"tapi raka harus cuci kaki dan gosok gigi dulu ya sebelum bobo".
__ADS_1
akupun membawa raka ke kamar mandi,mencuci kakinya dan menggosok giginya.
"ma gigi aka udah belcih! cekalang kita bobo ya aka capek".
"iya ayok sayang,tapi sebelum bobo raka harus baca do'a dulu ya?".
raka pun mengangkat ke dua tangannya sambil baca do'a sebelum tidur.
betapa menggemaskannya raka,alhamdulillah aku di karuniai anak sepintar dan selucu raka.
raka adalah penyemangat hidupku saat ini.
aku ingin raka menjadi anak yang sukses di massa mendatang nanti dan aku harus bekerja keras untuk raka.
semoga lelah ku menjadi berkah dan barokah untuk keluarga ku aaminn ya allah.
kamipun tertidur dengan lelap.
pagi harinya seperti biasa rutinitasku membantu ibu menyiapkan sarapan
setelah itu aku mengurus raka,setelah selesai dengan itu semua.
akupun bergegas pamit sama ibu dan bapak.
"bu!, pak! marni berangkat dulu ya".
sebelum berangkat,aku menghampiru raka dab menciumnya.
"raka ibu berangkat ke warung makan dulu ya,raka sama nenek dan kakek di rumah,harus nurut jadi anak baik ya sayang".
"assalamualaikum"sambil tersenyum akupun berpamitan.
sesampainya di rumah makan.
seperti biasa aku menyapa para karyawan ku.
dan tiba-tiba satu karyawan mendatangiku.
"bu maaf menggangu ada orang yang mencari ibu"ucap karyawanku
"oh siapa ya?"
"saya kurang tau bu"
__ADS_1
"oh kalo begitu suruh dia masuk sajah"jawabku.
tak lama kemudian seseorang mengetuk pintu ruangan kerjaku.
'tok,tok,tok'
"iya sipahkan masuk"ucapku
dan seorang pria masuk ke dalam dan berkata.
"permisi mbak marni! nama saya indra".
laki laki itupun memperkenalkan diri.
"oh iya saya marni,ada perlu apa ya pak?"jawabku.
sambil tersenyum dia berkata.
"begini mbak, saya kan pernah makan di sini".
seketika aku memotong pembicaraannya dengan kaget.
"apa masakan kami gak enak ya pak dan bapak kesini untuk komplain?"jawabku dengan tegang.
diapun kaget seketika dan menjawab.
"bu-bukaan mbak,saya kan belum selesai bicaranya".
"ah ya allah maaf pak saya barusan terkejut,saya kira bapak mau komplain".
"silahkan lanjutkan apa yang mau bapak sampaikan".
setelah berbincang ternyata pak indra mau memesan makanan untuk pekerja proyek selama 1 bulan.
setelah itu pak indrapun berpamitan dan sebelum berpamitan dia berkata.
"mbak jangan panggil saya pak ya,panggil nama saja,sepertinya umur kita tak terpaut jauh"ujarnya
"oh baik pak eh mas"
"hehe iya ga apa-apa panggil mas saja"
diapun pergi berlalu.
__ADS_1
seketika aku tersenyum.
"alhamdulillah ya allah atas Rezeki yang engkau berikan".