Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Ying Hua Asli (2)


__ADS_3

Seorang pria berkacamata sedang mengetik cepat di atas keyboard, ia tiba-tiba merinding hebat dan melihat ruangan remang-remang miliknya dengan tajam. Siapa tahu wanita stalker itu mengirimkan setan kepadanya kan?


“Wanita itu bagaimana bisa dia tahu semua riwayat hidupku…bahkan polisi tak bisa menemukannya. Hahh kepalaku benar-benar sakit karena dia”


Pria itu kembali mengetik sambil memikirkan cara mencari wanita stalker yang sudah menganggunya 4 bulan lebih ini.


...----------------...


Ying Hua mengintip seseorang dari balik dinding hotel, ia menatap punggung pria yang selama ini ia kejar tapi sekarang pria itu lebih memilih bersama wanita munafik tak tahu diri.


“Wenxiao benar-benar mencintai Xiang Ri Kui?” Gumam Ying Hua


Ying Hua tak terima ia sudah lama membuat rencana untuk mendapatkan pria itu tapi seorang wanita memainkan akting sebagai wanita lemah untuk mendapatkan pria nya, Ying Hua ingin menghabisi Xiang Ri Kui.


Ying Hua keluar dari tempat persembunyiannya dan menerjang Xiang Ri Kui, xiang Ri kui tak menyadari tangga berada di belakangnya. Wang Wenxiao yang melihat kejadian tersebut dengan cepat menarik sosok Xiang Ri Kui dan tanpa sengaja mendorong Ying Hua hingga terjatuh kebawah. Ying Hua tak menyangka Wang Wenxiao berniat untuk melakukan hal sekeji itu kepadanya, ia menatap mata hitam Wang Wenxiao sebelum kesadarannya menghilang.

__ADS_1


“Aku akan membalasmu”


“Hah..hah…”


Ying Hua terbangun dan bernapas lambat, ia memegang jantungnya dengan rasa sesak yang terus menjalar. Ia tak bisa bernapas dengan benar, matanya kehilangan fokus tapi ia bisa mendengar suara teriakan wanita yang sedang panik.


“Dokter! Dokter anak saya bangun! Tolong!”


“Hah…apa…yang…”


Ying Hua kembali kehilangan kesadaran, di alam mimpinya ia melihat keluarganya berdiri di kejauhan semakin lama gambar mereka menghilang. Ying Hua tak bisa bergerak ataupun berteriak memanggil kakaknya, ia hanya berdiam diri ditempat yang sama.


Ying Hua melihat ke arah tangan kanannya, terlihat seorang wanita bersanggul tertidur di atas tangannya. Ia mengernyitkan dahinya bingung, sejak kapan ada seseorang berani tidur di atas tangannya?


“Siapa wanita ini?” Gumam Ying Hua

__ADS_1


Wanita itu bergerak gelisah dan perlahan terbangun, saat matanya menatap wajah Ying Hua terlihat kesedihan dan rasa khawatir yang amat besar. Wanita itu tiba-tiba memeluk erat Ying Hua, Ying Hua sangat terkejut dengan situasinya sekarang. Siapa wanita ini? Kenapa dia berani memeluknya?


“Beraninya kamu memelukku” Ungkap Ying Hua


“Anak bodoh! Apakah ibu tidak boleh memelukmu! Kamu itu hampir mati karena komputer itu! Ibu akan menjualnnya besok”


Ying Hua semakin tak mengerti dengan kondisinya sekarang, Ibu? Sejak kapan ibunya sangat lusuh dan berkeringat serta kenapa ruangannya terlihat banyak orang? Apakah dia tidak berada di kamar VIP


“Apakah ibuku tak memesan kamar VIP untukku? Tempat ini banyak bakteri!” Kesal Ying Hua


Wanita itu memukul kepala Ying Hua, Ying Hua sangat kaget. Ia membulatkan matanya tak menyangka bahwa wanita ini semakin berani kepadanya.


“Kamu ingin aku laporkan ke polisi atas kasus penyerangan!”


“Penyerangan apanya! Anak ini semakin gila berkat komputer! Baiklah ayo kita mati hari ini!!! Ayo mati bersama ibu”

__ADS_1


Suara teriakan wanita yang mengaku sebagai ibunya membuat Ying Hua jengah, banyak orang-orang mulai melihat mereka dengan penasaran dan rasa kesal. Ying Hua pun mencoba menenangkan wanita itu dan berkata “Baiklah baiklah, jangan berteriak lagi. Aku sedang sakit sekarang”


Bersambung


__ADS_2