
"Aku ingin mengubah bentuk iklan yang selama ini ditayangkan di perusahan kita. Aku mempunyai sebuah ide tentang memajukan iklan untuk promosi bulan depan kak"
"Hmm...Baiklah coba aku dengarkan ide mu itu"
"Biarkan aku menjadi model iklannya kak, apakah kakak tahu bahwa kebencian dan keburukan yang ditujukan kepadaku akan menjadi sesuatu yang membawa keberuntungan bagi iklan kita nanti karena orang-orang pasti akan berlomba-lomba untuk melihat iklan yang aku bintangi untuk memberikan hujatan namun disamping itu kita dapat mengenalkan bentuk iklan terbaru buatan ku. Aku ingin memberikan nuansa animasi dalam iklan kita, produk kita tak memiliki karakter animasi hidupnya sama sekali, dengan memakai karakter animasi aku yakin pasti akan meningkatkan kualitas dari perusahaan kita."
"Animasi? Aku baru mendengar hal-hal seperti itu, jadi produk apa yang ingin kamu bintangi"
"Produk kecantikan"
Setelah lama mengobrol dengan kakaknya tanpa sadar mereka berdua telah sampai di pintu gerbang rumah kedua orang tua mereka. Sebelum turun Ying Jiazhen menahan tangan Ying Hua.
"Besok datanglah ke kantor ku, kita akan membicarakan ini dengan produser dan sutradara iklan perusahaan"
"Kakak?!! Kamu percaya denganku?"
"Aku ingin percaya dan mencobanya, aku merasa tertarik dengan perkataan mu tentang popularitas yang kamu miliki walaupun popularitas mu dalam kategori buruk tapi orang-orang pasti akan penasaran dan ingin melihat kinerja dari artis yang mereka benci ini. Jika iklan yang kita buat berhasil maka nama mu sebagai artis dengan label buruk perlahan akan memudar"
Ying Hua tersenyum mendengar ucapan kakaknya, akhirnya kakaknya mau memahami maksud yang ingin disampaikannya. Ying Hua pun turun dan berpamitan dengan kakaknya.
"Berhati-hatilah kak, jangan pulang terlalu malam. Ibu pasti khawatir"
"Aku mengerti, beristirahat lah"
Ying Jiazhen pun melajukan mobilnya dan meninggalkan Ying Hua, Ying Hua pun memasuki kawasan rumahnya.
"Ibu aku pulang"
"Sayangku akhirnya kamu kembali, bagaimana perbincangan dengan kakakmu?"
Ying Hua tersenyum manis dan menaikkan jempolnya tinggi-tinggi.
"Tentu saja berhasil Bu, aku akan ke kamar"
Ying Hua merebahkan tubuhnya setelah memasuki kamar minimalisnya. Dia menatap langit-langit kamarnya dengan perasaan senang, kini dia sudah mendapatkan kepercayaan dari keluarganya. Sedikit demi sedikit dia akan mendapatkan kepercayaan dari semua orang.
__ADS_1
Keesokan paginya Ying Hua pergi ke kantor sang kakak, sesampainya di kantor Ying Jiazhen dia melihat seorang pria yang asing sedang duduk di sofa tamu kantor kakaknya. Ying Hua entah kenapa pernah melihat pria ini sebelumnya tapi dia lupa dimana dirinya pernah melihat pria tinggi dan tampan ini.
Aku lupa dimana melihat wajah tampan ini, tapi entah kenapa terasa familiar sekali
Pria itu melipat korannya dan menatap Ying Hua yang kini telah berdiri didepannya. Dia tersenyum kecil dan meminta Ying Hua untuk duduk.
"Duduklah, kakakmu sedang berada dalam rapat. Aku juga sedang menunggunya"
"Ahhh...umm baiklah"
Ying Hua duduk didepan pria itu, entah kenapa dia merasa gugup dihadapan pria asing ini. Wajah yang tampan, dengan garis rahang yang tajam. Hidung nya yang mancung dengan tahi lalat kecil di bawah mata kanannya menambah ketampanan dari karisma dari pria itu. Ying Hua menatap pria itu cukup lama tanpa disadarinya.
"Apakah ada sesuatu di wajahku?" Tanya pria itu
"Ahh Bu..bukan seperti itu, hanya saja kamu sedikit familiar"
"Apakah nona sudah lupa denganku? Kita baru berkenalan semalam"
Ying Hua kembali mengingat kejadian kemarin kini dia ingat bahwa pria di hadapannya ini adalah teman kakaknya yaitu Li YangYang. Kenapa dia bisa melupakan hal yang terjadi kemarin dengan begitu cepat?!
"Tidak masalah, aku dengar kamu baru sembuh jadi aku dapat memakluminya"
Ying Hua mengetahui bahwa Li YangYang adalah pria yang baik, di dalam novel juga pernah disebutkan bahwa dia adalah pria yang sangat pengertian dan lembut kepada siapapun. Ying Hua juga mengetahui bahwa ada sebuah rumor yang mengatakan kalau Li YangYang memiliki seorang wanita yang ia sembunyikan selama bertahun-tahun sayangnya sebelum ia mengetahui hal itu, dirinya sudah memasuki dunia novel ini.
Yah YangYang adalah pria yang yang perhatian dan manis kepada siapapun yang ia kenal tapi dia sedikit misterius karena didalam novel latar belakang keluarga nya tak pernah disebutkan sama sekali bahkan dikatakan pemeran utama wanita tertarik dengannya hal itu membuat Wang Wenxiao marah dan menyerang perusahaan miliknya namun perusaahan YangYang baik-baik saja, aku penasaran bagaimana pria ini bisa selamat dari kekuatan dan kekuasaan keluarga Wang bahkan Keluarga ku saja belum sanggup untuk melawan keluarga Wang sama sekali.
Tanpa Ying Hua sadari, Li YangYang menatapnya sangat lama. Li YangYang menatap Ying Hua tanpa berkedip sedikitpun.
Apakah dia sudah melupakan ku atau aku salah mengira bahwa wanita itu adalah dia. Tapi mereka sangat mirip. Pikir Li YangYang
Tiba-tiba suara decitan pintu menyadarkan mereka berdua, Ying Jiazhen memasuki kantor nya dengan dua orang pria dewasa. Ia pun duduk di sofa dan merentangkan kakinya yang kelelahan.
"Kalian berdua sudah datang, kenalkan mereka yang datang bersama ku. Ini adalah tuan Di dia adalah sutradara dalam iklan yang akan kamu jalankan nanti Ying Hua dan disebelahnya adalah Tuan Gu dia adalah produser dalam iklan nanti. Dan kamu pasti sudah mengenal YangYang dia adalah investor dalam iklan yang kamu lakukan nanti. Dan semuanya ini adalah Ying Hua adikku yang akan menjadi model iklan sekaligus pencetus ide kreatif untuk iklan terbaru kita"
Ahh jadi dia adalah investor iklan ini, berarti di sangat kaya. Wah aku tidak tahu kakak dapat menemukan teman-teman kaya seperti ini.
__ADS_1
"Hallo nona Ying senang berkenalan denganmu, saya sudah banyak mendengar hal tentang ada." Ungkap Tuan Gu
"Senang berkenalan denganmu juga Tuan gu, aku tidak yakin apa yang kamu dengar tentangku adalah sebuah kebenaran atau gosip belaka. Aku harap kita dapat bekerja sama dengan baik"
Tuan Gu mengangguk, kemudian Tuan Di juga memperkenalkan dirinya. Untungnya kedua pria ini tidak memandang rendah Ying Hua, sepertinya mereka adalah orang-orang baik.
Kenapa orang-orang di perusahaan kakak sangat baik sedangkan orang-orang di perusahaan keluarga Wang memiliki perangai buruk. Ahhh Ying Hua kenapa kamu memikirkan keluarga Wang, ingat mereka harus dijauhi.
"Baiklah kini kita dapat berbincang-bincang tentang iklan bulan depan" Ungkap Ying Jiazhen
Perusahaan Wang
Seorang pria dengan kerah pakaiannya yang terbuka menatap ke depan dengan dingin, dipangkuan nya terdapat sosok wanita yang seksi dan genit sedang bermain di dada pria itu.
"Tuan Wang apakah anda senang dengan say" Tanya wanita itu genit
Wang Chen hanya diam tak menjawab wanita seksi itu, dia sedang berkecamuk dengan pikirannya sendiri. Dia sedang memikirkan wanita yang berbuat seenaknya itu.
"Aku tidak akan mengganggu kakakmu lagi" Teriak Ying Hua
"Tuan Wang Chen aku tidak mendekati kakakmu sama sekali!"
Suara wanita itu terngiang-ngiang di pikiran Wang Chen, kemarin sekretaris nya mengatakan bahwa Ying Hua telah merawatnya ketika ia sakit. Wang Chen menatap sapu tangan yang terletak di mejanya, dia menatap sapu tangan itu begitu lama.
Wanita sialan, dia pergi tanpa izin dariku sama sekali.
Wang Chen berdiri dari duduknya membuat wanita seksi itu terjatuh ke lantai dengan keras. Wang Chen memperbaiki pakaiannya dan keluar dari kantor milik nya.
"Bayar wanita itu dan jangan pernah biarkan dia datang kemari lagi" Ungkap Wang Chen kepada sang sekretaris
"Baik Tuan"
Wang Chen melangkahkan kakinya pergi dari perusahaan miliknya dia ingin mencari penyelesaian dengan Ying Hua sekarang.
Baiklah ayo kita selesaikan ini Ying Hua
__ADS_1