Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Terjebak


__ADS_3

Ying Hua membuka matanya saat mobil sudah berhenti di sebuah restoran mewah, Ying Hua tahu bahwa dia akan bertemu dengan seorang sutradara untuk iklan terbaru. Ying Hua menarik napasnya dan membuang nya secara perlahan, ini adalah perkejaan yang berat tapi dia senang melakukan mimpinya.


Aming membantu Ying Hua keluar dari mobil, Aming terus berbicara panjang lebar tentang apa yang harus dikatakan nanti didepan sutradara. Yah Ying Hua tahu bahwa Aming memiliki kekhawatiran tentang dirinya yang mudah marah, dia harus mengendalikan emosinya mulai sekarang.


Saat di depan lift Ying Hua berhenti di jalannya, dia ingin sekali berbalik pergi dan mencari jalan lain saja namun suara seorang wanita membuat dirinya harus tersadar bahwa semua ini bukanlah mimpi semata.


"Kak Ying!! Ayo masuk cepat, aku sudah menahan lift nya. Ayo cepat!!" Teriak wanita itu


Ying Hua menampilkan wajah dingin kepada wanita tersebut, Ying Hua tahu bahwa dia adalah pemeran utama tapi entah kenapa melihat wajahnya seperti bermuka dua. Ying Hua pun terpaksa masuk atas dorongan Aming, tolong ingatkan kepada dirinya untuk memecat Aming setelah ini.


"Selamat siang kak Ying!"


"Haha selamat siang juga Nona Xiang"


"Kakak bisa panggil aku Ri Kui saja, kita sudah dekat bukan? Aku banyak mendengar cerita kakak dari Wang Wenxiao, dia bilang kakak selalu mencari dirinya. Itu sangat lucu dan manis!"


Haruskah aku pukul kepala belakang nya? Dimana letak manis dan lucunya? Apakah wanita ini sudah gila? Pikir Ying Hua


"Kakak Ying sedang apa disini? Apakah ingin bertemu dengan seseorang? Pacar? Ah tidak mungkin pacar, Kakak Ying hanya suka dengan Wenxiao tapi Wenxiao hmm...maafkan aku kak Ying seharusnya aku tidak membicarakan Wenxiao disini" Ungkap Xiang Ri kui merasa bersalah


Xiang Ri Kui ketakutan melihat wajah Ying Hua yang dingin dan diam sejak tadi, dia pun hanya bisa menundukkan kepalanya dan melirik dengan takut. Melihat wajah Xiang Ri Kui yang ketakutan, sang asisten Xiang Ri Kui memarahi Ying Hua dengan kasar.


"Hei Nona Ying!! Beraninya kamu menggertak artis kami, anda tidak tahu siapa Xiang? Dia adalah artis yang mengikuti audisi Hollywood! Kamu tidak bisa membuatnya takut seperti itu!"Teriak Asisten


Ying Hua menaikkan alis nya tanda tak mengerti, dari sisi mana dia menggertak wanita muda ini. Sejak tadi hanya Xiang Ri Kui yang berceloteh tanpa henti, memamerkan dirinya yang memiliki hubungan spesial dengan dua kecoak itu. Audisi Hollywood? Dia baru audisi bukan menjadi artis yang membintangi film itu? Sungguh lucu sekali Xiang Ri Kui ini?


"Aku bahkan belum menjawab satupun perkataan yang dia lontarkan, bagaimana bisa aku menggertak dia" Ungkap Ying Hua dingin


"Aku melihatnya, kamu menatap artis kamu dengan rendah. Lihat saja nanti, aku akan memberitahukan hal ini kepada Tuan Wang Chen!"


"Jangan Nian, kak Ying tidak bersalah. Ini salahku, kamu jangan sampai memberitahukan ini kepada Wang Chen." Ungkap Xiang Ri Kui sedih


"Jangan sedih Xiang, dia pasti akan mendapat ganjaran nya. Lagipula dia hanya pelacur yang suka memamerkan tubuh dan wajahnya kepada pria manapun"


Ying Hua yang sudah tak tahan lagi membalikkan tubuhnya dan menatap mata jelek asisten Xiang Ri Kui- Nian.


"Apakah kamu sedang membicarakan dirimu sendiri?" Tanya Ying Hua


"Apa maksudmu?!!"


"Lihat pakaian dan wajahmu yang menor itu, menurut mu siapa pelacur sekarang? Bagaimana bisa seorang asisten lebih memiliki penampilan yang seksi dan menggelikan dibandingkan artisnya yang berpakaian sangat tidak layak sekali. Apakah kalian sedang bertukar peran?" Tanya Ying Hua sarkas


"Kau!!! Kau!"


Saat Nian akan mencakar wajah Ying Hua, Aming yang sedari tadi hanya mendengarkan pun tidak tinggal diam. Dia dengan keras mendorong tubuh Nian menyebabkan wanita itu menabrak dinding lift cukup keras, Aming melindungi Ying Hua di belakang tubuh nya. Dia tidak akan membiarkan nona muda nya mendapatkan luka atau tidak Tuan Ying akan menghukum dirinya.

__ADS_1


"Beraninya kau seorang artis rendahan melakukan ini kepada asisten terkenal! Aku tidak akan membiarkan hal ini!"


"Nian!! Kak Ying jangan seperti ini, aku bisa memberitahukan hal ini kepada Wang Wenxiao" Ungkap Xiang Ri Kui


"Lakukan apa yang kamu mau Xiang, aku tidak perduli" Jawab Ying Hua


Pintu lift terbuka, Ying Hua pun segera keluar tanpa melihat ke belakang sama sekali. Ketika pintu lift perlahan tertutup, Ying Hua membalikkan tubuhnya dan menatap mata Xiang dengan dingin sambil mengucapkan sebuah kalimat.


"Aku pasti menang" Ungkap Ying Hua


Ying Hua menyeringai saat melihat wajah Xiang Ri Kui di detik-detik terakhir pintu lift tertutup, sepertinya Xiang Ri kui menangkap ucapan yang ia katakan. Wajah ketakutannya itu sangatlah lucu dan membuat dia merasa lebih baik.


Ying Hua pergi menuju ruangan VIP yang ditunjukkan oleh seorang pelayan, ketika dia memasuki ruangan tersebut ingin sekali dia membanting pintu ini kembali. Bagaimana bisa dunia novel ini begitu sempit? Semua pemeran yang ia benci berdengung di telinga nya seperti lalat tanpa henti. Yah lihatlah didepannya kini ada seorang pria yang paling dia hindari, sang pemeran utama Wang Wenxiao. Kenapa pria ini ada disini?


Ying Hua melirik Aming, namun Aming hanya menggelengkan kepalanya tanda tidak tahu. Yah Aming mengetahui hubungan keluarga Wang dan Ying tidaklah baik, jadi dia tidak pernah mengatur jadwal dengan perusahaan yang memiliki hubungan dengan keluarga Wang. Tapi kenapa bisa putra sulung Wang ada disini?


"Nona Ying silahkan masuk" Ungkap sang sutradara


Ying Hua pun terpaksa masuk dan duduk didepan Wang Wenxiao, dia tidak melihat ke arah pria itu sama sekali. Namun sepertinya Wang Wenxiao memiliki mata kepada Ying Hua sejak dia masuk.


"Selamat siang nona Ying, anda terlihat baik hari ini"


"Selamat siang juga sutradara Choi, anda juga terlihat luar biasa hari ini"


"Ahh...(Ying Hua menginjak kaki Aminh dibawah meja dengan high heels nya)


Aming hanya bisa menahan teriakkan nya di dalam hati, ingin sekali dia menjambak rambut nona nya ini tapi situasi sedang tidak mendukung. Bagaimana juga dia bisa tahu jika Tuan Wang adalah investor iklan ini?


"Tentu saja kami saling kenal bukankah begitu Huaer?"


Berhenti memanggil nama panggilanku, aku tidak kenal kamu sama sekali. Kenapa pria ini bisa menjadi investor? Dulu adiknya sekarang kakaknya. Aku ingin pindah planet saja.


"Entahlah, aku mengalami sedikit lupa ingatan. Aku tidak begitu merasa kenal dan dekat haha" Jawab Ying Hua


"Haha ternyata begitu, yah saya mendengar berita Nona Ying mengalami kecelakaan. Saya mendoakan yang kesembuhan nona agar bisa mengingat semuanya kembali" Ungkap sang sutradara- Choi dengan ramah


Ying Hua hanya tersenyum lembut, dia tentu saja ingat segalanya karena dia adalah pembaca novel ini. Ying Hua mengepalkan tangan nya, haruskah dia membatalkan iklan ini? Tapi iklan ini bisa membuat namanya akan naik, namun dia tidak ingin memiliki kerjasama dengan Wang Wenxiao.


Haruskah aku melakukannya? Aku harus profesional, benar aku harus profesional. Aku juga tidak bisa menghindari mereka terus menerus, aku harus melewati rintangan ini jika ingin kepuncak.


"Terimakasih karena memilih saya sebagai bintang iklan anda, saya akan bekerja keras Tuan Choi. Mohon bantuannya"


"Tentu saja saya juga memohon bantuan anda nona, ternyata anda sangat berbeda dari yang diberitakan. Anda penuh dengan semangat dan sopan santun"


Ying Hua kembali tersenyum, namun senyumnya terasa lebih kaku karena sejak tadi Wang Wenxiao menatap dirinya terus menerus. Apakah ada sesuatu di wajahnya? Atau pria itu ingin menampar dirinya karena berkata tidak kenal satu sama lain?

__ADS_1


Setelah beberapa jam berbincang dengan sang sutradara, Ying Hua akhirnya dapat bernapas lega karena pertemuan tersebut sudah selesai. Dia pun bersalaman dengan Tuan Choi, kemudian sebuah tangan terulur ke arahnya. Ying Hua menatap tangan Wang Wenxiao dengan ragu, dia pun terpaksa bersalaman dengan pria itu. Ketika dia ingin menarik tangannya pria itu menahan tangan kecilnya dan meremas dengan kuat.


"Aku mengharapkan yang terbaik dari kamu Huaer"


"Tentu saja, anda bisa mengandalkan saya Tuan Wang"


Aming yang melihat raut wajah nona nya kesakitan pun menarik tangan Ying dengan lembut, Wang Wenxiao menyeringai melihat tindakan asisten Ying Hua. Berani sekali seorang asisten melakukan hal seperti ini kepada nya.


"Asisten mu sangat berani, seharusnya kamu memecat seseorang yang tidak sopan" Ungkap Wang


"Itu urusan saya, lagipula saya menyukai pria yang berani"


Wang Wenxiao menatap dingin saat Ying Hua mengatakan bahwa dia menyukai pria asistennya itu. Pria berani? Apakah dirinya tidak berani sehingga wanita ini beralih ke pria lain dengan cepat?


"Kalau begitu saya permisi terlebih dahulu"


Ying Hua dengan cepat pergi dari tempat itu, saat dia mulai menjauh dan berada di depan lift. Dia hampir kehilangan keseimbangannya, untung saja Aming menangkap tubuhnya dengan cepat.


"Terima....Aming!!" Teriak Ying Hua saat Aming ditinju seseorang dari samping.


Ying Hua menoleh kesamping dan melihat wajah pria yang kali ini membuat nya naik pitam, sudah berapa kali kejadian seperti ini terjadi. Ketika dia bertemu dengan satu pemeran novel maka semua pemeran akan muncul, dan kali ini Wang Chen yang muncul.


"Apa yang kamu lakukan kepada asisten ku!!" Teriak Ying Hua


Ying Hua merasakan pergelangan tangannya kesakitan, dia memberontak namun kekuatan Wang Chen sangatlah luar biasa. Aming tak tinggal diam, dia kembali berdiri dan mencoba memisahkan Wang Chen dan Ying Hua karena keributan tersebut Wang Wenxiao yang tidak jauh dari sana segera datang.


"Wang Chen apa yang kamu lakukan dengannya!" Teriak Wang Wenxiao


"Wah kamu sudah mendapatkan banyak pria di sekitar mu Ying Hua, bagus sekali wanita sialan!" Bisik Wang Chen


"Lepaskan aku, aku bukan wanita sialan."


"Lepaskan nona Ying tuan Wang Chen" Teriak Aming


Aming ditahan oleh asisten Wang Chen- Lu Hongli. Kekuatan Hongli sangat kuat membuat Aming sangat kewalahan untuk melawan pria kecil didepannya ini, bagaimana bisa tuan Wang mendapatkan orang sekuat ini?.


"Lepaskan aku Wang chen"


"Ikut denganku"


Wang Wenxiao yang melihat Ying Hua ditarik paksa oleh Wang Chen pun bergegas untuk menolongnya namun beberapa pria suruhan Wang Chen menghadang Wenxiao. Wang Wenxiao berteriak keras untuk menghentikan Wang Chen namun Wang Chen tidak mendengar apapun.


Saat pintu lift akan terbuka, semua orang terdiam dengan suara lembut wanita yang datang dari belakang mereka.


"Wang Chen?"

__ADS_1


__ADS_2