Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Chapter 6 (S2)


__ADS_3

Wang Chen menundukkan kepala nya kembali, mata hitam legam pria tertunduk itu penuh dengan rasa kebencian, obsesi dan amarah.


Ying hua kita akan bertemu lagi


...----------------...


Sudah seminggu berlalu dan dalam seminggu ini Ying Hua tak pernah bertemu kembali dengan Xukai, dia awalnya tak memikirkan hal ini tapi entah kenapa ini terasa aneh dan sedikit mengganggunya. Ying Hua mencoba menepis tentang Xukai tapi baginya ini begitu sulit.


Apakah aku mulai menyukainya? Ini tidak mungkin kan? Apakah perasaan Ying Hua yang dulu masih ada…


Ying hua menggelengkan kepalanya, tidak dia tidak boleh terhanyut oleh karakter novel. Ini hanya novel dan semuanya hanyalah hasil fiksi belaka, Ying Hua menatap kembali kedalam studio terlihat banyak staf sudaj mulai bersiap kembali.


“Nona selanjutnya anda akan syuting adegan ini” Ungkap Aming


“Ah..Aku memgerti”


“Apakah anda baik baik saja nona? Anda perlu vitamin?”


“Tidak perlu, aku baik baik saja. Bagaimana dengan persiapan peluncuran mini album ku? Apakah sudah ditentukan tanggalnya?”


“Tenang saja nona dalam beberapa hari akan diluncurkan, anda tidak perlu mengkhawatirkan apapun”


“Bagaimanapun ini adalah single keduaku, aku harus khawatir sedikit bukan?”


Ying Hua kembali melanjutkan syuting video musiknya, senyuman tak pernah hilang dari wajah kecil nan manis itu. Dia selalu tersenyum riang dan menyapa para staf setelah take adegan nya selesai diambil.


“Hah” hela Ying Hua


“Take yang bagus nona, anda menyelesaikan semuanya begitu cepat. Sutradara memuji anda” Ungkap Aming


“Haha yah aku banyak berlatih, terimakasih atas dukungan dan usahamu Aming.”


Aming menatap nona nya sedikit ragu-ragu, ia ingin mengatakan sesuatu tapi dia tak ingin nona nya memiliki banyak pikiran. Apalagi belakangan ini nona terlalu banyak bekerja bahkan nona nya memiliki waktu tidur hanya beberapa jam di mobil.


Ying hua menatap pantulan Aming didepan cermin, Aming terus menerus mengerutkan keningnya. Ying hua pun berkata “Apa ada hal yang menganggumu? Kenapa terlihat gusar?”


“A..apa? Siapa? Saya?”


“Hmm kenapa tiba-tina kamu gugup? Apakah terjadi sesuatu?”


“Tidak tidak nona, saya hanya mengkhawatirkan kondisi anda saat ini bagaimanapun anda terlalu banyak bekerja”

__ADS_1


Ying hua tersenyum kecil “Tumben sekali kamu khawatir, biasanya kamu akan menasehatiku atau mengomel. Apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui?”


Ying hua merasa bahwa Aming menyembunyikan sesuatu darinya atau dia terlalu sensitif karena belakangan ini kurang istirahat.


“Tidak nona, tulus dari hati bahwa saya mengkhawatirkan kondisi nona”


“Yah baiklah terimakasih atas rasa itu. Aku baik baik saja sekarang, aku lebih suka bekerja keras seperti ini”


Ying Hua menatap cermin kembali terlihat pantulan wajahnya yang tak menampilkan keadaan baik baik saja. Rasanya ada sesuatu yang akan terjadi didepannya.


Semuanya akan baik baik saja, aku akan baik baik saja tanpa pria itu


...----------------...


Tak tak tak


Suara high heels terdengar merdu dilantai marmer mewah itu, terlihat wanita bergaun merah berjalan dilorong perusahaan Mao. Wanita itu tersenyum manis menyapa setiap pegawai perusahan Mao, wajah kecil dan hidung cantik itu memperindah segalanya.


“Hei aku dengar dia adalah artis baru disini” Bisik pegawai Mao


“Ahh benar, aku dengar dia masuk karena pengaruh boss Xukai. Apakah menurutmu boss berselingkuh dengan wanita itu?” balas pegawai lain


Semua pegawai terus berbisik-bisik akan kehadiran sosok memukau yang memiliki wajah Ying Hua. Sosok itu melangkah menuju lift dan menekan angka 36 tempat kantor Xukai berada.


...----------------...


“Tuan ini dokumen yang harus anda tandatangani” Ungkap Jianlin


“Bagaimana dengan masalah yang telah aku minta kepadamu? Apakah kamu sudah menyelidikinya?”


“I…itu…”


Suara dobrakan pintu mengalihkan atensi kedua orang diruangan tersebut, Wanita bergaun merah terus melangkah mendekati Xukai tanpa menghilangkan senyuman manisnya.


“Xukai, terimakasih atas gaun ini. Aku menyukainya, bagaimana menurutmu?”


“Itu bagus” Jawab Xukai


Jianlin terheran heran melihat jawaban tuannya, apakah tuan nya benar- benar jatuh hati kembali dengan wanita buas didepan mereka? Dia awalnya sangat shock dengan kembalinya wanita itu tapi dirinya lebih terkejut tuan nya masih menerima dan menjaga wanita itu tanpa memberitahu nona Ying. Dia tidak tahu harus berkata apalagi kepada tuannya.


“Jianlin kamu disini! Apakah kamu sudah sarapan? Bukankah Xukai terlalu banyak memberikan kamu pekerjaan? Xukai hentikan itu, Jianlin sudah cukup tua untuk pekerjaan menumpuk” Ungkap Wanita itu dengan nada manja

__ADS_1


Tidak, aku tidak ingin diperhatikan olehmu penyihir. Pikir Jianlin kesal


“Aku mengerti, apakah kamu sudah sarapan?” Tanya Xukai


“Belum, bagaimana kalau kita sarapan bersama?”


“Tuan” Gelisah Jianlin


“Baiklah, kamu bisa menungguku dibawah”


“Tuan!”


“Tidak, aku akan menunggumu diruang rahasia kita. Aku akan kesebelah”


“Shishi… tunggu dibawah” tekan Xukai


Shishi menatap Xukai kesal walaupun begitu dia menuruti permintaan Xukai, bagaimanapun dirinya harus perlahan mendekati Xukai setelah banyak usaha yang telah dia lewati. Dia sudah menduga jika Xukai pasti akan menerimanya kembali, hanya dia lah yang tahu kelemahan pria itu dengan begitu dia dapat cepat menyingkirkan Ying Hua


Setelah kepergian Shishi, Jianlin kembali berkata “Tuan, saya rasa ini salah. Sebaiknya anda memberitahukan hal ini kepada nona Ying, dia adalah…”


“Ini urusanku, kamu berani ikut campur?”


Jianlin menundukkan kepalanya gemetar, apakah rencana mereka akan hancur karena seorang pengkhianat. Tidak… Jianlin tak ingin tuan nya kembali kedalam masa terpuruk, cukup sekali dia melihat hal itu dan kini dia harus melakukan sesuatu.


“Aku akan pergi, kamu lanjutkan pekerjaanku”


“Baik tuan”


...----------------...


Ying Hua yang sedang sibuk bermain ponsel di mobil dikejutkan dengan sebuah berita yang tak pernah ia perkirakan.


Tuan Mao dan Nona Ying sarapan bersama


“Apa-apaan ini!?” Gumam Ying Hua


Aming mendengar gumam an Ying Hua, ia meneguk air liurnya kasar. Apakah nona nya sudah tau sesuatu?


Ying Hua melihat foto-foto yang beredar, terlihat sosok wanita duduk disebelah Xukai sangat manja kemudian dia melihat Xukai yang mengantarkan wanita itu malam-malam. Ini bukan dia, kenapa orang berasumsi bahwa wanita itu adalah dia?


Ying Hua mendapatkan foto yang amat jelas tentang wanita itu, dia menutup mulutnya tak percaya. Wanita itu sangat mirip dengannya, tidak mungkin! Apakah wanita ini wanita yang pernah bersama Xukai? Bukankah dia sudah mati? Apa yang sebenarnya terjadi?

__ADS_1


__ADS_2