Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Ketakutan Oleh Sosoknya


__ADS_3

"Maaf sepertinya hari ini aku tidak enak badan, aku akan pergi terlebih dahulu selebihnya kalian bisa membicarakan hal ini kepada asistenku" Tidak menunggu jawaban orang-orang yang berada di dalam ruangan itu, Ying Hua langsung bergegas pergi.


Di belakangnya teriakan sutradara dan para pria terus berdatangan, tapi Ying Hua tak berbalik. Dia hanya ingin pergi secepat mungkin dari tempat itu, entah kenapa tubuhnya tak dapat dikendalikan sama sekali.


Sangat aneh, benar-benar sangat aneh. Kenapa tubuhku sangat takut dengan pria bernama Wang Chen itu, dalam novel tak pernah disebutkan tentang pria ini. Siapa dia sebenarnya? Kenapa dia begitu menakutkan bagiku?


Ying Hua merasa ragu sekarang apakah dia melupakan sesuatu yang diceritakan dalam novel, dia sudah membaca seluruh bab novel ini berulang kali namun tak pernah disebutkan satupun tentang pria bernama Wang Chen itu, apa dia benar-benar saudara kandung dari Wang Wenxiao? Tapi kenapa penulis novel tak pernah menyebutkan nama itu sama sekali, bahkan tubuhnya sekarang begitu ketakutan ketika membayangkan sosok pria itu lagi.


Ying Hua bergegas keluar dari Luwei, tetapi mobil hitam di luar pintu menghentikannya. Pintu belakang mobil itu terbuka tiba-tiba, tatapan dingin Wang Chen menyapu seluruh tubuh Ying Hua membuat Ying Hua hampir kehilangan keseimbangan tubuhnya.


"Kamu jangan mencoba untuk melarikan diri lagi"


"Nona Ying, Tuan saya ingin berbicara dengan Anda silahkan masuk kedalam mobil" Ucap asisten Wang Chen yaitu Lu Hongli dengan sopan berada disamping Ying Hua dan mengangkat tangan kanannya untuk menyambut tangan Ying Hua.


Siapa sebenarnya orang-orang ini, aku sama sekali tidak mengenal mereka, kenapa aku harus mengikuti kedua orang yang tak kukenal sama sekali. Lagipula pria itu terlihat tidak ramah, aku yakin aku akan mati ditangannya dalam sekejap. Ayolah Ying Hua berapa banyak musuh yang kamu punya sebenarnya? bisakah kamu membiarkan aku hidup tenang sekali saja. Sialan


Ying Hua mundur selangkah dia berkata dengan lembut " Maafkan aku tuan tapi aku berkendara sendiri kesini, jadi tidak perlu. Jika ingin berbicara denganku silahkan membuat janji dengan asisten ku terlebih dahulu. Aku harus pergi, maaf"


Ying Hua mencoba pergi namun Lu Hongki mencegah ia pergi dengan melangkah didepannya.

__ADS_1


"Nona Ying, Tuanku hanya ingin berbicara sebentar dengan anda. Dia hanya ingin mengingat masa lalu kalian bersama, lebih baik anda menyetujui nya, ada banyak orang disini dan anda tidak ingin kami melakukan hal-hal yang tidak kamu inginkan bukan? Bisa saja esok pagi akan ada berita tentang nona Ying yang mencoba kasar kepada seorang pria muda seperti saya, menurut anda publik akan membela nona Ying atau membela saya?" Bisik Lu Hongki


Ying Hua gemetar ketakutan, dia sudah memiliki perasaan tidak menyenangkan dengan pria itu dan benar saja pria ini bukanlah orang sembarangan, bahkan asistennya dapat menakuti dirinya. Ying Hua ingin pergi namun dia tak tahu harus melakukan apa untuk kabur dari situasi tersebut.


Ying Hua melirik kedalam mobil, tatapan pria itu masih bernaung kepadanya. Ying Hua menghela napas, jika pria ini berbuat hal-hal yang buruk kepadanya dia akan melawan balik, Ying Hua menggertakkan giginya dengan kuat dan masuk kedalam mobil Wang Chen.


Lu Hongli menutup pintu dengan keras, membuat Ying Hua terkaget karenanya.


Dasar tidak sopan, kedua orang ini benar-benar sangat menyebalkan.Pikir Ying Hua


Lu Hongli segera mengemudi, dia menatap ke kaca spion. Sebenarnya Lu Hongli tidak mengetahui siapa wanita yang duduk disamping tuannya itu..


"Penthouse ku" Wang Chen berbicara sambil memainkan teleponnya


Penthouse!! Lu Hongli terkejut, boss nya tidak pernah membawa seorang wanita ke penthouse pribadi miliknya bahkan Lu Hongli sendiri tak pernah menginjakkan kakinya kedalam penthouse boss nya selama dia mengabdi. Sepertinya wanita itu memiliki latar belakang yang sangat luar biasa hingga memiliki keberuntungan bisa menduduki mobil tuannya dan pergi kedalam penthouse nya.


Ying Hua disisi lain merasa sangat cemas, pria disampingnya bukanlah orang yang ia kenal tapi kenapa tubuhnya merasa sangat mengenal pria ini. Namun kenapa Pria bernama Wang Chen ini membawanya ke penthouse pribadi miliknya, Ying Hua merasakan keringan dingin membasahi tubuhnya tanpa henti.


Apa yang harus aku lakukan? Aku tidak mempelajari bela diri sama sekali, baru pertamakali aku sangat ketakutan. Pria ini pasti memiliki peran penting didalam hidup Ying Hua, tapi novel itu tak pernah menyebutkan bahwa Ying Hua memiliki pria lain. Ying Hua berpikir dengan keras, dia menyadari bahwa novel ini sebenarnya belum sampai diakhir cerita karena penulis itu Hiatus, jika penulis melanjutkan ceritanya pasti dia akan menceritakan siapa pria bernama Wang Chen ini. Akhhh seharusnya aku tidak membacanya malam itu....

__ADS_1


Sementara Ying Hua gelisah, Wang Chen begitu tenang dan tak terusik dengan keberadaan Ying Hua disampingnya.


"Kemana Anda membawa saya pergi sekarang? Tuan saya harus segera pulang, keluarga saya akan mencari saya" Ucap Ying Hua sopan


Wang Chen mengerutkan dahinya, dia merasa kesal karena Ying Hua mengganggu pekerjaannya. Wang Chen pun mengabaikan Ying Hua dan melanjutkan kembali pekerjaan yang ia lakukan. Melihat Wang Chen mengabaikannya, Ying Hua semakin panik. Seharusnya dia kabur tadi atau dia menelepon kakaknya, Ying Hua merasakan aura yang berbahaya dari Wang Chen.


Ying Hua tak bisa mengelak bahwa dirinya sangat ketakutan, Ying Hua kembali mengeluarkan keberaniannya dan bertanya kepada Wang Chen.


"Kemana kamu membawa aku pergi?!! Ingat aku adalah idol yang terkenal, jika sesuatu terjadi kepadaku. Keluargaku tidak akan tinggal diam!"


Udara di dalam mobil tiba-tiba turun begitu rendah, Lu Hongki berkeringat dingin. Wanita itu melakukan sesuatu yang gila dengan berteriak kepada Tuannya.


Seketika pandangan Wang Chen yang sedari tadi berada di teleponnya bergeser ke arah Ying Hua, dia tersenyum begitu menyeramkan dan berbahaya " Ying Hua bukankah Anda tahu sebenarnya kemana kita akan pergi?"


"Wang Chen!!!"


Ying Hua sangat terkejut karena mulutnya tiba-tiba bergerak sendiri tanpa ia bisa kendalikan. Ying Hua menyadari bahwa Ying Hua sebelumnya sangat mengenal pria yang berada dihadapannya ini, bahkan saat berada disamping pria ini Ying Hua tak dapat mengendalikan tubuhnya dengan baik.


Apakah Ying Hua sebelumnya masih hidup? Aku merasa tidak dapat mengendalikan tubuhku dengan benar dihadapan Wang Chen, aku bahkan berteriak tanpa aku inginkan. Ying Hua apakah anda benar-benar ketakutan dengan pria ini sehingga arwah anda mencoba untuk keluar dan mencabik-cabik pria berbahaya ini. Apa hubungan kamu sebenarnya dengan dia Ying Hua...Tolong katakan kepadaku, agar aku bisa membantumu

__ADS_1


__ADS_2