Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Menjauh Dari Semuanya


__ADS_3

"Diamlah" Ungkap Wang Chen sambil mengeratkan telepon yang berada ditangannya


Ying Hua memandangi wajah Wang Chen dengan takut, dia pun segera terdiam dan duduk dengan tenang. Dia tahu bahwa dia tak akan bisa keluar dari sini.


Mobil itu tiba-tiba berhenti di sebuah penthouse yang sangat besar. Ying Hua melihat dari jendela besarnya penthouse yang memasuki Indra penglihatannya, dia melongo dengan lebar. Untuk pertama kalinya dia melihat rumah yang lebih besar dari rumah Ying Hua, dia menduga bahwa Ying Hua sudah sangat kaya tapi dia tak menyangka bahwa ada orang yang lebih kaya darinya.


Wang Chen keluar terlebih dahulu dari mobilnya, mobil pintu disamping Ying Hua terbuka dengan lebar. Ying Hua tak mampu untuk menggerakkan kakinya keluar, dia takut dengan apa yang dihadapannya nanti. Keringat dingin keluar tanpa henti dari dahi miliknya, kedua tangannya saling menggenggam satu sama lain. Ying Hua bahkan menggigit bibirnya hingga mengeluarkan darah segar, namun dia tak menyadari hal tersebut.


"Nona silahkan keluar"


Ying Hua masih tetap diam didalam mobil, dia tidak akan mau keluar. Melihat dari wajah Wang Chen yang sangat berbahaya itu membuat nya semakin ketakutan, Ying Hua menggelengkan kepalanya dengan enggan, melihat tingkah Ying Hua yang keras kepala Wang Chen menyeret Ying Hua dengan kuat dan membawanya masuk kedalam penthouse nya.


Ying Hua sangat ketakutan, tiba-tiba sebuah kilasan balik memasuki kepalanya. Entah kenapa dia pernah mengalami hal ini sebelumnya dan ketakutan yang ia rasakan sama seperti ingatan tersebut.


Sudah aku duga orang ini pasti mempunyai hubungan dengan Ying Hua, jika tidak kenapa tubuh Ying Hua sangat ketakutan sekali dan aku bahkan tidak dapat mengendalikan tubuh ini dengan baik. Aku takut jika pria ini melakukan sesuatu kepadaku seperti di novel-novel yang sering aku baca, mereka akan membawaku ketempat tidur lalu mereka akan mencuri keperawananku dengan paksa, lalu aku dan dia saling mencintai, lalu kami berselisih kemudian kembali bersama lagi. Apakah aku akan benar-benar seperti itu? Tidak!!!!Aku tidak mau merasakan hal itu, aku ingin menggapai mimpiku menjadi idol, aku tidak akan memulai rumor buruk lagi, baiklah Ying Hua ayo lakukan yang pernah biasa kamu lakukan di duniamu dulu. Gigit tangannya kemudian tendang miliknya. Oke dalam hitungan ketiga...1..2...3


Ying Hua menggigit lengan kanan milik Wang Chen dengan kuat, Wang Chen menggeram kesal kemudian Ying Hua dengan cepat mencoba menendang bagian harta berharga Wang Chen sayangnya Wang Chen lebih cepat menangkap kakinya, ekspresi Wang Chen sangatlah gelap dan dingin, seolah-olah dia adalah seorang monster yang akan menerkam sosok Ying Hua dalam sekejap. Tiba-tiba Wang Chen menggendong tubuh Ying Hua seperti sebuah karung.

__ADS_1


"Sialan, turunkan aku...Turunkan aku, aku tidak kenal siapa kamu. Kenapa kamu melakukan hal jahat seperti ini kepadaku...Hei kenapa kamu lanjut berjalan...Hei dengarkan aku.. Hei!!!"


Wang Chen tetap melanjutkan langkahnya memasukinya penthouse miliknya sambil membawa sosok Ying Hua dipundak kanannya. Tidak peduli bagaimana Ying Hua berteriak dengan paru-paru nya, atau memohon belas kasihan dengan napasnya yang semakin berat, Wang Chen tak terpengaruh sama sekali.


Wang Chen melempar Ying Hua diatas sofa dengan kasar, Ying Hua merasakan tubuhnya kesakitan. Dia memandangi Wang Chen dengan dingin namun pria itu tak terpengaruh sama sekali, dia segera masuk kedalam kamar miliknya dan meninggalkan sosok Ying Hua sendirian.


Bagaimana ini?Apa yang harus aku lakukan, benar!!!Aku harus menelepon keluargaku.


Ying Hua dengan cepat membongkar tasnya, dia mengeluarkan semua isi tasnya namun dia tak menemukan teleponnya sama sekali. Ying Hua mengingat dengan jelas dia telah memasukkan teleponnya kedalam tas sebelum pergi, tidak mungkin itu terjatuh bukan?


Ying Hua tidak pantang menyerah, dia memeriksa keseluruh tubuhnya, tiba-tiba sebuah telepon dilemparkan keatas meja dengan keras membuat Ying Hua sangat terkejut ketakutan, dia memandangi teleponnya yang sudah tak terbentuk lagi. Ying Hua dengan tajam melihat ke arah Wang Chen, Wang Chen duduk didepan Ying Hua dengan kerah pakaiannya yang sudah terbuka hingga ke bagian dadanya.


"Jika kamu mencoba untuk menyentuh tubuhku dan merusaknya, aku akan mendoakan semua keluarga dan keturunanmu akan hancur dalam sekejap, asal kamu tahu doaku selalu terkabul dengan cepat"


Ying Hua menyilang kan tangannya didepan dada miliknya, dia mengangkat dagunya dengan angkuh bahwa dia tidak takut lagi dengan sosok Wang Chen padahal didalam hatinya dia sangat ketakutan dan ingin kabur dari tempat yang sesak ini, Wang Chen dengan dingin memandangi Ying Hua dan menyeringai dengan menakutkan.


"Aku tidak menyentuh wanita yang sudah kotor dan menjijikan seperti dirimu"

__ADS_1


"Apa kamu bilang?!!"


"Kamu kotor dan menjijikan"


Ying Hua mengepalkan tangannya dengan kuat, dia tak pernah direndahkan seperti ini selama hidupnya. Kenapa pria ini terlihat sangat membencinya sekali? Padahal dia tak mengetahui dengan pasti siapa pria didepannya ini.


Wang Chen menghela napas berat, dia pun melemparkan sebuah dokumen dihadapan Ying Hua, Ying Hua tetap diam dan tak menggubris dokum yang berada didepannya.


"Baca dan pelajari"


Ying Hua dengan enggan membuka dokumen tersebut, dia membaca setiap kata-kata yang ada didalam dokumen itu. Ying Hua mengerutkan dahinya dan menyeringai, dia pun menutup dokumen itu dengan kasar, dia memandangi pria didepannya dengan tidak suka.


"Kenapa aku harus melakukan semua ini? Kamu bukan seseorang yang aku kenal sama sekali, lagipula kamu tidak perlu repot-repot dengan kakakmu Wang Wenxiao, aku tidak akan mendekatinya sama sekali bahkan aku tidak akan meliriknya lagi. Karena dia sangat mengganggu kehidupan ku sekarang,kotor dan menjijikan untuk kulihat"


Ying Hua membalikkan kata-kata yang dilontarkan oleh Wang Chen kepadanya da benar saja Wang Chen kehilangan kesabaran, dia maju kedepan sambil menggenggam dagu Ying Hua dengan kasar, matanya berkobar api kemarahan. Ying Hua mengetahui sekarang, bahwa pria ini membawanya kesini karena sebuah permintaan untuk menjauhi Wang Wenxiao.


Dasar brother complex, dia sangat mencintai kakaknya yang kasar itu. Bahkan dia membuat perjanjian dokumen yang seluruhnya terdapat nama Wang Wenxiao, tidak boleh memandang nya, tidak boleh menyukai nya, tidak boleh meliriknya, tidak boleh membicarakan nya dan masih banyak lagi. Jadi semua ini karena Wang Wenxiao, sudah aku duga seharusnya aku benar-benar menjauhi pemeran pria utama.

__ADS_1


"Lepaskan aku" Ungkap Ying Hua


"Apakah kamu memiliki keinginan untuk mati?"


__ADS_2