Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti
perceraian


__ADS_3

pada tanggal 25 april 2017 aku resmi bercerai dengan mas damar.dia sama sekali tidak peduli tehadapku ataupun Raka anaknya sendiri,aku pun tinggal bersama orang tuaku.


"Bu maafkan marni,marni belum bisa menjadi anak yang di banggakan oleh ibu dan bapak,marni malah menyusahkan ibu dan bapak".


"sudah nak,kamu gak perlu menangis seperti itu,ini sudah takdir dari yang maha kuasa"jawab ibu sambil memeluku


"allah sayang sama kamu nak,allah memperlihatkan bahwa damar bukanlah lelaki dan ayah yang baik buat kamu dan Raka".


hari-hari berlalu dan akupun sudah tenang dan memulai kehidupan baru sebagai seorang singgle.


saat ini aku berencena membangun sebuah rumah makan untuk memenuhi kebutuhanku dan Raka,aku tak ingin membebani orang tuaku.


beberapa bualan berlalu alhamdulillah rumah makan sudah selesai di bangun,dan akupun mulai membeli semua perabot dan keperluan rumah makan.


setelah beberapahari beres-beres dan menata semua meja.


"alhamdulillah akhirnya selesai juga beberes,lumayan cape tetapi aku senang".


aku mulai menamai rumah makan itu dengan nama "WARUNG MAKAN BAROKAH"


"Bissmilah semoga ini awal yang indah untuku dan Raka".ujarku sambil tersenyum


beberapa hari berlalu rumahmakanku resmi di buka,aku mempunyai 6 karyawan 2 orang di bagian dapur 1 orang sebagai kasir,dan 3 orang untuk melayani tamu.


rumah makannya memang tidak besar tapi aku bersyukur rumah makan yang aku dirikan dapat membuat merekan medapatkan pekerjaan.

__ADS_1


dan pada saat ini aku tak ingin memikirkan masalalu yang membuat pikiranku kacaw.


aku pulang ke rumah dan betapa bahagianya ketika melihat Raka.


"Rasanya baru kemarin ibu melahirkanmu nak,tak terasa sekrang Raka sudah besar"


"iya mar,tak kerasa cucu ibu serang sudah mau 3 tahun,baik-baik ya nak kamu merawat Raka".ujar ibu sambil mengusap kepalaku


"iya bu pasti,marni akan merawat Raka sebaik mungkin".


keesokan harinya akupun berpamitan kepada ibu dan bapak dan menitipkan Raka,untuk kembali mengurus rumah makan.


setibanya di rumah makan,aku melihat mas damar dan seorang perempuan mampir ke rumah makan dan memesan makan.


akupun tekejut melihatnya ,tetapi aku hanya berpura-pura tidak melihat mereka yang sedang asik menikmati makanannya.


"selamat siang semua"


"siang Bu"jawab mereka serempak.


tiba-tiba mas damar menghampiriku seraya berkata.


"marni kan?"


"iya"jawab ku ketus.

__ADS_1


"tak di sangka ternyata kamu memiliki rumah makan besar ini"


"iya alhamdulillah"


"bagai mana keadan Raka? aku rindu sekali dengannya".


"buat apa mas peduli dengan Raka? toh dari dulu juga raka gak di pedilkan sama mas,sudah lah saya mau bekerja" ketusku sambil berlalu.


setelah kejadian itu mas damar sering mampir ke warung makanku dan hanya sekedar basa basi,sebenarnya aku malas meladeninya akan tetapi dia terus menghampiriku dan memnitaku untuk mempertemukannya dengan Raka.


aku merasa jengkel dan muak tetapi mau bagaimanapun dia adalah ayahnya Raka.


aku mengizinkannya untuk menemui Raka.


"baiklah mas besok akan ku bawa Raka kesini".


"benarkah marni .."ujarnya sambil melemparkan senyuman.


esoknya aku membawa Raka dan menepatj janji ku kepada mas damar.


setibanya di rumah makan ternyata mas damar tidak seorang diri datang ke warung makan itu,dia membawa seorang perempuan yang dulu telah merebut mas damar dari ku.


sebenarnya dalam hatiku sakit sekali akan tetapi aki mengenyanpingkan perasaanku dan melihat Raka tampak senang bertemu dengan ayahnya.


aku memperhatikan perempuan itu sesekali dia nampak tersenyum melihat mas damar dan Raka.

__ADS_1


mungkin dia tak seburuk yang aku kira.


aku bahagia jikalau mas damar dan perempuan itu saling memcintai..


__ADS_2