Jodoh Si Ketos

Jodoh Si Ketos
Epispde 100


__ADS_3

"Ma, Shabita mana ya? Dari tadi aku cariin gak ada," tanya Galang pada Marni yang sedang santai bersama Bagas di halaman belakang. Bagas masih libur karena nanti sore mereka akan berangkat honeymoon.


"Tadi sih bilangnya mau pergi, gak tau kemana." kekeh Marni.


"Shabita pergi kemana, ma? Kok dia gak izin dulu sama aku?!" cemas Galang.


"Gimana mau izin kamu aja cuekin dia," timpal Marni.


"Ih aku gak cuekin dia mah cuma tadi tuh ngantuk banget," jelas Galang.


"Ya terserah apapun alasannya, itu istri kamu lagi merajuk." ucap Marni. Galang terlihat semakin panik.


"Ish, ya udah deh aku cari dulu!" Galang pergi meninggalkan orang tuanya yang sedang cekikikan.


Berkali-kali Galang menelpon Shabita tapi tidak dijawab.


"Abit, kemana sih, kamu?" Galang melihat ke sekeliling jalanan. Mobilnya sengaja melaju pelan.


Sudah hampir 3 jam Galang mencari istrinya. Di rumah Yudha pun tidak ada. Ke tempat mereka biasa kumpul juga nihil. Galang sampai menelpon Amir dan Kevin untuk membantu istrinya tapi tidak ada hasil. Sudah ratusan panggilan Galang lakukan namun tetap tidak dijawab. Akhirnya Galang memutuskan untuk pulang, hari juga sudah siang. Dia berencana lapor polisi.

__ADS_1


Dengan langkah gontai, Galang masuk ke rumah. Mata Galang membeliak kala mendengar tawa yang begiti dikenalinya. Galang segera berlari ke sumber suara. Rupanya Shabita sedang nonton kartun di ruang TV.


"Sayang, kamu kemana aja?" Galang langsung memeluk Shabita yang sedang duduk selonjoran kaki.


"Gak kemana-mana." balas Shabita.


"Kata mama kamu pergi!" Galang menatap cemas pada istrinya. Ditangkupnya kedua pipi mulus itu.


"Aku dari tadi di rumah aja, bikin cake malah sama mama." jawab Shabita.


"Lah terus kenapa kamu gak jawab telpon ku?" selidik Galang.


"Aku lupa naroh Hp dimana," kekeh Shabita.


Tawa Shabita pecah. "Lagian kamu dibangunin susah banget, katanya mau honeymoon tapi gak jadi, aku nya kan kesel." cerocos Shabita.


"Tapi gak sampe gini juga, Sayang. Aku khawatir banget sama kamu," omel Galang.


"Iya maaf," ucap Shabita. Galang kembali memeluk istrinya. Keduanya sama-sama tersenyum.

__ADS_1


"Lang, istrinya pergi kemana?" ledek Marni sambil terkekeh menghampiri keduanya.


"Mama, ngerjain aku ya?" Galang memicingkan matanya.


"Mama cuma bantu dikit," Marni terkekeh lagi sedang Galang sudah mencebik.


Sore harinya, mereka berangkat Honeymoon. Tadinya Bagas dan Galang merencanakan untuk ke tempat yang sama tapi kemudia diubah. Bagas memilih keliling Eropa sedangkan Galang akan ke Korea Selatan saja. Istrinya yang sangat suka dengan k-pop pasti akan senang dibawa kesana.


...****************...


Benar saja dugaan Galang, Shabita sangat senang saat tahu akan liburan ke Korsel. Dia sampai mencium Galang bertubi-tubi saat di bandara. Rasa malunya seolah hilang saking senangnya.


Butuh waktu berjam-jam untuk mereka sampai disana. Tidak apa-apa, Shabita sangat menikmati perjalanan mereka.


Kota pertama yang mereka kunjungi adalah Seoul. Rencananya mereka akan dua hari disana.


"Terimakasih, sayang. Aku senang sekali bisa liburan kesini." ucap Shabita saat mereka menikmati wisata sungai Han.


"Sama-sama, Sayang. Selama kamu bahagia apapun akan aku lakukan," Galang tersenyum.

__ADS_1


Selanjutnya mereka melakukan perjalanan ke Busan, disana 2 hari juga. Dan yang terakhir ke pulau Jeju. Waktu seminggu rasanya kurang cukup untuk menjelajahi negeri ginseng itu.


Selama disana energi Shabita seolah tidak ada habisnya. Dia selalu bersemangat kemana pun beda lagi dengan Galang yang sering merasa mual, lemas kala pagi. Bahkan mood Galang kadang berubah-ubah kayak anak kecil membuat Shabita harus ekstra sabar.


__ADS_2