Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Chapter 23 (S2)


__ADS_3

Permainan ini mendorong pemain untuk berpikir kreatif, cepat, dan mengimprovisasi dengan memberikan respons yang unik dan menghibur terhadap pertanyaan atau pernyataan yang diberikan. Permainan "Tentu Saja" adalah permainan yang sederhana dan bisa sangat menghibur jika dimainkan dengan suasana yang riang. Hal yang paling penting adalah bersenang-senang dan menikmati momen lucu dan kreatif yang tercipta selama permainan.


"Senior bisa memulai lebih dulu"


"Baiklah, kalau begitu Apakah kamu mampu bertemu dengan hantu dan mengajaknya berdansa?"


---


Ying Hua ingin tertawa namun dia tidak bisa menertawakan senior nya di tayangan langsung. Dia mencoba menahannya hingga kedua pipinya memerah seperti tomat.


"tentu saja"


"Apakah senior tidak bisa bermain kartu strategi?"


Cheng Xian menegang, dia tidak ingin mengakui hal ini karena dia memiliki kejeniusan sejak kecil. Tapi kalau dia tidak menjawab, dia akan kalah tapi kalau dia menjawab bahwa dirinya yang jenius ternyata tidak sejenius itu karena kartu strategi.


"Tentu saja"

__ADS_1


"Apakah kamu tidak bisa bermain catur?"


"Tentu saja" Teriak Ying Hua semangat


Dia benar benar tidak bisa bermain catur dan mengakui hal itu.


"Apakah senior bisa tertawa tanpa alasan selama satu jam penuh?"


Ying hua menanyakan hal ini karena dia tidak melihat satupun senyuman dari bibir itu, jika senior menjawab image nya akan terlihat seperti orang idiot yang tertawa tanpa alasan.


Ying Hua tersenyum, ia pun berkata " senior, maaf saya terlalu lancang"


"Tidak masalah, ini hanya permainan tapi aku memang tidak bisa tertawa tanpa alasan"


Ying Hua merasa Cheng Xian menganggap semua hal dalam keseriusan, padahal pertanyaannya tidak perlu dilakukan secara nyata. Mereka berdua pun melanjutkan obrolan karena sudah merasa lebih dekat setelah bermain.


Di ruangan lain terasa sunyi, seperti ruangan Shishi dan Yangyang. Keduanya sibuk dengan kegiatan masing masing begitu pula di ruangan Wang Wenxiao, keduanya tidak saling mengenal. Nu Mian ingin mengajak bermain Wang Wenxiao tapi harus ia urungkan melihat wajah dingin pria itu. Sepertinya dia tidak diinginkan olehnya lalu kenapa memilihnya?

__ADS_1


"Maaf, apakah kamu ingin mengobrol denganku atau bermain? Kita harus melakukan sesuatu untuk membantu acara ini" Ungkap Nu Mian


Wang Wenxiao hanya melirik malas dan melanjutkan melukis, dia seharusnya belajar untuk memakan makanan pedas jika tahu hasilnya begini. Dia kesini karena Ying Hua, dia masih belum menerima bahwa wanita itu tak tertarik kepadanya.


"bagaimana kalau bermain kartu strategi?" Tanya Nu mian


Wang Wenxiao tetap diam, Nu Mian menghela napas dan bermain catur sendirian. Karena tidak ada suara dari gadis disebelahnya, Wang Wenxiao melirik sedikit dan melihat dia bermain catur sendirian. Apakah dia bodoh? Sejak kapan catur bisa dimainkan sendirian?


Wang Wenxiao kembali ke kesibukannya dan mengabaikan gadis itu, nu mian tidak terganggu selama Wang Wenxiao tidak bersikap kasar kepadanya. Setelah ini dia akan memilih pasangan lain, dia tidak ingin berpasangan lagi dengan pria sombong.


"Baiklah semuanya waktu satu jam sudah habis, setelah ini kita akan melakukan interview individu mengenai pasangan mereka hari ini"


Cheng Xian dipanggil terlebih dahulu dan melakukan interview individu mengenai pasangan dan variety ini.


"Ini adalah hal yang belum pernah saya lakukan, awalnya saya takut menjadi membosankan tetapi saya ternyata cukup beradaptasi disini. Untuk pasangan saya hari ini, dia adalah orang yang sangat baik dan menyenangkan, kami berbagi obrolan dengan berbagai topik, yang saya tahu kita tidak bisa menilai orang dari luar saja. Kita harus mengenalnya terlebih dahulu sehingga kita tidak menganggap buruk siapapun orangnya itu"


Cheng Xian memberikan nasehat kepada orang orang tentang menilai Ying Hua, ia juga tahu bahwa citra Ying hua tidak bagus akan tetapi gadis itu sangat berbeda dengan gosip yang beredar. Dia adalah gadis baik dan sangat sopan, bahkan Cheng Xian tersenyum kecil saat gadis itu membicarakan lelucon. Dia bisa mengenal karakter orang dan Ying Hua hanya perlu dibimbing untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

__ADS_1


__ADS_2