
Ying Hua menatap datar pemandangan didepannya, ia kini berada di ruangan Xukai tepatnya kantor pria tak berperasaan itu. Kini pria itu menyibukkan dirinya dengan dokumen perusahaan sedangkan dia dibiarkan duduk termenung di sofa empuk ini tanpa melakukan apapun. Ying Hua merasa jengah dengan tingkah Xukai yang semakin aneh tiap harinya.
TUK TUK
Suara ketukan pintu membuat Ying Hua mengalihkan pandangannya, Xukai meminta sang pengetuk masuk. Ying Hua sedikit kaget dengan kedatangan Aming serta Bei, sepertinya perkataan Xukai sebelumnya bekerja begitu cepat. Apakah Bei mau menandatangani kontrak dengan perusahaan Xukai yang belum dikenalnya?
"Tuan saya membawa orang yang anda inginkan" Ungkap Xukai
Xukai melirik sebentar kemudian melanjutkan kegiatannya, ia berkata "Bagus, aku akan memberikan bonus untukmu"
Ying Hua menyipitkan matanya tidak suka, kenapa Aming harus diberikan bonus karena hanya membawa Bei. Kalau begitu dari awal dia membawa Bei ke perusahaan agar bisa mendapatkan uang bonus dari pria kaya itu, walaupun Ying Hua kaya dia masih memiliki jiwa kemiskinan meronta-ronta didalam tubuhnya.
"Terimakasih tuan, kalau begitu saya permisi terlebih dahulu"
Bei bingung dan melirik Ying Hua yang duduk di arah samping nya, Bei tidak mengerti dengan situasinya sekarang. Beberapa menit yang lalu Aming menariknya keluar dari kamar dan Bei tidak melihat Ying Hua serta lelaki yang tak dikenal sebelumnya, Aming mengatakan bahwa lelaki itu adalah tunangan Ying Hua sekaligus bos perusahaan nona nya. Aming meminta kepada Bei untuk membantu nona nya dengan cara melakukan kontrak dengan perusahaan tunangan Ying Hua. Bei sebenarnya sangat tidak menyukai pemikiran itu, dia senang dengan posisinya sekarang. Dia bisa melakukan apapun berdua dengan Ying Hua di dalam ruang studio nya tapi melihat situasi Ying Hua yang tersudut, Bei terpaksa membantu nya.
"Saya...Tujuan saya datang kesini untuk melakukan kontrak dengan perusahaan anda, walaupun saya tidak memiliki kemampuan yang mumpuni. Saya yakin bisa membimbing nona muda Ying untuk mendapatkan tempat pertama dengan lagu buatan saya Tuan"
Xukai menghentikan gerakannya, ia menatap Bei dari atas ke bawah kemudian menyeringai kecil. Tentu saja Ying Hua melihat seringai pria itu, Xukai sepertinya merendahkan kemampuan Bei. Ying Hua tidak bisa membiarkan hal itu, Bei adalah harta penemuannya yang berharga.
__ADS_1
"Benar, Bei adalah produser lagu yang mampuni. Aku pernah mendapatkan tempat pertama dengan lagunya beberapa waktu lalu dan menyapu semua tangga lalu" Bela Ying Hua
"Hmm benarkah? Tapi aku tidak tahu itu lagu apa" Jawab Xukai
"Apakah kamu pernah mendengarkan lagu? Aku tidak yakin kamu bisa mendengarkan seni" Sengit Ying Hua
"Ahh benar, aku pernah mendengarkan lagu mu "Pretty Killer" bukan? Itu hanya lagu yang bertahan selama beberapa jam, besoknya hanya bertahan satu jam kemudian menghilang tanpa jejak. Apakah itu sebuah prestasi nona muda Ying?" Balas Xukai datar
Ying Hua mengepalkan tangannya, ia merasa direndahkan oleh Xukai yang hanya seorang pemilik perusahaan. Orang ini sama sekali tidak memiliki seni? Bagaimana dia bisa mengkritik lagu nya serta dirinya?
"Jangan berkata kamu seolah-olah tau tentang dunia seni tuan muda Mao" Tekan Ying Hua
"Saya bernama Bei Tuan...Dan jawaban anda tidak sepenuhnya salah tapi lagu yang aku buat untuk nona Ying adalah sebuah gebrakan untuknya, selanjutnya saya yakin publik akan merasa tertarik dengan musik nona Ying" Jawab Bei
Ying Hua yang merasa dibela oleh Bei mengangguk bangga, pria ini hanya tahu bisnis dia sama sekali tidak memiliki sense seni. Bagaimana dia bisa menyamakan seni dan uang, benar-benar membuat Ying Hua emosi.
"Baiklah, buatkan dia lagu yang dia inginkan dan biarkan lagu yang aku inginkan untuknya"
"Apa-apaan itu Xukai? Ini comeback ku, kamu tidak bisa ikut campur" Tekan Ying Hua
__ADS_1
"Tentu saja aku bisa, aku bos perusahaan ini" Ungkap Xukai sambil menyeringai
Dia menikmati kemarahan ku, menyebalkan!
"Terserah saja, lakukan yang dia inginkan Bei. Kita harus buktikan kepada nya bahwa lagu ciri khas kita akan mengalahkan lagu yang ia inginkan" Ungkap Ying Hua sambil menunjuk wajah Xukai penuh kekesalan
"Jangan marah sayang, aku hanya ingin mengembangkan seni dan bisnis kita dalam satu jalur"
"Jangan panggil aku seperti itu"
"Pergilah ke lantai 5, cari ruangan studio 2. Itu ruangan studio ku, kalian bisa menggunakannya nya." Ungkap Xukai sambil memeriksa dokumen
Tumben dia tidak ikut? Apakah dia mempercayai aku dan Bei berdua saja? Tadi dia kelihatan seperti cemburu? Ahh...Apa yang aku pikirkan? Bagaimana bisa pria iblis ini cemburu? Ying Hua jangan tertipu itu pasti bagian dari rencananya. Aku tidak boleh kalah!
"Baiklah, kami akan pergi"
Ying Hua dan Bei pergi meninggalkan sosok Xukai sendirian, Xukai mendorong Punggungnya kebelakang tak lupa seringai nya seperti serigala muncul sambil menatap pintu tempat Ying Hua keluar.
"Ahh...ini sangat seru"
__ADS_1