Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti
gemes


__ADS_3

^^^"kamu ini tidak sopan ya,bicara sama orang yang lebih tua".sambil berdiri dan melotot ke arahku,sedangkan bunda asik menikmati makanan,seperti tidak mendengar apa-^^^


...''maaf tante,saya bukan alfiza yang seenaknya di bentak-bentak,di sini Tante bukan siapa-siapa saya,karena alfiza adik lhatifah,maka anda masih saya hormati,ingat kalian di sini adalah tamu, jaga ucapan serta sikap kalian di rumah ini,saya tuan rumah di sini,saya bertanggung jawab sama bunda karena dia ibu dari kedua adik saya,untuk yang lain bukan siapa-siapa saya,dan satu lagi,rumah ini tidak ada hubungannya dengan bunda juga si kembar,ini murni punya saya,saya kira anda faham dengan apa yang saya katakan barusan''.sambil ku masukan nasi ke dalam mulut....


^^^''maksud Tante hera itu gini Lo neng,abah kan suami bunda juga,dan sekarang bunda kan juga ibu kamu, walaupun ibu sambung,dan tante hera adalah adik bunda,jadi dia juga Tante kamu ''.bunda sambil tersenyum padaku,tanpa ada rasa bersalah sama sekali dengan apa yang mereka ucapkan saat ini''.^^^


...''saya faham yang bunda katakan,selama ini lhatifah menganggap bunda juga seperti bundaku sendiri,tapi apa bunda menganggap lhatifah seperti anak sendiri''.gemes rasanya mendengar orang-orang di depanku, membolak-balik ucapan....


^^^''intinya,kita keluarga,jadi ini juga rumah kami titik ''.kata Tante hera sambil meletakkan sendok di meja dengan keras.^^^


...''cukup tante,semakin kesini semakin ngelantur ngomongnya''....


^^^''jangan ngomong gitu sama tantemu nak''.bunda sambil melotot ke haikal.^^^


...''saya sebagai adik dari neng lhatifah dan saudara alfiza tidak suka dengan sikap dan ucapan tante,dan lagian kenapa baru sekarang mengakui kami sebagai keponakan dan cucu,dulu kalian kemana,apa pernah melihat atau mengakui kami ini ada''.bicara dengan penuh emosi....


^^^''cukup haikal,mereka keluarga kamu''.^^^


...''keluargaku sejak kapan,apa mereka juga cerita,saat kami berdua datang ke rumah kampung halaman bunda?,apa kalian menganggap kami sebagai keponakan atau cucu kalian,apa kalian lupa atau pura-pura lupa,dua anak kecil umur sepuluh tahun datang kerumah kalian sore hari,di sertai hujan deras,bukan kalian suruh masuk,tapi malah kalian usir,kenapa sekarang mengakui kami sebagai keponakan dan cucu kalian,apa karena kami mempunyai segalanya dari peninggalan abah''....


^^^''maafkan kami nak,waktu itu keadaan kami sedang tidak baik-baik saja''.nenek haikal menjawab sambil melihatku,dan aku balas dengan senyuman.^^^


...''kalian yang tidak baik-baik saja,terus apa hubungannya dengan kami berdua,kami cuma ingin di akui setidaknya masih punya keluarga dari pihak bunda kami,tapi apa yang kami dapatkan, untuk sekedar duduk di teras rumah saja kalian usir,hanya neng lhatifah yang memperjuangkan kami,dan memberi hak kami,bahkan membebaskan bunda dari sergapan keluarga haidar,bukan begitu haidar''.terlihat haikal terlihat menahan amarah,sedangkan haidar salah tingkah mendengar ucapan haikal....

__ADS_1


^^^''cukap haikal,bunda tidak pernah mengajarkan kamu ngomong seperti itu pada orang yang lebih tua''.^^^


...''gimana bunda mau mengajarkan pada kami, sedangkan kami berdua besar di pesantren,hanya neng lhatifah yang memberi kasih sayang, perhatian dan keamanan untuk kami selama ini,sedangkan pertemuan kita di dalam rumah ini hanya beberapa bulan saja,kalau bunda merasa punya tanggung jawab, seharusnya bunda bisa membimbing alfiza saat berada bersama bunda,tapi apa yang dia dapat,hanya tekanan dari kalian semua,semenjak ketemu bunda sampai sekarang,sikap dia semakin tidak jelas,tidak mencerminkan anak pesantren sama sekali''....


^^^''kok malah aku kena sih''.alfiza sambil menunjuk dirinya.^^^


...''sudah diam saja kamu,dengarkan orang aku bicara''....


^^^''makanya mulai sekarang kita mau tinggal di sini''.sambil melihat orang yang di sampingnya berakhir melihatku dengan wajah sendu.^^^


''maksud bunda kita itu siapa''.haikal menatap tajam sama bundanya.


...''ya nenek,kakek,om dan tantemu kita kan satu keluarga,gak ada salahnya kan tinggal bersama,mungkin dua atau tiga hari lagi sepupu-sepupu kamu juga tinggal di sini''.dengan santainya bicara....


^^^''kenapa kalian tertawa,memang ada yang lucu ucapan bunda,kan rumah ini jadi ramai''.^^^


...''lucu sih enggak bunda,tapi aneh,kalau kalian tinggal di sini semua,bagaimana dengan rumah yang di kota m,terus siapa yang mengelola kebun''.alfiza menjawab dengan santai...


^^^''makanya kita mau tinggal di sini, untuk rumah biar saja,kan masih ada anak-anak tante dan om kamu di sana sekarang, untuk kebun bunda pikir,biar nak lhatifah saja yang mengelola, untuk hasilnya langsung di transfer ke rekening bunda''.^^^


nafsu makanku seketika sudah tidak ada lagi,nasi yang ada dalam piring,hanya ku aduk-aduk dengan sendok,semaki kesini seakan bunda ingin menguasai hak alfiza dan rumah ini,mungkin saatnya untuk memberi mereka pelajaran.


...''kan itu kebun alfiza bunda,kenapa harus ke rekening bunda,apa tidak salah''.kata alfiza....

__ADS_1


^^^''kamu itu masih kecil,biar bunda yang memegang,kan sama saja,nanti kalau kamu yang pegang,keenakan kamu''.tante hera menjawab sambil bibirnya miring-miring kalau bicara^^^


...''kita lanjutkan ngobrol di taman samping saja,di sini sepertinya hawanya panas walau ac di hidupkan ''.sambil ku tarik tangan alfiza dan haikal,sedangkan haidar hanya diam,entah apa yang bisa pikirkan,atau mungkin dia ikut dalam skenario mereka berlima....


^^^''oya bik,kalau mereka ingin menetap di sini, mulai malam ini biar mereka tidur di rumah joglo saja,bawa tas mereka semu''.^^^


...''siap neng''....


^^^''nak tunggu''.bunda sambil mengejar ku,sedangkan kami bertiga langsung menuju taman samping.^^^


terdengar alfiza dan haikal tertawa cekikikan mendengar kata joglo.


...''duduklah,kita akan berdebat panas malam ini,kita akan beri pelajaran pada mereka,masalah rumah dan kebun,akan neng urus besok ,neng sudah capek dengan orang -orang seperti ini,semakin di kasihani maka mereka akan ngelunjak,dan untuk kalian berdua, untuk kedepannya neng akan tegas ke kamu,suatu saat akan neng tunjukan siapa neng kamu ini sebenarnya ''....


^^^''iya neng''.serentak menjawab sambil menundukkan kepala.^^^


terlihat haidar berjalan ke arah taman,di ikuti keluarga bunda,sedangkan yang lain kembali ke posisi masing-masing.


..."maaf neng,saya permisi dulu,kalau bisa besok saya bertemu dan pengen bicara berdua dengan neng lhatifah"....


^^^"bicara saja sekarang".kata alfiza.^^^


"maaf, saat ini sepertinya waktunya belum tepat,besok saja, terimakasih atas makan malamnya, assalamualaikum".ku anggukan kepala,sedangkan alfiza cuma duduk sambil memandang kepergian haidar.

__ADS_1


"wa alaikum salam".


__ADS_2