
Peringatan : Novel ini terdapat banyak typo kepada para reader harap dimaklumi 💃
Suara teriakan membuat para pegawai yang berada disisi lain segera melangkah mendekati sumber suara tersebut termasuk Ying Hua. Ia mengangkat gaun nya dengan susah payah, dari kejauhan ia melihat sosok Xukai yang memiliki tatapan dingin kepada seorang gadis yang Ying Hua duga adalah pegawai disini. Ying Hua mengerutkan keningnya saat melihat gadis itu menangis sambil memegang pipi kanannya.
"Yunan cepat minta maaf kepada Tuan Mao, Tuan Mao tolong maafkan kecerobohan pegawai saya" Ungkap Xue sambil menundukkan punggungnya 90°
Xukai masih diam dia terus menatap tajam wanita dihadapannya, Ying hua menghela napas lelah. Ia tidak mau semua ini menjadi sorotan apalagi dirinya adalah aktris di kota ini. Jika berita ini tersebar maka akan menjadi masalah baru nantinya.
"Xukai ada apa?" Tanya Ying Hua
Xukai membuang wajahnya penuh kekesalan, Ying Hua melirik ke arah Xue dan meminta penjelasan kepada wanita berumur itu.
"Maafkan kami nona Ying, pegawai saya...melakukan hal tercela kepada tuan Mao. Saya akan mempertanggungjawabkan semua hal ini. Tolong...Tolong maafkan kami"
"Hal tercela? Apa yang dia lakukan?" Tanya Ying Hua penasaran
Hal apa yang membuat Xukai semarah ini? Aku rasa wanita itu habis ditampar oleh xukai, pria ini benar-benar tidak berperasaan.
"Pegawai saya...." Ungkap Xue ketakutan
"Jangan berbicara lagi, bukankah pegawai mu yang bernama Yunan itu yang harus bertanggungjawab atas semua ini? Kenapa kamu bersembunyi" Tekan Ying Hua
Yunan yang dipanggil merasa kesal, ia menatap Ying Hua dengan penuh rasa iri dan kebencian. Dari dulu ia sangat mengidolakan sosok Xukai dan berharap bisa berada di sisi pria itu tapi Ying Hua sampah kota Luhan dengan gampang mengambil posisi yang ia inginkan, hanya karena dia berasal dari keluarga Ying. Nona muda itu mudah mendapatkan segalanya, Yunan sering mendengar bahwa nona Ying selalu menggoda setiap pria yang kaya dan tampan. Dia tak ingin idola nya masuk ke dalam list sampah Ying Hua.
"Kenapa aku harus bertanggungjawab? Aku hanya melakukan hal yang benar?! Aku hanya ingin menyelamatkan idola ku dari wanita licik seperti kamu!" Teriak Yunan
"Hentikan Yunan, apakah kamu sadar dengan siapa kamu berbicara!" Ungkap Xue
__ADS_1
"Kenapa? Hanya karena dia dari keluarga Ying, dia bisa mendapatkan segalanya? Tuan Mao jangan percaya dengan wanita ini? Dia itu seperti j*lang! Dia sudah banyak tidur dengan para pria kaya"
Suasana mencekam menyelimuti butik, Ying Hua mengepalkan tangannya. Ia tak masalah jika dirinya dikatakan sampah tapi dikatai sebagai j*Lang membuat emosi nya tak terbendung, Ying Hua pun berkata "Nona Yunan, anda tidak menjawab pertanyaan saya sebelumnya? Apa hal tercela yang anda lakukan kepada tunangan saya?"
"Hah...Aku hanya memeluk nya, bukankah tugas ku untuk membantu tuan Mao menggunakan jas nya. Aku memeluknya hanya untuk membantu dia"
"Benarkah? Tapi kenapa pipi kanan anda merah? Apakah Tuan Mao menyukai tindakan anda? Jika dia menyukainya, dia tak akan menampar wajahmu itu" Kesal Ying Hua
"Kamu kira kamu siapa hah! Tuan Mao tidak sengaja, dia pasti berpikir bahwa aku ini adalah kamu"
Astaga aku benar-benar tidak menyangka Xukai memiliki fans gila seperti ini. Baru menjadi tunangan sehari saja membuatku sakit kepala.
"Jadi..." Ucapan Ying Hua terpotong oleh tindakan Xukai yang gesit menampar wajah Yunan kembali.
"Akhh...Tuan...hiks..hiks..kenapa anda menampar saya? Bukankah apa yang saya katakan benar? Saya hanya ingin membantu anda lepas dari wanita licik itu"
"Dasar j*lang, beraninya kamu berkata seperti itu kepada Tunanganku! Ingin mati ha?" Ungkap Xukai dingin
"Tuan...Mao...Kenapa anda membelanya?!"
"Diam! Xue... Sepertinya bisnis mu ingin aku matikan?"
"Tuan Mao, tolong maafkan saya. Saya akan memecat anak ini, jangan lakukan apapun dengan bisnis saya. Tolong Tuan" Ungkap Xue
Ying Hua sedikit kasian melihat Xue yang harus menerima getah dari pegawai nya, kenapa pegawai ini berani sekali kepada dirinya ataupun Xukai. Benar-benar sudah tidak waras, ia pun tersadar drama ini harus dihentikan.
"Xukai hentikan...Tidak ada gunanya seperti ini. Kita pergi ke tempat lain saja" Bisik Ying Hua
__ADS_1
"Hentikan? Jangan bicara omong kosong, aku bukan seseorang yang mudah diinjak seperti ini. Berani mengatai mu berarti mengatai ku"
Xukai menarik Surai Yunan dengan kencang, Yunan berteriak kesakitan dan menangis tanpa henti. Semua orang terkejut dan takut untuk menghentikan tindakan Xukai, Ying Hua tak menyangka Xukai akan seberingas ini. Ia sebenarnya takut tapi jika tidak dihentikan Xukai mungkin akan membunuh Yunan di tempat ini sekarang.
"Sa....Sayang hentikan! Kita berada di tempat umum, kamu tidak bisa melakukan hal seperti ini" Ungkap Ying Hua menggoda
Sudahlah aku tidak tahu lagi, kalau ini tidak berhasil. Matilah aku, hah...aku akan mati
Tiba-tiba Xukai melepaskan tangannya dari surai Yunan, ia membalikkan tubuhnya menatap Ying Hua. Sebuah seringai muncul sekilas, Ying Hua mengedipkan matanya cepat. Ia yakin Xukai baru saja menyeringai, entah kenapa dirinya merinding hebat.
"Baiklah, jika sayangku berkata begitu. Aku akan berhenti tapi aku tidak akan meloloskan hal seperti ini. Kamu akan mendapatkan ganjaran" Ungkap Xukai melirik Yunan yang terduduk kacau.
Xukai menghampiri Ying Hua dan meletakkan tangannya di pinggang nya, Ying Hua tentu saja risih tapi dia harus berakting sempurna dan membiarkan pria itu memegang pinggangnya.
"Ayo pergi" Ungkap Xukai
Ying Hua dan Xukai pergi meninggalkan butik, saat memasuki mobil Ying Hua menghela napas dan berkata "Apakah kamu tau akibat dari tindakan mu? Kamu lupa jika aku adalah aktris ditempat ini? jika berita ini tersebar akan membuat masalah baru untuk ku"
Xukai melirik Ying Hua dan menyeringai lebar "Sayangku kenapa kamu marah? Apakah kamu lupa siapa tunanganmu? Semua akan teratasi dengan lancar"
"Yah terserah kamu, ingat ini Xukai! Jangan sampai berita hari ini tersebar, reputasi ku sudah hancur berkat seseorang"
"Haruskah aku membantu sayang ku menghancurkan seseorang itu?"
"Hentikan panggilan menjijikan mu, itu membuatku ingin muntah"
"Bukankah kamu yang melakukan nya terlebih dulu? Aku hanya mengikuti nya, aku suka panggilan baru ini. Mulai saat ini panggil aku seperti itu, jika tidak...."
__ADS_1
Xukai mengangkat jempol kanannya dan membuat tanda garis lurus di leher nya, Ying Hua meneguk ludahnya. Pria ini tidak bisa diajak bercanda, ia harus lebih berhati-hati untuk berbicara di masa depan.