Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Ying Hua Asli (7)


__ADS_3

Ying Hua menundukkan kepalanya, tetesan air mata terus jatuh mengenai dinginnya lantai rumah sakit itu. Ying Hua merasa bersalah dan hatinya sangatlah sakit, apakah ini perasaan dari pemilik tubuh yang ia tempati sekarang? Jika masih ada perasaan pemilik yang dulu kemana pemilik sebenarnya?


...----------------...


Ying Hua kembali ke rumah bersama ibunya tak lupa ia berterimakasih kepada ibu Zu Lai yang telah banyak membantu. Ying Hua menghela napas lemah, kini dia harus menerima kehidupan baru ini seharusnya dia bersyukur sudah diberikan kesempatan kedua untuk hidup.


Jika kamu miskin maka kamu bisa membuat dirimu kaya Ying Hua, ayo lakukan kemampuan mu!


Sudah sebulan Ying Hua hidup sebagai anak dari seorang orangtua tunggal, setiap pagi dia harus bangun dan membantu ibunya berjualan cemilan di pasar. Sorenya dia kembali pulang dengan penuh keringat dan aroma amis pasar, sungguh dia masih belum bisa menerima kehidupan yang 360 derajat berbeda dengan kehidupannya dulu tapi tubuh ini terasa tak terima jika ibunya bekerja sendirian.


Ying Hua berbaring di atas tempat tidurnya menatap langit- langit kamar yang meneropos, ia selalu memikirkan bagaimana caranya menjadi kaya tapi dunia ini sangat berbeda semuanya terasa maju bahkan dia mengetahui banyak orang memiliki kemampuan sepertinya bahkan lebih hebat darinya.


Ying Hua melirik komputer yang sudah lama tak tersentuh sejak dia mendatangi rumah ini, ibunya telah mengambil cpu komputer itu dan menyembunyikannya di suatu tempat. Komputer ini lah satu- satunya cara agar dia bisa kaya.


Aku harus menemukan dimana cpu itu disembunyikan, apakah itu dikamar ibu?

__ADS_1


Ying Hua turun dari lantai dua menuju kamar ibunya, dia melihat sang ibu sedang tertidur lelap dari balik pintu. Ying Hua mengedarkan matanya kesegala arah dan menemukan cpu hitam yang tersimpan dibawah meja jahit.


Jackpot!


Ying Hua membuka pintu perlahan dan melangkah tanpa suara, ia mengintip ibunya yang masih terlelap dan menghela napas tenang. Perlahan Ying Hua mengangkat cpu tersebut walaupun agak berat dia harus membawanya.


Semoga saja ibu tak sadar kalau barang ini hilang


“Ying Hua!….jangan main kompu… mmm”


Maaf bu.. tapi dengan komputer ini aku bisa melakukan apapun


Ying hua segera kembali kekamarnya dan menghubungkan kabel komputer dengan cpu taj lupa ia mengunci kamar agar ibunya tak masuk secara tiba-tiba. Komputer telah hidup, Ying Hua melihat bahwa komputer ini edisi lama dan sudah ketinggalan zaman tapi lebih baik ada daripada tidak ada kan?


Ying Hua melihat tampilan layar komputer yang terdiri dari beberapa aplikasi yang tak ia ketahui, pertama dia membuka aplikasi “Wiibo”, aplikasi ini sama dengan aplikasi yang ada didunianya, setelahnya dia membuka aplikasi “Innsgram” aplikasi ini sangat berbeda karena lebih modern dari wiibo, terakhir dia tertarik dengan aplikasi “Novel”, ia pun membuka aplikasi itu dan layar menampilkan sebuah novel dengan judul “Kekasih nomor satu CEO”

__ADS_1


Apa apaan judul nya ini? Sangat cringe


Ying Hua membaca sekilas chapter pertama novel itu dan mengerutkan keningnya saat melihat nama nya, ia pun membaca chapter selanjutnya hingga tak mengenal waktu.


Langit yang awalnya gelap mulai menampakkan cahaya mentari, Ying Hua tak menyadari bahwa sudah memasuki waktu pagi, dia masih terlarut dengan cerita novel yang sangat mirip dengan kisah hidupnya.


Apa apaan ini!! Aku…aku mati? Aku mati dan menjadi antagonis untuk memperebutkan Wang Wenxiao! Siapa bilang aku yang jatuh cinta dengannya? Apa ini!!! Apakah aku… keluar dari novel? Bagaimana bisa?


“Ying Hua! Turun sarapan!”


Ying hua tersadar dan menjawab panggilan sang ibu “Baik bu”


Aku harus menemukan cara untuk kembali, aku tidak mungkin mati begitu saja


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2