Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti
akhirnya


__ADS_3

seminggu sudah berlalu,aku sangat2 merindukan Raka,dan aku berencana mendatangi rumah mas Damar..


aku bersiap dan bergegas ke rumah mas Damar aku menggunakan taxi untuk pergi ke sana dan perjalanan ku membutuhkan waktu 20 menit saja untuk tiba di sana itupun kalo jalanannya tidak macet..


sesampainya di depan rumah Mas Damar,langkah demi langkah mengarahkanku ke depan pintu aku langsung mengetuk pintunya.


**tok,tok,tok**


"assalamualaikum".


tak lama aku menunggu di luar akhirnya seorang perempuan yang tak ku kenal membukakan pintu..


"maaf mbak cari siapa ya?" ucapnya.


"*mas Damarnya ada mbak?" tanyaku.


"oh cari Mas Damar ya,sebentar saya panggilkan dulu*".


perempuan itu masuk dan memanggil mas damar,jika di lihat2 wanita itu sangat cantik,putih,dan tinggi,aku tak tau siapa wanita itu dan aki juga tidak mempedulikannya yang penting aku bisa ketemu dengan Anakku.


mas Damar pun datang dan tersenyum.


"eh marni,ada apa ya?".

__ADS_1


"aku kesini untuk bertemu dengan raka" .ucapku


"Raka ada di dalam dia sedang bermain dengan nana?" jawabnya


"siapa nana?" tanyaku.


"itu pengasuhnya Raka,ayok masuk" ucapnya.


aku merasa curiga dengan gelagat perempuan yang di bilang hanya pengasuh anakku itu,kalau memang dia pengasuh dia gak bakalan mungkin manggil majikannya dengan nama biasa saja..


akupun masuk dan melihat Raka yang sedang bermain,aku menghampiri raka seraya berlari kecil,untuk memluknya..


"assalamualaikum Raka sayang" kataku.


"*sayang ibu kangen banget sama Raka".


"aka juga kangen sama ibu,raka mau cepet pulang ke rumah ibu" jawab Raka*.


aku tersenyum dan mengangguk.


saat sedang temu kangen dengan Raka,mas damar mendak dan dia memohon padaku agar Raka bisa tinggal di tempatnya lebih lama lagi,akan tetapi aku menolak,aku ingin raka pulang kerumah dan menghabiskan waktu denganku..


"*maaf mas,bukanya aku tidak egois,akan tetapi aku juga membutuhkan Raka,untuk berada di sampingku"ucapku.

__ADS_1


"Tapi mar,aku masih belum puas bermain dengan raka ,apalagi 3 hari terakhir aku tidak bertemu dengan raka,aku sibuk di kantor*" jawabnya.


"maaf mas,jika mas sibuk kerja raka biar aku yang bawa,aku tidak suka orang lain mengurus Raka dan raka di tinggalkan oleh kamu" ketusku.


aku berdebat dengan mas Damar,memperebutkan Raka,akan tetapi aku rassa ini tidak akan selesai sampai di sini..


"gini ajah mas,sekrang kita tanya Rakanya sajah deh,dia pasti mau ikut aku pulang ko" ketusku.


aku menghampiri raka dan berbicara dengan lembut.


"*Raka sayang,raka mau ikut ibu pulang gak?".


"mauu,tapi pulang sama ayah kan bu?" tanyanya*.


aku hanya bisa menolak ucapan Raka,aku tak ingin ini menjadi beban untuk Raka..


"mas,Raka mau ikut pulang denganku jadi kamu jangan menghalangiku lagi untuk membawa Raka" ucapku.


mas damarpun hanya bisa Pasrah dan menghela napas panjang..


"baiklah jika itu maunya Raka,akan tetapi aku mohon padamu jangan melarangku untuk menemui Raka kapanpun itu" tanyanya..


aku hanya mengangguk pelan,dan aku melihat pengasuh Raka tersenyum sinis,tapi aku tak menggubrisnya,aku membereskan barang2 raka,dan aku pun pamit pada mas damar untuk pulang ..

__ADS_1


akhirnya aku bisa membawa Raka pulang walaupun harus berdebat dengan Mas Damar..


__ADS_2