Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Menemukan Sang Berlian Di Antara Sampah


__ADS_3

Ying Hua kini sedang menatap wajah cantik nya di cermin, wajah yang hampir tidak terlihat pori-pori nya ini memanglah wajah yang luar biasa. Bagaimana bisa Ying Hua yang dulu memanfaatkan wajah cantik ini hanya untuk menarik perhatian Wang Wenxiao yang tidak tahu diri itu?! Memikirkan kembali tentang keluarga Wang membuat Ying Hua merinding di sekujur tubuhnya, untunglah kini kedua saudara gila itu tidak lagi menganggu hidupnya yang tentram ini.


"Hah... Bagaimana ini? Kenapa aku terlalu cantik? Semua yang aku gunakan sangat cocok untukku" Ungkap Ying Hua yang kini sedang memasang bando bewarna merah muda.


Namun tidak hanya Ying Hua yang berada di dalam kamarnya tapi ada kakaknya Ying Jiazhen yang menatap Ying Hua dengan horor, Ying Jiazhen berpikir sejak kapan adiknya semakin tidak tahu diri seperti ini? Apakah sejak dia menerima tawaran drama itu? Ying Hua selalu berubah-ubah sikapnya, adiknya mengatakan ini adalah latihan untuk akting.


"Hah..." Desah Ying Jiazhen


Mendengar suara desah yang buruk, Ying Hua membalikkan tubuhnya dan menatap Ying Jiazhen garang. Apakah pria ini mendesah bahwa dirinya tidak cantik?


"Kenapa melihatku seperti itu?" Tanya Ying Jiazhen


"Tidak ada" Jawab Ying Hua kembali memakai berbagai aksesoris di atas kepalanya


"Apakah kamu yakin akan bertemu dengan orang ini? Dia adalah seseorang yang sulit untuk dijumpai. Apalagi itu kamu ...Bahkan aku saja tidak pernah bertemu dengannya" Ungkap Ying Jiazhen


"Aku harus menemui nya, hanya dia yang bisa membuat aransemen lagu ini untukku. Kakak...Aku harus kembali menaikkan reputasi ku, aku tidak ingin dikenal sebagai Ying Hua seorang idol yang bernyanyi buruk tapi aku ingin dikenal sebagai Ying Hua yang serba bisa" Ungkap Ying Hua mantap


"Tapi kamu akan masuk kedalam dunia akting juga, apakah itu tidak melelahkan?" Tanya Jiazhen khawatir


"Kakak...Ini adalah waktuku, aku sudah terlalu lama beristirahat kini saat nya aku beraksi"


Ying Jiazhen terpukau oleh adiknya yang penuh dengan percaya diri, dia sangat senang jika Ying Hua sudah mulai melupakan tentang Wang Wenxiao. Sudah lama dia tidak merasakan hati yang senyaman ini, dulu Ying Hua selalu membuat masalah setiap hati, sekarang tidak akan pernah lagi.


...----------------...


Perusahaan Wang


Seorang pria dengan pakaian jas hitamnya sedang berkutat dengan beberapa berkas dokumen yang terus bergerak tanpa henti, tatapan matanya sangatlah dingin. Tangan-tangan berurat yang kini sedang sibuk menandatangani itu tidak terlihat lelah sama sekali, kini Wang Chen sedang disibukkan dengan pekerjaannya yang membuat ia melupakan semua hal yang terjadi beberapa Minggu ini.


Suara pintu terbuka tidak mengalihkan perhatian pria berwajah dingin itu, Lu Hongki berjalan mendekati tuannya dan menyerahkan kembali beberapa berkas baru.


"Tuan, perwakilan dari Australia akan datang beberapa hari lagi. Tapi ada kendala Tuan" Ungkap asisten Wang Chen- Lu Hongki


"Apa?" Tanya Wang Chen dingin

__ADS_1


"I...Itu, mereka mengatakan bahwa ingin bertemu Tuan di hotel Ying. Mereka juga ingin membandingkan kerjasama ini dengan perusahaan Ying, saya sudah mengatakan bahwa Tuan akan menolak hal ini. tapi mereka mengatakan bahwa tidak masalah jika kita ingin membatalkan kerjasama" Ungkap Lu Hongki gugup


Tiba-tiba suasana ruangan kantor yang gelap itu semakin dingin, Lu Hongki gemetar ketakutan ditempatnya. Ia hanya bisa menundukkan kepalanya, namun Tuannya sama sekali tidak memberikan reaksi apapun. Lu Hongki mengintip sedikit demi sedikit, ia melihat tuannya hanya sibuk dengan dokumen yang ia berikan.


"Berikan jadwal pertemuan itu kepadaku, kita tidak akan membatalkan nya."


"Tapi tuan perusahaan Ying..."


"Apakah kamu tidak mendengar apa yang aku katakan?" Tanya Wang Chen dingin


"Ba...Baik Tuan, kalau begitu saya permisi"


Setelah kepergian Lu Hongki, Wang Chen meletakkan pena nya. Dia menjatuhkan tubuhnya di kursi kebesarannya dengan lemah, dia memikirkan tentang keluarga Ying kembali. Kenapa keluarga itu masih saja mengganggu kehidupan nya? Setiap hari ada saja seseorang yang menyebutkan tentang keluarga Ying, mengingat tentang keluarga Ying ia memikirkan tentang wanita pembuat masalah itu. Apakah dia akan bertemu dengannya? Jika itu terjadi dia akan menganggap itu takdir dan tak akan melepaskan wanita bernama Ying Hua itu.


...----------------...


"Aming berhenti!" Teriak Ying Hua


Aming menginjak rem mobil dengan terburu-buru, untung saja di belakang mereka tidak ada kendaraan lain, jika itu terjadi maka akan membuat kecelakaan dan membuat Aming akan kehilangan pekerjaan nya. Aming hanya bisa mendesah pasrah melihat watak majikan mudanya ini, dia tidak bisa berbuat apapun ketika terpilih menjadi pengawal sekaligus manajer pribadi Ying Hua.


"Aming...Ditempat seperti inilah berlian akan ditemukan. Aku harus menemui pria itu, hanya dia yang bisa membuat namaku kembali di dunia idol. Aku harus membuat lagu baru bersama kemampuan nya" Ungkap Ying Hua percaya diri


"Baiklah, saya akan mengikuti Nona"


"Aishh....Kamu tidak boleh ikut, jika kamu ikut maka dia akan curiga dan ketakutan"


"Tapi saya penasaran akan sesuatu, dari mana nona yakin bahwa dia ada disini?"


"Hehe kamu tidak tahu siapa kakakku? Dia adalah segalanya untukku, dia adalah jin pengabul permintaanku. Baiklah aku harus pergi, kamu bisa mencariku jika dalam satu jam aku tidak kembali"


"Baiklah Nona saya mengerti, berhati-hati lah"


Ying Hua keluar dari dalam mobilnya, ia pun memasuki gang sempit tersebut. Tercium bau yang tidak sedap di daerah gang kecil ini, Ying Hua harus menemukan pria itu agar dia bisa membuat lagu sesuai yang diinginkan nya.


Pria yang Ying Hua cari adalah BlackPild, dia adalah pengarang lagu yang sangat terkenal di dalam novel ini. Tapi dikarenakan BlackPild tidak ingin membuat lagu untuk Xiang Ri Kui, dia kehilangan pekerjaannya dan popularitas dalam masyarakat, perusahaan Wang sangatlah licik mereka menggunakan segala cara agar membuat citra BlackPild buruk. Dalam sekejap mata saja nama BlackPild menjadi kotor oleh mereka, apalagi pria itu tidak memiliki latar belakang yang kuat seperti Ying Hua. Ying Hua selamat dari keluarga Wang selama ini karena bantuan keluarganya, jika dia berasal dari keluarga yang tidak kaya mungkin dia akan bernasib sama seperti BlackPild.

__ADS_1


Dasar mereka manusia-manusia kotor, apakah salah seseorang tidak ingin membuat kan lagu untuk wanita bernama Xiang Ri Kui itu!! Karena mereka seseorang tidak bisa lagi menunjukkan kemampuan yang sebenarnya, keluarga Wang itu sangat keterlaluan, lihat saja aku akan membuat keluarga itu malu dan tidak melakukan hal semena-mena lagi.


Ying Hua berhenti dijalannya saat melihat anak kecil sedang mengeruk tong sampah, Ying Hua mengerutkan dahinya saat anak perempuan itu mengambil beberapa bekas makanan yang terlihat tidak layak untuk dimakan lagi. Anak itu dengan lahap memakan makanan tersebut membuat Ying Hua sedikit mual.


"Hei berhenti!! Berhenti memakan nya!" Teriak Ying Hua sambil berlari mendekati anak perempuan itu


Anak perempuan tersebut menatap Ying Hua sebentar dan melanjutkan makannya kembali, Ying Hua menarik tangan anak itu dan menatap nya dengan wajah kesal.


"Berhenti! Jika kamu makan ini lagi, kamu akan sakit!" Ungkap Ying Hua


"Lapar" Ungkap anak kecil itu dengan lemah


Ying Hua merasa sangat sedih dengan kata-kata lemah itu, dia pun mengambil beberapa roti didalam tasnya dan memberikan nya kepada sang anak. Mata anak itu berbinar cerah dan mengambil roti pemberian Ying Hua tanpa malu-malu.


Ying Hua menatap anak itu makan dengan begitu lahap, ia agak risih dengan aroma yang menyengat dari tubuh anak itu tapi dia memakluminya. Tubuh anak kecil itu terlihat sangat kotor seperti tidak pernah dibersihkan, pakaiannya juga terlihat sobek dimana-mana. Ying Hua merasa kasihan, dimana orang tua anak kecil ini. Bagaimana mereka bisa membiarkan anak ini makan dari tong sampah?


"Siapa namamu adik kecil?" Tanya Ying Hua


Anak kecil itu berhenti memakan makanannya, ia menatap Ying Hua ragu-ragu, kemudian menjawab.


"Bao Yu"


"Bao Yu? Nama yang indah"


Anak kecil itu tersenyum malu, ia kembali memakan rotinya. Ying Hua tersenyum manis karena Bao Yu makan dengan lahap.


"kakak akan memberikan kamu makanan yang lebih enak lagi, tapi kakak ingin bertanya satu hal, boleh?" Tanya Ying Hua


"Boleh"


"Apakah kamu mengenal seseorang bernama BlackPild?" Tanya Ying Hua


Bao Yu mengerutkan dahinya, ia pun tiba-tiba berjalan mundur sedikit demi sedikit. Ying Hua merasakan ada sesuatu yang salah, kenapa Bao Yu tiba-tiba bereaksi aneh seperti ini?


"Bao Yu!! Kemana saja kamu ha!!" Teriak seseorang

__ADS_1


__ADS_2