
Suara ponsel Xukai berbunyi, ia melihat siapa yang memanggilnya tak lain adalah Shishi. Dia pun menolak dan langsung mematikan ponselnya, dia memandang sosok wanita di atas tempat tidur dengan wajah pucat. Xukai tak bisa mengelak lagi, hatinya benar benar hancur saat Ying Hua melakukan perbuatan gila tersebut. Kini, dia tahu bahwa dia mencintai wanita gila ini. Apa yang ia harus lakukan dengan kegilaannya itu?
---
Ying Hua membuka matanya perlahan, dia menatap langit langit rumah sakit dengan wajah bingung. Apa yang terjadi dengannya? Dia hanya mengingat bahwa dia akan pergi ke perusahaan Xukai untuk membuat perhitungan, lalu kenapa dia berbaring dengan seluruh tubuhnya sangat sakit. Apakah dia mengalami kecelakaan?
"Air" Ucap Ying Hua parau
Tenggorokannya terasa sangat kering, berapa hari dia tidak meminum air? Ying Hua baru menyadari bahwa dirinya berada di rumah sakit. Sepertinya dia membawa mobil dan mengalami kecelakaan, seharusnya dia tidak menolak ketika Aming ingin membantunya. Benar- benar memalukan sekali
"Tu..Tuan, nona sudah bangun" Ungkap Jianlin yang baru memasuki kamar Ying Hua dirawat
Ying Hua melirik kearah pintu dan mengerutkan keningnya saat melihat Jianlin, kenapa orang itu ada disini? Dan dia pasti telah memanggil Xukai, jadi kenapa Xukai bisa berada disini? Dimana keluarganya? Apakah berita dia kecelakaan tidak ada? Apa yang terjadi?
Suara langkah kaki tergesa-gesa memasuki ruangan tersebut, Xukai bergerak cepat ke Ying Hua dan berkata " Panggil dokter"
"Baik tuan"
"Ke..kenapa kamu ada disini? Apa yang terjadi?" Tanya Ying Hua
"Jangan berbicara"
Xukai melihat bibir pecah Ying Hua dan segera mengambilkan air, Ying Hua melihat Xukai mengarahkan air kemulutnya dengan kekuatan yang ada Ying Hua mengangkat tangannya dan menampar gelas tersebut hingga membasahi pakaian Xukai.
"Aku belum selesai denganmu, beraninya kamu mengambil orangku"
Xukai mengambil pecahan gelas tanpa berbicara, Ying Hua melihat hal tersebut dengan bingung. Kenapa Xukai tidak marah kepadanya atau mengancamnya? Biasanya pria ini selalu mengancam, Ying Hua kembali melihat sosok Xukai yang tak terawat. Janggut kecil terdapat di wajah tampan itu, rambutnya biasa sangat mengkilap sekarang sangat berantakan dan tidak terawat, terlihat kantung mata di kedua mata yang selalu dingin itu. Ada apa dengan pria ini? Apakah terjadi sesuatu padanya?
Suara pintu terbuka membuat Ying Hua menelan kembali pertanyaannya, dokter melangkah ke arah Ying Hua dan memeriksanya dengan cermat "Sepertinya nona Ying perlu beristirahat lebih banyak, beberapa luka nya belum kering dan bagian belakang kepalanya perlu pemeriksaan berkala. Anda harus memerhatikan pola makanan nona Ying, untuk saat ini tubuhnya perlu yang kaya nutrisi."
__ADS_1
Jianlin berterimakasih kepada dokter dan segera pergi keluar ruangan untuk memberikan waktu berdua nona Ying dan tuannya, mereka harus membereskan kesalahpahaman yang terjadi.
Setelah ditinggalkan oleh dokter dan Jianlin, keduanya terdiam cukup lama. Ying Hua memandang ke sisi jendela dengan raut wajah penuh tanya, dia ingin tahu apa yang terjadi kepadanya? Kenapa bukan keluarganya yang berada disini, kenapa Xukai disini? Tapi kemarahannya kepada Xukai membuat dia bungkam.
"Kamu harus minum air" Ungkap Xukai
Ying Hua mengerutkan kening, apakah ia salah dengar sekarang? kenapa Xukai bersikap baik? Apa yang diinginkan pria ini?
Xukai kembali mengambil air dan meminta Ying Hua meminumnya, Ying Hua melirik gelas yang terulur kepadanya. Dia sedikit menurunkan ego nya karena dirinya benar benar haus. Setelah meminumnya, Ying Hua memandang Xukai yang kini menatapnya, Ying Hua pun mengalihkan matanya dengan cepat.
"Apa yang terjadi? Apakah aku kecelakaan? Apakah keluargaku tahu?" Tanya Ying Hua
"Apakah kamu tidak ingat?" Tanya Xukai bingung
"Apa? Aku kecelakaan mobil? Berikan ponselku, aku harus menguhubungi Aming"
"Kamu benar benar tidak ingat?"
Xukai terdiam, dia pun menjawab " Kamu tidak kecelakaan mobil, kamu lompat dari gedung perusahaanku"
"Apa?!!" Teriak Ying Hua
Ying Hua sangat terkejut dengan jawaban Xukai, dia melompat dari gedung perusahaan Xukai? Apakah pria ini mencoba menakutinya? Kenapa juga dia melakukan hal gila seperti itu?
"Jangan membohongiku, tidak mungkin aku melakukan hal seperti itu" Bantah Ying Hua
"Jadi kamu tidak ingat sama sekali? Sepertinya kepalamu terbentur keras"
"Kalau aku lompat dari gedungmu pasti aku sudah mati" Kesal Ying hua
__ADS_1
"Yah, kamu cukup beruntung karena pegawaiku sedang membersihkan jendela waktu itu, jika tidak kamu sudah mati"
"Aku tidak percaya"
"Kamu bisa melihatnya nanti melalui cctv perusahaan, untuk saat ini kesehatanmu yang terpenting"
Ying Hua melipat kedua tangannya di dada memandang sengit Xukai "Jika aku melakukan itu pasti karena kamu, aku tidak ingat tapi mungkin sisi lain dari diriku benci dengan mu, kamu memanfaatkan orangku untuk wanita itu!"
"Baik, aku akan membicarakan semua rencana ku kepadamu. Jadi bisakah kamu sehat terlebih dahulu?"
Ying Hua menurunkan tangannya saat melihat tatapan menyedihkan Xukai, apakah pria ini salah minum obat atau dia juga ikut lompat bersamanya. Kenapa sangat berbeda dengan Xukai yang ia kenal?
---
Ying Hua asli tersenyum senang saat mleihat hasil karyanya didepan laptop, penulis N memandanga Ying Hua penuh kebencian. Gara gara wanita gila ini plot nya telah berubah " Kamu! Bagaimana bisa kamu membuat karakter CEO-ku yang dingin menjadi pria lembut menjijikkan seperti ini"
"Dingin? Semua gadis menyukai pria lembut perhatian, aku akan menyetujui jika kamu mengubah sifat nya" Balas Ying Hua asli
"Semua gadis? Itu hanya keinginanmu" Balas penulis N kesal
"Pantas saja kamu tidak punya pacar, lihat! Kamu bersikap dingin layaknya iceland"
Penulis N mengerutkan kening, Iceland merupakan pulau hijau kenapa wanita ini bodoh sekali "Jika kamu tidak tahu tentang dunia ini, baca lebih banyak ensiklopedia. Bodoh sekali mengatakan iceland itu dingin padahal yang dingin itu greenland"
"Bukankah dia dinamakan iceland karena pulau es?" Tanya Ying Hua
"Idiot"
"Kamu yang idiot! Dasar penulis idiot!"
__ADS_1
----