Istri Yang Tersakiti

Istri Yang Tersakiti
tak rela


__ADS_3

pagi itu entah ada angin apa tiba2 mas damar datang kerumah sendirian.


"assalamualaikum mar" ucapnya..


"wa'alaikumsallam,loh ada apa ya mas ko tumben pagi pagi udah datang kesini?"jawabku..


aku mempersilahkan mas damar duduk dan menyiapkannya teh.


ibu dan bapak pun ikut keluar menghampiri mas damar.


mas damarpun mencium tangan ibu dan bapak,dan tersenyum.


"bu,pak apa kabar?"ucap mas damar.


ibupun menjawab "alhamdulillah baik nak damar sendiri bagai mana ke adaanya?"..


"alhamdulillah saya juga baik bu" jwab mas damar .


ibu dan bapakpun duduk dan mulai menanyakan kedatangan mas damar ke rumah.


"ada apa ya nak damar pagi2 datang kesini?" ketus ibu.


aku berjalan masuk dari dapur dan menghidangkan teh untuk semuanya..

__ADS_1


"maaf sebelumnya jika saya datang kesini secara mendadak bu,pak" ucapnya.


dan ibupun diam membiarkan mas damar melanjutkan penbicaraanya.


"kedatangan saya kesini hanya ingin meminta persetujuan dari ibu dan bapak terutama kamu mar" ucapnya.aku pun terdian dan terus mendnegarkan apa yang akan di ucapkan mas damar selanjutmya.


"mar izinkan aku membawa raka untuk sementara waktu tinggal di rumahku"ucapnya..


akupun terkejut dengan permintaan mas damar bukannya aku gak mau mas damar bawa raka,akan tetapi aku bingung harus bagai mana di sisi lain mas damar adalah ayahnya raka tetapi di sisi lain hatiku tidak menerima.


sebaiknya aku tanya raka dulu apakah dia amau atau enggak pergi dengan ayahnya .


"mas bukannya aku tak mengizinkan akan tetapi kita tanya raka langsung ceh"jawabku.


aku belum siap berpisah lama dengan raka.


"raka sayang sini nak" aku memanggilnya.


"raka mau gak ikut ke rumah ayah tinggal sama ayah?"tanyaku..


"aka mau.. 😊tapi ama ibu kan pegi ke umah ayah nah?"


"kita bakal tidul baleng lagi kan bu cama ayah"

__ADS_1


seketika mendengar ucapan raka yang begitu akupun ingin menangis,raka pasti inginnya seperti itu,tapi kita tidak akan pernah bisa bersama lagi.


"raka sayang mamah gak ikut,kan mamah mau kerja raka sama ayah ajah yah nanti kalo raka kangen sama ibu raka tinggal telpon ibu ajh,nanti ibu jemput raka di tempat ayah 😓"jawabku..


"tapi aka maunya ibu ikut ama aka ama ayah juga"..


perkataan raka membuatku dan mas damar terdiiam dan ibu,bapak pun ikut diam..


sesaat rumah terasa hening saat perkataan raka iti terlontar akan tetapi aku membuka suara dan berkata kepada raka..


"sayang ayah sama ibu gak bisa seperti dulu lagi,yang penting sekarang raka mau gak ikut sama ayah?" ucapku..


mas damarpun mulai bicara dengan raka..


"sayang ikut ayah yu ke rumah,ayah kangen banget sama raka,kita udah lama gak main bareng".


raka pu menyetujui mas damar dan ikut bersama ayahnya pulang kerumah mas damar.


saat itu aku tiba tiba menangis melihat raka di bawa mas damar meskipun ikut dengan ayah nya tetapi perasaanku tetap tidak ingin raka pergi walaupun dengan ayahnya..


akhirnya aku tidak jadi berangkat ke wrung makan karna tiba2 aku ingin menenangkan diri.


aku berharap raka segera kembali lagi ke pelukanku..

__ADS_1


*to be continued*


__ADS_2