Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Pernyataan Jiazhen


__ADS_3

Diatas tempat tidur terbaring sosok Jiazhen yang penuh dengan balutan perban, Ying Hua memicingkan matanya ke arah Xukai, dia sudah menduga jika kakaknya tidak dalam keadaan baik. Xukai hanya memasang wajah datar dan tidak memperdulikan tatapan Ying Hua yang tajam.


"Sudah aku duga kakakku hampir mati ditangan mu"


"Aku tidak melakukan apapun"


"Benarkah? Tapi kenapa kakakku menjadi jelek?"


Xukai menatap wajah Jiazhen sambil menyeringai "Dia sudah jelek sejak dulu"


"Jika kamu mengejek kakakku lagi....Aku akan membuat wajahmu lebih parah dari ini"


Xukai hanya menaikkan alisnya tak perduli, dia kemudian duduk di sofa ruangan itu dengan santai sementara Ying Hua menggenggam tangan Jiazhen erat. Untungnya Jiazhen masih hidup walaupun memiliki luka yang cukup berat.


"Ughh"


"Kakak?!! Kakak apakah kamu baik-baik saja? Apakah sakit?"


"Huaer? Ughh kepalaku sangat sakit, a..apa yang terjadi? Bagaimana kamu bisa ada disini dan ini dimana?"


"Kakak tenanglah, aku datang untuk membantu kakak dari jeratan pria disana"


Jiazhen mengarahkan matanya ke tempat yang ditunjuk Ying Hua, ia dengan cepat tersadar dan menarik Ying Hua mendekat "Xukai! Adikku tidak ada hubungannya dengan urusan kita, lepaskan adikku sekarang!"


"Jiazhen kamu memang sangat hebat, baru bangun saja sudah berteriak seperti itu."


"Dasar pria brengsek, sudah aku katakan kematian adikmu atau wanitamu itu tidak ada hubungannya dengan keluarga ku ataupun aku. Kami benar-benar tidak tahu apapun"


"Walaupun begitu kamu tahu ceritanya kan?" Tanya Xukai dingin


Jiazhen menundukkan kepalanya, ia memang tahu cerita itu dari Yangyang tapi dia tidak membela ataupun melindungi YangYang dari Xukai. Tentu saja mereka masih berteman sekarang karena masalah bisnis, jika bukan karena itu pertemanannya dengan YangYang sudah putus setelah kejadian itu.


"Aku tahu tapi aku tidak membelanya sama sekali"

__ADS_1


"Tapi kamu berteman dan akrab dengan penjahat itu, sedangkan kamu memusuhi ku"


"Xukai aku tidak memusuhi mu, tapi kamu yang menjauh dan mengasingkan diri bahkan aku pernah datang ke villa mu dan semua orang mengusirku. Bagaimanapun kita dulu teman dan aku tidak membenarkan perbuatan YangYang"


Apa yang terjadi sebenarnya? Apa yang mereka bicarakan saat ini? YangYang? Apakah pria itu juga ada hubungannya dengan yang terjadi sekarang?


Xukai berdiri dan melangkah keluar tanpa sepatah katapun meninggalkan Jiazhen yang kini merasa bersalah.


"Kakak....Apa yang terjadi? YangYang? Apa hubungannya dengan semua ini?"


"Huaer kamu lebih baik tidak tahu, kita harus keluar dari sini. Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan dilakukan orang itu kepada kita"


"Aku harus tahu, Xukai mengatakan aku mirip dengan wanita nya tapi dalam nuansa yang berbeda. Apakah itu benar?"


Jiazhen terdiam sambil menatap Ying Hua, ia pun menghela napas lelah dan memejamkan matanya. Dia tak menduga peristiwa seperti ini akan datang kepada keluarga nya.


"Maafkan aku Huaer, tapi kamu memang mirip dengan wanita itu."


"Siapa wanita itu?!! Katakan kepadaku! Jangan buat aku menjadi seperti ini, aku sudah terlibat sekarang!"


"Baik...Xukai dulu memiliki seorang wanita bernama Shisi, mereka sudah menjalani hubungan selama 5 tahun dan seluruh negeri ini tahu akan hal itu. Tapi yang aku dengar Shisi merupakan wanita milik YangYang yang digunakan untuk memantau Xukai dan perusahaan nya. YangYang...Pria bodoh itu mengincar perusahaan dan kekayaan Xukai. Pada akhirnya menjadi seperti ini"


"Lalu apa hubungannya dengan kita? Ini masalah mereka berdua?"


"Bagaimanapun kami bertiga bersahabat, tapi aku malah berteman dengan YangYang yang pada nyatanya telah mengkhianati tali persahabatan ini. Xukai merasa dikhianati oleh tindakanku, tapi bisnis tetaplah bisnis. Aku tidak bisa melepaskan perusahaan besar YangYang"


"Apakah kamu bodoh kak? Masih banyak perusahaan besar yang bisa kita ajak bekerjasama!"


"Kamu tidak tahu keadaan kita saat itu Huaer, kita hampir bangkrut dan perusaahan YangYang yang mengulurkan tangan terlebih dahulu. Jadi mau tidak mau aku harus menerimanya bukan?"


Ying Hua terdiam, kenapa cerita seperti ini tidak dijelaskan dalam novel? Apakah ini novel percintaan atau novel balas dendam? Sekarang ia sudah terlibat dengan antagonis jahanam itu, apakah dia bisa bertahan hidup sekarang?


"Lalu....Bagaimana dengan wanita itu?" Tanya Ying Hua

__ADS_1


"Dia sudah lama mati"


"Mati? Bagaimana wanita itu bisa mati? Bukankah ada dua pria yang mencintainya?"


Jiazhen tertawa kecil dan menatap Ying Hua datar "Xukai membunuhnya"


DEG


Ying Hua terdiam, Xukai lebih dari antagonis dia adalah tyrant yang akan membunuh siapapun menghalangi dan mengkhianati dirinya. Bagaimana bisa ia membunuh wanita yang ia cintai? Ying Hua mengingat kembali tatapan Xukai setelah ia bangun, dia yakin itu tatapan cinta sekaligus kebencian. Ying Hua tidak suka dengan posisi nya sekarang, ia menyadari kenapa Yangyang dan Xukai bisa bersikap baik kepadanya...Itu semua karena wajah yang ia miliki mirip dengan Shisi.


...----------------...


Ying Hua kembali ke ruangan nya dengan wajah mendung, ia mencoba memilah semua informasi yang telah didapatkan. Xukai memusuhi keluarganya karena mereka dekat dengan YangYang, YangYang adalah pelaku kenapa Xukai melakukan balas dendam. Tapi Shisi? Karena dia mirip Shisi mereka mencoba mendapatkan dirinya? Ying Hua sangat benci jika dirinya dimiripkan dengan seseorang.


"Ahh kenapa cerita ini semakin rumit"


Ying Hua kini sadar dirinya sudah mendekati semua pemeran pria, mungkin dia bisa membangun Harem sekarang jika semua pria itu tidak memiliki sifat aneh dan psikopat. Wang Chen yang bucin akut yang sekarang mulai bersikap aneh kepadanya, Wang Wenxiao si percaya diri, YangYang si misterius + tidak bisa dipercaya, dan yang terakhir Xukai si pemaksa dan psikopat gila. Kenapa tidak ada yang normal diantara mereka? Ahh satu lagi Ying Jiazhen si bodoh...Kenapa dia bisa mendapatkan kakak yang bodoh seperti itu? Bukankah lebih baik bangkrut dan tunggu dia transmigrasi ke dalam tubuh ini maka keluarga mereka akan jadi kaya!


Ahh aku lebih tidur saja, memikirkan para pria gila itu membuat ku pusing.


...----------------...


"Disini!! Ini mobil milik nona Ying!" Teriak Aming kepada para pengawal


Aming memeriksa dalam mobil dan tidak menemukan ponsel milik Ying Hua, gadis bodoh itu selalu berbuat sesuka hati tanpa tahu akibat nya. Apakah dia mencoba menjadi pahlawan? Apakah dia tidak tahu siapa musuhnya sekarang?


"Lihat disini! Ini jejak kaki! Mungkin saja nona memasuki hutan" Ungkap salah satu pengawal


"Ayo masuk kedalam, kita harus menemukan nona dan tuan muda secepat mungkin" Teriak Aming


"Baik"


...----------------...

__ADS_1


Xukai memandang langit malam dengan wajah dingin, ia memejamkan matanya ketika mengingat kembali perkataan Jiazhen. Saat ia membuka mata wajah cantik Ying Hua memenuhi penglihatan nya, walaupun wajah mereka mirip entah kenapa Xukai tak memiliki niat untuk membunuh gadis itu?


Aku harus menghilangkan keberadaan gadis itu atau rencana ku semua akan hancur.


__ADS_2