Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Bing Bing Hancur


__ADS_3

Ying Hua kini menatap handphone nya yang sejak tadi berbunyi tanpa henti, tentu saja Ying Hua tak akan pernah mengangkat panggilan orang itu "Wang Wenxiao". Bagaimana bisa manusia narsis itu memiliki nomor teleponnya? Apakah ini adalah nomor yang telah disimpan oleh Ying Hua dulu? Haruskah ia mengganti nomor teleponnya?


Kenapa sih dia menelepon malam-malam begini, tidak punya kerjaan saja!


Akhirnya panggilan telah berhenti dengan gesit YIng Hua mematikan handphone nya, dia bernapas lega karena menghilangkan hama kotor itu. Mendengar namanya saja membuat darah tinggi Ying Hua kambuh, kedua saudara Wang yang sudah membuat citra yang ia bangun dengan penuh usaha hancur begitu cepat.


Ying Hua memutuskan untuk merebahkan dirinya sambil menyambut hari esok yang pastinya akan menyenangkan.


...----------------...


Keesokan paginya, Ying Hua dengan cepat membuka laptopnya. Untuk hari ini, dia tidak akan menggunakan handphone nya karena Wang Wenxiao dipastikan masih meneror dirinya. Dia akan mengganti nomornya dengan yang baru dengan bantuan Aming.


Saat membuka situs wiibo terlihat berita panas untuk pagi itu, tidak sia-sia dia masih mengingat plot cerita novel ini walaupun memang sudah melenceng cukup jauh setidaknya latar belakang setiap pemeran novel tidak berubah sama sekali. Kini dia membaca judul berita yang sedang gempar di dunia hiburan "Artis ternama Bing mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan melakukan kecurangan dalam mendapatkan peran dari sutradara A"


Di dalam novel sekilas disebutkan bahwa Bing Bing telah mengkonsumsi narkoba selama dua tahun, hal itu tentu saja dia dapat sembunyikan dengan baik berkat wajah lotusnya dan citranya yang positif di dunia hiburan. Sebenarnya kemampuan Bing Bing dalam berakting sangat terampil hanya saja dia tidak memiliki kepercayaan itu dan mengikuti hasutan pemeran utama wanita untuk mendekati sang sutradara yah pada akhirnya Bing Bing merelakan mahkota yang ia jaga untuk sutradara film nya, bing Bing bahkan tidak tahu bahwa peran utama wanita sudah ditetapkan sejak awal kepadanya.


Dia terlalu bodoh karena berteman dengan si ular itu, sebenarnya aku tidak mau melawanmu tapi kamu memprovokasi aku terlebih dahulu. Bing Bing kamu bukanlah level ku, anggap saja semua yang aku berikan kepadamu sebagai salam perkenalan dan terakhir kita.


Ying Hua menutup laptopnya dengan penuh senyuman, dia segera turun dari tempat tidur dan bersiap-siap. Hari ini dia harus menonton pertunjukan antara pemeran utama wanita dan sahabat baiknya.


Ying Hua menatap gedung dengan tulisan yang paling ia benci "Wang Entertainment", dia ke tempat ini berpura-pura ingin berdiskusi dengan sang sutradara iklan bulan depan namun secara tidak sengaja sang sutradara berada disini karena ia sedang melakukan janji temu bersama Wang Wenxiao. Ying Hua tidak ingin bertemu pria sok ganteng itu, tidak masalah karena kebetulan kontes pertunjukkan nya akan beradadi tempat ini.


Aming menatap gedung didepannya dengan bingung, ia sebenarnya ingin bertanya namun ia urungkan karena melihat wajah nona nya seperti rubah yang sedang melihat mangsanya. Apakah nona nya sangat senang karena kini berita dirinya sudah menghilang dan digantikan dengan berita musuh bebuyutan nya?


"Nona apakah benar sutradara iklan itu berada disini?" Tanya Aming khawatir


"Apakah otak udang mu sudah berganti menjadi otak ubur-ubur, bukankah kamu yang menelpon nya dan mengatakan bahwa dia ada disini?" Kesal Ying Hua


"Kenapa anda selalu marah ketika saya bertanya? Saya ini mengkhawatirkan anda, kalau anda bukan nona saya...saya sudah..."


"Sudah apa ha?! Ingin memukul ku, sini pukul aku. ayo ayo kemarilah, walaupun aku kurus aku ini pernah mengikuti karate"


"Nona tolong hentikan, saya malu dengan pose anda sekarang. Anda seolah-olah ingin mengeluarkan hajat"


Aming menundukkan kepalanya malu, kini pose Ying Hua sangatlah tidak enak untuk dipandang. Ying Hua sedang memasang kuda-kuda karate dengan kedua kaki nya ditekuk dan pantatnya condong ke belakang, Ying Hua yang menyadari sudah menjadi pusat perhatian dan telah di potret oleh orang-orang pun segara mengubah posisi nya menjadi ala model dan tersenyum kepada orang-orang disekitarnya. Sudah capek-capek dia menghilang kan berita buruknya, mungkin besok akan ada berita dengan foto nya yang seperti buang hajat.


Ying Hua memutuskan untuk masuk ke gedung tersebut untung saja dia memiliki akses lama nya di tempat ini jadi dia dapat mudah masuk sesuka hati, ada untungnya juga Ying Hua mengejar Wang Wenxiao dulu setidaknya dia memiliki banyak akses untuk masuk kedalam Wang Entertainment.


"Dasar kamu ******!!! Berani nya kamu menyebarkan semua rahasia ku! Aku sudah mengatakannya padamu jika kamu menyebarkan semuanya, kamu akan mati!" Teriak wanita yang kini memiliki wajah seram

__ADS_1


Wanita lain yang terkena amukan wanita seram itu menangis terisak-isak, dia dilindungi oleh beberapa pria berjas hitam. Ying Hua tersenyum saat menatap pertunjukan itu, dia tidak menyangka bahwa pertunjukan nya telah berlangsung. Ah sayang sekali dia datang terlambat hari ini.


"Huhu Bing Bing, itu bukan aku. Kamu tahu kan aku ini adalah sahabat baikmu, ayo kita bicarakan baik-baik di kantor Wang Chen. Pasti Wang Chen akan membantumu" Ungkap Xiang Ri Kui


"Ha.!! Wang Chen itu tidak akan pernah membantuku, dia hanya membantu mu wanita bodoh! Aku percaya kepadamu, aku selalu membelikan mu barang dan makanan dan sekarang ini balasanmu kepadaku??"


"Bukan aku Bing Bing, percayalah padaku"


Ying Hua menyeringai, tentu saja hanya Xiang Ri Kui yang mengetahui kegelapan dalam diri Bing Bing dan dipastikan Bing Bing akan menuduh Xiang Ri Kui karena menyebarkan informasi gelapnya. Lihatlah wajah iblis milik Bing Bing yang seakan ingin membunuh Xiang Ri Kui, sangat menarik... benar-benar menyenangkan sekali.


Suara bisik-bisik disekitar Ying Hua perlahan menghilang karena kedatangan sosok yang ia rasa menjijikkan, Wang Chen melangkah mendekati Xiang Ri Kui dan membawa wanita ular itu kedalam dekapannya.


"Xiang kamu tidak apa-apa?"


"Aku baik-baik saja Chen, tapi Bing bing pasti sekarang sedang sakit karena ku. Aku harus bagaimana?" Tanya Xiang Ri Kui


"Ha...kamu ini masih saja memikirkan orang lain daripada dirimu sendiri. Dia sudah menjelekkan mu didepan umum, aku tidak akan pernah memaafkan nya"


"Chen...jangan sakiti Bing-Bing, dia tidak bersalah ini salahku"


Wang Chen mengelus rambut Xiang Ri Kui dengan lembut, ia tersenyum kecil dan kembali memeluk wanita lemah itu dalam dekapannya. Saat matanya menatap kerumunan dengan dingin, dia melihat satu sosok yang beberapa Minggu ini mengisi pemikiran nya sedang menatap ke arahnya. Kenapa wanita itu bisa berada disini?


Wang Chen dengan cepat melepaskan pelukannya, dia mencoba merajut pemikiran nya. Apakah wanita itu penyebab di balik semua ini? Yah pasti Ying Hua, bukankah wanita itu musuh bebuyutan Bing Bing, gara-gara dia kini Xiang Ri kui harus menghadapi kecaman dari semua orang.


Ying Hua yang merasakan semua tatapan mengarah kepadanya mengepalkan tangannya, dia ingin sekali membunuh Wang Chen saat itu juga. Dasar pria berotak sapi! kenapa jadi dia yang disalahkan!


"Ying Hua?" Tanya Bing Bing


"Yah itu dia, bukankah dia musuhmu? Setelah berita mu muncul secara mengejutkan berita miliknya menghilang. Apakah menurutmu itu tidak aneh?" Tanya Wang Chen


Dasar pria keparat, sebenarnya dia mau nya apa sih! Aku disini sedang menonton pertunjukan bukan menjadi tontonan sialan!


"Ternyata kamu Ying Hua!! Wanita sialan!"


Bing Bing berlari ke arah Ying Hua seperti orang gila, Ying Hua sudah memantapkan dirinya untuk melawan Bing Bing. Namun sosok Aming dengan cepat menjadi perisai Ying Hua untuk menghalau wanita gila di depannya ini.


"Kemari kau wanita kurang ajar! Akan kubunuh kau ditempat ini!"


"Membunuhku? Maaf saja, aku tidak tahu apa masalah mu, yah aku sudah membaca berita tentang mu tapi bagaimana aku bisa tahu kamu punya hal yang gelap seperti itu? Kita bahkan baru berkenalan dan menjadi musuh sebulan yang lalu"

__ADS_1


"Sebulan itu lebih dari cukup kamu menggali tentang nya bukan? Kamu pasti menggunakan kekuatan keluarga mu untuk mendapatkan informasi gelap milik nya" Balas Wang Chen


Ying Hua mencoba memasang senyum manisnya sambil menatap Wang Chen dengan dingin, ia tidak akan membiarkan pria ini lepas dari tangan nya.


"Dengarkan ini, beritaku wajar saja hilang karena pengaruh kekuatan kakakku setidaknya kakakku membantuku, itu juga karena aku adalah artis dibawah entertainment nya. Sedangkan kau Bing Bing, apakah perusahaan mu sudah melakukan sesuatu dengan beritamu? Aku dengar nama perusahaan mu adalah Wang entertainment tapi kenapa dalam beberapa jam masih belum ada yang melindungi mu? Lihat kamu sekarang, wujudmu seperti anjing yang meraung raung kepada orang lain, bahkan CEO perusahaan mu melemparkan kesalahan kekasih nya kepada orang luar, menurut mu ini semua masuk akal? Seharusnya dia melindungi artisnya bukannya membuat artis nya menjadi tontonan monyet seperti ini"


Ungkapan sarkas Ying Hua membuat Bing Bing menjadi terdiam, dia menyadari hal ini. Perusahaan nya bahkan lebih besar dari perusahaan milik keluarga Ying, tapi kenapa perusahaan nya tidak menghapus beritanya sejak pagi. Bahkan tidak ada satupun HRD perusahaan nya menelpon dirinya begitupula dengan asisten yang kabur entah kemana sambil membawa uang miliknya. Dia benar-benar hancur sekarang, dia tidak mau dipenjara. Bing Bing menatap dingin Wang Chen dan Xiang Ri kui, beraninya pria itu menjadikannya tontonan. Kini dia tidak peduli dengan beritanya, dia ingin menghancurkan perusahaan sampahnya ini. Kenapa mereka tidak melindungi nya tapi melindungi wanita yang telah membuatnya hancur


"Xiang Ri Kui, kamu benar-benar menjijikkan. Sekarang kamu merasa dirimu korban! Aku adalah korbannya, bagaimana cuman kamu yang dilindungi! Aku juga artis di tempat ini, aku lah yang membawa banyak investor ke perusahaan ini, ini kah balasan kalian?!! Ini balasan kalian kepadaku!!"


"Itu salah mu karena telah berbuat negatif, apa yang bisa dilakukan perusahaan ku untuk melindungi kamu yang tidak bermanfaat lagi" Ungkap Wang Chen


"Sialan kau!! Kau tidak pantas menduduki kursi itu!"Teriak Bing Bing


"Beraninya kau!!"


"Yah aku berani, lagipula aku akan mati sebentar lagi kalau bukan dipenjara pastinya pada orang suruhan mu Wang Chen"


"Bawa wanita itu pergi dari sini!" Teriak Wang Chen murka


Ying Hua menatap Bing Bing yang ditarik paksa oleh beberapa pria berjas, dia merasa iba dengan wanita itu. Ying Hua sebenarnya hanya ingin memberikan peringatan namun kondisi wanita itu bahkan lebih mengenaskan daripada yang ia pikirkan. Ying Hua mengepalkan tangannya, haruskah dia menyelamatkan nya?


Ying Hua melirik ke arah sejoli tersebut, rasa benci berakar di hatinya. Bagaimana bisa Wang Chen memperlakukan artis nya seperti itu? Bukankah dia bisa memberikan pengacara kepadanya? Kenapa harus seperti itu? Ying Hua tahu buruknya hidup di dunia hiburan hanya saja Bing Bing menjadi seperti itu berkat pengaruh Xiang Ri Kui, Bing Bing tidak akan meminum obat-obatan kalau bukan Xiang Ri Kui yang menawarkan nya. Wanita ular itu harus segera dibasmi.


"Ayo kita pergi Aming, pertunjukkan nya telah selesai"


"Ehh..ehh nona bagaimana dengan janji temu nya?"


Aming mengejar nona nya yang telah berlari keluar dari perusahaan Wang, Ying Hua sibuk memainkan handphone nya. Dia pun menarik Aming untuk masuk ke mobil.


"Batalkan janji temu nya dan kirimkan permintaan maaf, katakan kalau aku tiba-tiba jatuh sakit"


"Tapi kan anda tidak sakit nona?"


Ying Hua memukul belakang kepala Aming, kini dia sedang kesal dibuat semakin kesal oleh asisten bodohnya ini.


"Kita ini sedang berbohong bodoh, aku ingin mencari musuh bebuyutan ku itu. Aku tidak bisa membiarkan nya mati begitu cepat"


"Bilang saja nona ingin menyelamatkan nya, setelah menghancurkan nya kini menyelamatkan nya. Nona anda ini plin plan sekali"

__ADS_1


"Cerewet cepat jalan!"


Bersambung


__ADS_2