Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Pertengkaran pertama


__ADS_3

Jangan lupa vote, komen dan klik Favorit agar Author Mizu semangat updatenya. Kasih hadiah sekali-kali dong buat pembaca yang berasal dari kaum Bangsawan. Semangatin author mu yang kaum jelata ini😭


Ying Hua menahan napasnya sambil memejamkan mata, aroma mint yang mendekat membuat Ying Hua berkeringat dingin. Tiba-tiba saja sebuah sentilan mencium dahi cantik Ying Hua.


"Akhh"


Ying Hua membuka matanya dan menatap sengit ke arah Xukai, pria itu hanya menyeringai lebar tanpa rasa bersalah "Apa? Kenapa kamu memejamkan mata? Mengharapkan sesuatu dariku?"


Sialan! Ini sangat memalukan, kenapa aku memejamkan mata? Kenapa? Ada apa denganmu Ying Hua?!!


"A...Aku hanya ingin memejamkan saja, kamu yang mengharapkan sesuatu dariku! Jangan dekat-dekat dengan ku" Kesal Ying Hua


Xukai mengangkat kedua bahunya, ia beranjak menuju sofa lain dan duduk sambil menatap Ying Hua. Ying Hua merasakan pipinya memanas, ia yakin Xukai pasti akan mengejeknya kembali.


"A...Apa? Kamu lihat apa?!" Teriak Ying Hua


"Seorang wanita seharusnya memiliki sifat feminim, lemah lembut dan perhatian. Tapi kamu tidak memiliki segalanya, apakah kamu benar-benar wanita?" Tanya Xukai


"Hah! Haruskah aku membuktikannya kepadamu? Apakah kamu tidak bisa melihat tubuhku ini? Apakah menurutmu ini bukan tubuh wanita?"


"Ada apa denganmu? Kenapa membahas itu sekarang?" Tambah Ying Hua bingung


Xukai diam sambil mengamati Ying Hua dari atas hingga bawah, Ying Hua yang ditonton oleh Xukai merasa tidak nyaman. Bagaimanapun Xukai adalah seorang pria dan para pria memiliki nafsu besar dari wanita.


"Ahh...Benar. Gaun itu tidak cantik, aku akan mencarikan desainer lain"


"Tidak perlu memakai gaun mahal, ini hanya sebuah pertunangan kontrak"


"Kontrak? Aku serius dengan pertunangan ini" Ungkap Xukai dingin


"Apakah kamu bercanda?"


"Menurutmu aku sedang bercanda?"


Apakah si gila ini salah minum obat? Apa yang salah dengannya? Kenapa dia sangat serius dengan pertunangan ini?? Pasti ada sesuatu yang dia inginkan dariku.

__ADS_1


"Bukankah kamu melakukan pertunangan ini karena ingin mengikatku? Bukankah kita bekerjasama untuk menjatuhkan YangYang, aku berjanji akan membantumu dan tidak berkhianat"


"Apakah menurutmu aku bertunangan karena hal serendah itu?"


Ying Hua terkejut mendengar pernyataan Xukai, jadi apa tujuan Xukai melakukan pertunangan dengannya? Sebelumnya mereka membuat kesepakatan untuk balas dendam Xukai tapi nyatanya kesepakatan dan pertunangan ini sangat berbeda. Apakah pria ini serius dalam hubungan mereka? Tapi itu tidak mungkin melihat kondisi Xukai yang mungkin membenci wanita karena Shisi.


"Ohh...Aku kira pertunangan ini sama dengan kesepakatan kita, aku pikir kamu mengikatku" Jawab Ying Hua asal


"Hmm...Apakah salah satu tujuan mu tercapai?" Tanya Xukai


Apakah dia mencoba menggali info dariku? Apakah dia tau aku hanya memanfaatkan nya? Apa yang salah? Ini hubungan mutualisme Xukai, kita saling memanfaatkan satu sama lain.


"Apa maksudmu? Tujuanku belum tercapai satupun"


Xukai diam dan melipat kedua tangannya ke dadanya, ia menganggukkan kepalanya seraya menyeringai. Xukai memiliki kemampuan membaca wajah seseorang, ia tahu wanita ini sedang merencanakan sesuatu dan salah satu rencananya berhasil.


Xukai ingat saat pengumuman pertunangan mereka di ruang tamu keluarga Ying, ia sangat ingat sekali wajah penuh kegembiraan dari seorang gadis yang terpaksa dijodohkan oleh orang tuanya. Biasanya orang yang dijodohkan pasti memiliki wajah penuh kekesalan dan kemarahan tapi Ying Hua berbeda, gadis itu sangat senang hingga sudut bibirnya hampir mencapai telinga. Xukai sudah tahu bahwa rencana Ying Hua berhasil tanpa melakukan usaha apapun.


Awalnya Xukai berniat melakukan pertunangan agar ia bisa mengawasi gadis nakal ini, walaupun begitu ia memiliki tanggung jawab sebagai seorang pria. Ia bukan seseorang yang sembarangan dalam menjalin hubungan, ia sangat serius dalam menjalani sebuah hubungan. Untuk membalas dendam nya dengan lancar, ia pun melakukan pertunangan dengan Ying Hua dimana YangYang ternyata memiliki rasa dengan gadis ini. Xukai sudah lama menyelidiki YangYang dan ia baru tahu jika YangYang sudah mengawasi gadis ini sejak lama. Jika ia bisa mengambil Ying Hua, ia yakin YangYang akan terbakar emosi dan ia merasa menang akan hal itu. Jika dulu ia kalah karena wanita sekarang ia akan menang karena wanita, ia akan membuat Ying Hua jatuh cinta kepadanya dan menggantungkan diri kepada seorang Xukai. Tentu saja Xukai tidak keberatan jika Ying Hua menjadi istrinya, ia juga harus bertanggungjawab jika sudah mengambil anak gadis dari keluarga lain.


"Mini Album?"


"Benar, aku ingin mengeluarkan lagu baru dan perusahaan baruku harus membantuku bukan?"


"Tentu, kamu ingin produser yang mana? Aku akan meminta Jianlin menghubungi mereka"


"Tidak...Aku sudah memiliki produser lagu ku sendiri."


Xukai menyipitkan matanya, produser lagu sendiri? Apakah lagu sebelumnya ia berkerjasama dengan produser itu?


"Siapa?" Tanya Xukai


"Kamu tidak perlu tahu, ia adalah orang yang mendukung ku di balik layar. Tenang saja, kamu hanya perlu mendukungku dengan studio untuk pembuatan musik video. Selebihnya aku yang urus"


"Hei...Aku adalah Direktur perusahaan ini sekaligus calon suamimu. Aku harus tahu dengan siapa kamu bekerja dan bertanggungjawab dengan keselamatanmu"

__ADS_1


Ha? Keselamatan? Kenapa pria bengis ini peduli dengan keselamatan ku.


"Bukankah kita memiliki privasi, kamu tidak perlu ikut campur dalam urusanku"


"Tidak ada privasi diantara kita, kamu adalah tanggung jawabku sekarang baik sebagai artis ataupun sebagai calon istriku"


Ada apa dengannya?!!! Seseorang tolong hentikan tingkah nya ini


"Aku bingung denganmu, kenapa kamu sangat peduli kepadaku? Bukankah kamu berniat untuk membunuhku sebelumnya?"


"Hal ini dan sebelumnya berbeda, seharusnya kamu menurut kepadaku dan katakan siapa orang itu"


"ughh...hentikan, sikapmu seperti ini membuatku merinding, jangan pernah peduli atau romantis kepadaku. Aku pergi"


Ying Hua melangkah pergi meninggalkan sosok Xukai. Xukai menatap kepergian Ying Hua dengan menghela napas "Lihat saja nanti"


Ying Hua menutup pintu besar itu dengan keras, Jianlin yang baru saja tiba terkejut karena suara pintu milik tuan nya. Jianlin menatap Ying Hua yang sepertinya akan meledak, apakah mereka bertengkar?


"Nona Ying, apakah anda baik-baik saja?"


"A..aku baik-baik saja"


"Sepertinya tidak begitu, apakah terjadi sesuatu dengan anda dan tuan?"


"Umm apakah tuanmu memiliki penyakit bipolar? Kenapa dia tiba-tiba berubah menjadi orang yang perduli begitu? Aku jadi merinding"


Jianlin tertawa kecil mendengar pernyataan Ying Hua, ia pun menjawab "Nona Ying, tuan saya tidak memiliki penyakit mematikan apapun. Tuan hanya melakukan tanggung jawabnya sebagai seorang pria tunangan anda"


"Tanggung jawab? Untuk apa? Bukankah dia mencoba membunuh aku dan kakakku"


"Tuan saya memang tidak baik, walaupun begitu dalam menjalin sebuah hubungan dia akan menjalani hubungan itu dengan serius. selama saya mengikuti tuan hanya ada dua wanita yang memiliki hubungan dengannya"


"Apakah yang pertama Shisi?"


Jianlin hanya tersenyum kecil, ia pun berpamitan kepada Ying Hua dan memasuki kantor Xukai. Ying Hua kesal karena tidak mendapatkan jawaban Jianlin, tuan dan pengikut sama saja.

__ADS_1


__ADS_2