
Ying Hua menatap kepergian Wang Wenxiao dengan kesal, ia merutuki takdir nya sebagai pemeran antagonis dalam novel ini. Ying Hua memutuskan untuk menunggu di pinggir trotoar, dia tak bisa meminta bantuan siapapun karena dirinya tak mengenal dengan baik orang-orang dalam novel ini.
Lain kali aku akan menghapal nomor keluargaku, betapa bodohnya kamu Ying Hua.
Ying Hua memeluk tubuhnya yang tersentuh angin malam, ia menatap ke atas langit dengan perasaan gundah. Ying Hua berpikir apakah dirinya akan tetap berada di dunia ini atau dia dapat kembali ke dunia aslinya.
Suara teriakan barinton terdengar jelas didekat Ying Hua, Ying Hua mencari sumber suara itu dan menemukan kakaknya Ying Jiazhen sedang berteriak ke arahnya. Ying Hua kesenangan hingga berlari dan memeluk Ying Jiazhen.
"Akhirnya aku menemukan mu"
"Darimana saja kamu!! Ayah dan Ibu mengkhawatirkan mu, bahkan ibu menangis dirumah karena handphone tak bisa dihubungi sama sekali!" Teriak Ying Jiazhen
"Ah...I..Itu...."
"Sudah katakan saja nanti, lihatlah kamu tidak menggunakan sepatumu. Kenapa kamu berpakaian minim di malam yang dingin ini?"
"Aku sedang menemui sutradara iklan lalu aku tersesat. Benar! Aku tersesat ketika berjalan sendirian"
"Tersesat? Kami tersesat hingga ke hotel milik keluarga mu sendiri" Ungkap Ying Jiazhen bingung
Ying Hua mengedipkan matanya berulang kali, dia pun melirik ke samping dan menatap sebuah bangunan menjulang tinggi dengan sebuah nama yang tertera besar di atas bangunan itu "Ying Hotel". Ying Hua kembali merutuki kebodohannya, kenapa dia tak dapat melihat nama keluarganya sebesar itu disana.
"Aku tidak tahu kalau ini hotel keluarga kita haha"
"Sudahlah, ayo kita pulang. Ibu pasti sangat mengkhawatirkan putri manja kesayangannya ini"
"Kakak!!"
Ying Jiazhen mengelus kepala Ying Hua dan mengantarkannya ke dalam mobil miliknya. Ying Hua akhirnya merasa lebih baik setelah menemukan Ying Jiazhen, pria disampingnya ini seperti yang diuraikan oleh penulis. Seorang pria yang baik hati dan bertanggungjawab, walaupun dia kasar dia sangat menyayangkan keluarganya. Ying Hua dapat merasakan cinta seorang saudara dari Ying Jiazhen walaupun Ying Jiazhen terkadang sangat menyebalkan untuknya.
Sesampainya di rumah, Ibu Ying Hua memeluk anaknya dengan erat. Ying Hua melihat mata ibunya yang membengkak dan merasa bersalah karena hal itu, ia pun membalas pelukan ibunya dan menenangkan nya.
__ADS_1
"Ibu tenanglah, aku baik-baik saja"
"Syukurlah putri cantik ibu baik-baik saja. Bagaimana dengan iklan itu? Kalau kamu tidak lolos biarkan saja, kakakmu akan mencarikan yang lebih baik dari itu"
Ying Hua hampir meneteskan air matanya, bagaimana bisa Ying Hua yang dulu begitu naif dan bodoh karena mencintai Wang Wenxiao. Lihatlah keluarga miliknya bahkan dia dapat membintangi sebuah iklan dengan mudah karena kekuasaan ini. Ying Hua tak dapat membayangkan jika ia hidup seperti ini di dunianya dulu, pasti dia tak perlu bersusah payah menguras keringa setiap harinya.
"Itu masih dibicarakan ibu, tenang saja aku bisa mengatasinya"
"Baiklah kalau begitu, lihatlah kakimu terluka. Pelayan tolong ambilkan obat-obatan"
"Ibu ini bukanlah apa-apa, hanya luka gores saja"
"Tidak biarkan ibu yang mengobatinya. Jiazhen kamu dapat beristirahat sekarang, maaf karena ibu menyusahkan mu"
"Tidak ibu, aku menemukan dia di hotel keluarga jadi itu tak menyusahkan sama sekali. Ingat ibu harus beristirahat juga"
Jiazhen pergi menaiki tangga menuju kamarnya. Ying Hua merasa hangat diperlakukan baik oleh keluarganya bahkan bisa dikatakan bahwa mereka semua bukanlah keluarga aslinya. Ying Hua tanpa sadar meneteskan air matanya saat ibunya mengoleskan salep ke tumit kakinya yang terluka.
Ying Hua menggelengkan kepalanya, dia tidak merasakan sakit karena salep tersebut tapi dia merasa sangat tersentuh oleh perlakuan ibunya yang sangat lembut. Melihat ibunya yang begitu baik membuat Ying Hua membulatkan tekadnya untuk menjauh dari keluarga Wang. Dia tidak akan melakukan iklan dengan keluarga itu, dia berjanji untuk tidak terlibat dengan Wang Wenxiao lagi.
Ini sudah lebih baik sejak aku mulai menjauhi Wang Wenxiao. Setidaknya aku harus menjauh sampai pemeran utama wanita muncul. Jika umurku sekarang berkisar 20 tahun berarti pemeran utama wanita akan muncul setahun lagi, aku akan berusaha menghindar dari Wang Wenxiao.
Keesokan paginya Ying Hua bersiap-siap untuk pergi latihan menari, tiba-tiba handphone baru miliknya berbunyi. Handphone ini adalah pemberian ibunya kemarin malam, Ying Hua sangat takjub dengan kekayaan keluarga Ying. Dalam sekejap saja handphone baru sudah berada ditangannya.
Di layar handphone tertera nomor yang tak ia kenal, Ying Hua hanya menyimpan nomor keluarganya. Ying Hua memutuskan untuk menerima panggilan tersebut mungkin saja ada hal penting.
"Nona Ying Hua?"
"Ya, siapa?"
"Nona ini kami dari pihak perusahan Wang memberitahukan bahwa nona lolos dalam seleksi iklan kami, silahkan datang ke kantor kami siang nanti"
__ADS_1
Ying Hua menjauhkan handphone nya, dia mengerutkan dahinya merasa ngeri dengan pihak Wang. Ying Hua baru saja mengganti nomornya tadi malam namun beberapa jam saja perusaahan Wang mampu menemukan nomor barunya. Ying Hua dibuat merinding oleh tingkah mereka.
Apakah dalam novel semuanya begitu mudah? Novel ini semakin lama semakin aneh saja.
"Maaf tapi aku tidak akan menerima tawaran iklan itu, silahkan cari saja model yang lain"
Di ujung panggilan Ying Hua tak mendengar jawaban apapun dari pihak Wang. Dia akan memutuskan panggilannya namun pihak Wang kembali mencoba untuk mengancamnya.
"Kalau anda menolak ini kami akan mengenakan denda kepada anda."
"Baiklah, kenakan saja aku denda itu. Lagipula masih banyak model lain yang bisa kalian gunakan, kenapa harus aku yang amatir dan mempunyai berita buruk setiap harinya!! Cari saja yang lain aku tidak peduli dengan kalian, persetan dengan iklan itu!!"
Ying Hua menutup panggilannya, dia merasakan kemarahan memuncak dihatinya. Keluarga Wang hanya bisa mengancam dirinya terus menerus, bukankah pria itu kemarin mengatakan bahwa dia harus menjauhi keluarganya. Lihatlah sekarang dia melakukan tindakan yang menjengkelkan, apa sebenarnya yang diinginkan pria bernama Wang Chen itu.
Aku akan gila lama-lama menghadapi Wang Chen, entah kenapa dia lebih sulit dihadapi daripada Wang Wenxiao. Tabiat mereka sangatlah berbeda, yang satu keras dan dingin, yang lainnya lebih lembut dan misterius.
Ying Hua memasukkan handphone nya kedalam tas dan segera beranjak dari kamarnya, ia berharap hari ini semuanya berjalan lebih baik.
Perusahaan Wang
"Tuan, itu...Nona Wang menolak untuk menerima tawaran iklan kita, dia bahkan mengatakan akan membayar dendanya"
Wang Chen mengetuk jari-jari nya di meja, dia menatap kedepan dengan dingin. Wanita itu kemarin telah membuat masalah untuk kakaknya, kakaknya menukar mobil untuk mengantarkan wanita itu pulang. Wang Chen akan membalas perbuatan Ying Hua.
"Denda dia sebanyak 90.000 Yuan"
"90.000 Yuan tuan?!!!"
"Apakah kamu tidak mendengar ku?!!"
"Ahh..Baiklah saya akan melakukannya, kalau begitu saya permisi terlebih dahulu" Salam sekretaris Wang Chen yang keluar tergesa-gesa dari ruangannya.
__ADS_1
Kali ini aku tidak akan melepaskan mu, kamu lah yang memulai masalah lebih dulu Ying Hua