
Ying Hua menarik napasnya panjang dan membuangnya secara perlahan, ia pun memulai aktingnya dengan memainkan beberapa dialog dari pemeran utama wanita yang telah dibacanya.
"Yang Mulia, saya tidak pernah mengkhianati anda sekalipun. Hati saya hanya untuk anda dan jiwa ini juga milik anda, saya milik anda yang Mulia. Percayalah Yang Mulia" Ungkap Ying Hua dengan tatapan nya yang penuh harap
"Yang Mulia, saya rela mati demi anda. Saya akan mati demi anda tapi saya harap hati Yang Mulia tetap memiliki saya disana, suatu hari nanti anda akan mengetahui kebenarannya Yang Mulia"
Ying Hua meneteskan air matanya dia menatap dengan perasaan penuh luka dan kesedihan yang mendalam, rasa sedih itu adalah rasa dimana seseorang tidak mempercayai dirinya.
Suara tepuk tangan memasuki Indra pendengaran Ying Hua, ia pun kembali ke posisi nya semula dan menarik air matanya yang telah menetes. Para juri sangat kagum dengan akting Ying Hua, mereka dapat merasakan gejolak sakit hati dan kesedihan dari tatapan Ying Hua. Ini adalah sebuah berlian pikir mereka, bagaimana bisa Ying Hua baru memasuki dunia akting sekarang.
"Ying Hua itu sangat menyentuh sekali, aku tidak menyangka kamu memiliki bakat dalam bidang ini." Ungkap juri wanita berambut Bob itu - Shu Li
"terimakasih nona"
"Yah itu sangat bagus, aku tersentuh dengan tatapan mata mu. Bagaimana kamu bisa meneteskan air mata hanya sebelah mata saja, biasanya seseorang akan menangis berlebihan. Sedari tadi aku melihat mereka menangis sesenggukan, terlihat sangat palsu" Ungkap juri pria bertopi - Chengdong
"Itu benar-benar mengharukan Nona Ying Hua, saya takjub dengan anda. Saya sangat penasaran apa yang akan anda lakukan kedepannya" Ungkap YangYang tersenyum manis
"Yah bagus, hanya itu yang bisa aku katakan. Apakah perusahaan Ying tidak ingin berinvestasi lebih banyak?" Tanya juri pria tua yang sedari tadi mengganggu Ying Hua - Lao nan
"Hentikan Lao, ini pekerjaan apakah anda tidak serius dari tadi?" Kesal Shu Li
"Baiklah-baiklah, jangan kesal cantik"
__ADS_1
Shu Li sudah kesal sejak awal, Lao nan hanya mengganggu para wanita yang melakukan audisi sedari tadi seperti ingin tidur dengannya atau berinvestasi kepada drama ini. Shu Li benar-benar muak dengan wajah pria tua mesum itu.
"Baiklah nona Ying, anda bisa keluar. Kami akan memberikan hasilnya besok"
"Baiklah terimakasih semuanya, saya permisi terlebih dahulu"
Ying Hua berjalan keluar dengan pelan, ia melirik YangYang yang duduk di sudut meja. YangYang ternyata menatap dirinya dan tersenyum lembut, Ying Hua dengan cepat mengalihkan pandangannya dan berjalan keluar dari ruangan audisi dengan cepat. Keluarnya Ying Hua membuat semua mata menatap dirinya, Ying Hua mengabaikan tatapan mereka dan segera pergi dari gedung YY entertainment, dia tak tahan dengan semua orang disini.
Ketika Ying Hua berjalan menuju pintu keluar gedung, dia berhenti dijalannya saat melihat sosok Wang Chen begitupula dengan Wang Chen yang menatap Ying Hua dengan dingin. Ying Hua sangat membenci pria itu karena berbuat tidak senonoh dengannya, dia ingin mencakar wajah tampannya hingga menjadi buruk rupa.
Sementara itu Wang Chen menatap Ying Hua yang memiliki wajah penuh kemarahan kepadanya, yah Wang Chen tidak lupa apa yang telah dilakukan nya dengan Ying Hua. Tapi dia hanya ingin memastikan sesuatu dengan wanita itu, nyatanya itu hanya perasaan sekilas dengan kembalinya Xiang Ri Kui perasaan nya terhadap Ying Hua sudah tertanam kembali dan perasaannya kepada Xiang Ri Kui kembali mekar.
"Chen untunglah lipstik ku berada di dalam mobil... mu?" Xiang Ri Kui datang mendekati Wang Chen yang kini sedang bertatapan dengan seseorang, Xiang Ri Kui menautkan kedua alisnya saat melihat gadis didepannya.
"Kamu... Ying Hua bukan? sudah lama tidak bertemu Ying" Teriak Xiang Ri Kui semangat
"Chen apakan Ying masih marah denganku? Apakah itu gara-gara Wang Wenxiao? Apa salahku? perasaan Wenxiao juga tidak bisa diubah-ubah, aku tak bisa mengubah perasaan Wenxiao yang mencintai ku" Ungkap Xiang Sedih
"Jangan sedih Xiang, gadis itu hanya iri dengan mu. Kamu cantik dan kamu baik, sedangkan dia tidak. Dia berbanding terbalik denganmu"
"Benarkah? Tapi aku sedih karena Ying masih menjauhi ku"
"Jangan pedulikan dia, kamu masih punya aku dan Bingbing. Kami akan menemani kamu"
__ADS_1
"Terimakasih Chen, ayo kita cari Bingbing"
"Kamu duluan, aku akan ke toilet sebentar"
"Baiklah"
Wang Chen yang tersenyum kembali memasang muka datar, dia berjalan menuju kamar mandi dan mengeluarkan handphone nya. Dia pun memerintahkan seseorang untuk melakukan sesuatu.
Ying Hua kini berjalan di trotoar, dia ingin menghilangkan rasa kesalnya sejak tadi. Kenapa dia harus bertemu dengan Wang Chen? kenapa dia juga harus bertemu dengan Xiang Ri Kui?
Tapi kenapa Xiang Ri Kui kembali lebih cepat yah? Di dalam novel dia kembali satu tahun lagi, melihat kedua orang tadi membuatku ingin muntah. Apa-apaan itu! jadi Wang Chen menyukai Xiang Ri Kui? Aku dapat melihatnya, senyuman pria itu bahkan hampir robek. Aku tidak pernah melihat setan itu tersenyum lebar, wah Xiang Ri Kui benar-benar sangat luar biasa dapat menaklukkan setan itu. Begini lebih baik, aku dan Wang Chen tidak akan memiliki hubungan apapun lagi dan dia tidak akan bisa mengganggu ku karena adanya Xiang Ri kui.
Namun Ying Hua harus mengutuk kembali Wang Chen karena dia melihat sosok yang familiar berhenti menghalangi jalannya, yah itu adalah lu Hongki asisten Wang Chen. Ying Hua membulatkan matanya tak percaya, kenapa pria ini berada didepannya sekarang.
"Tuan Lu? Apakah anda sedang mencari tuan Wang Chen, dia berada di dalam gedung. Anda bisa kesana"
"Nona saya mengharapkan kerjasama anda untuk ikut dengan saya"
"Saya? Kenapa dengan saya? Saya rasa saya tidak memiliki urusan apapun lagi dengan tuan Wang"
"Maaf nona tapi saya harap anda ikut dengan saya, ini perintah Tuan Wang Chen"
Ying Hua melirik ke kanan dan ke kiri, sayangnya perusahaan YY entertainment berada di tempat sepi. Ying Hua mencoba memikirkan strategi untuk kabur dari Lu Hongki.
__ADS_1
"Ahh Wang Wenxiao!!"
Lu Hongki terkecoh, dia membalikkan tubuhnya dan hanya melihat udara hampa disana. Dia pun sadar bahwa dirinya ditipu, kini Ying Hua sudah berlari menjauh dengan cepat Lu mengejar Ying Hua, ia harus membawa wanita itu ke penthouse tuannya atau dia akan dihukum.