Kekasih Nomor Satu CEO

Kekasih Nomor Satu CEO
Kepercayaan


__ADS_3

“Yah aku memiliki hubungan dengan keduanya” Jawab Ying Hua percaya diri


“Ying Hua” Tekan Xukai dengan suara berat


Apakah aku akan selamat?


...---------------...


Keduanya saling bersitenggang, Ying Hua sebenarnya ingin mengatakan kebenaran dibalik diary milik Ying Hua tapi dia berpikir kembali apakah keputusannya tepat untuk mengatakan semua hal itu kepada Xukai? Apalagi dia tahu bahwa Xukai masih memiliki rencana balas dendam kepada kelurganya.


“Hubunganku dengan mereka hanya sebatas teman masa kecil” Ungkap Ying Hua


“Sepertinya kamu ingin mengatakan hal lain, apakah kamu takut aku tidak bisa dipercaya?”


Ying hua tertawa kecil dan menatap mata legam dingin milik Xukai, bagi Ying Hua dulu Xukai sangat sulit untuk dipandang karena pria itu benar-benar mengerikan dan tak memiliki rasa simpati namun sekarang dia dapat melihat sedikit demi sedikit sifat asli Xukai walaupun belum melihat kebenaran dalam diri pria itu.


“Bukankah kita berdua memiliki rasa itu satu sama lain? Kamu juga masih belum mempercayaiku kan?” Tanya Ying Hua dengan mata menyipit


“Jangan mempertanyakan rasa percayaku padamu, bukankah kita adalah tunangan seharusnya aku tahu semua tentang kamu ataupun masa lalu mu itu” Balas Xukai dingin


Ying Hua mengepalkan tangannya, dia tahu bahwa Xukai memiliki rasa otoriter tapi rasanya dia seperti harus menuruti semua perkataannya sementara Xukai tak pernah melakukan hal yang sebaliknya untuk dia. Pria ini benar-benar tak dapat ditebak, apakah dia sudah menyukaiku atau semakin mewaspadaiku?


“Ini bukanlah perjanjian kita, sejak awal pertunangan ini adalah kontrak bisnis. Aku…tahu kamu sedang memanfaatkanku (ungkap Ying Hua dalam hati) aku… hanya melakukan sesuai kontrak kita, bukankah kita sudah berjanji untuk tidak ikut campur dalam urusan pribadi”


“Urusan pribadi? Jangan bercanda denganku”


Ada apa dengannya? Kenapa dia membuat wajah dingin sejak tadi

__ADS_1


“Ada apa denganmu?” Tanya Ying Hua khawatir


Xukai berdiri dari tempat tidur dan melangkah mendekati Ying Hua, ia pun menurunkan tubuhnya 90 derajat dan meletakkan salah satu tangannya ke sisi kepala Ying Hua. Xukai pun mendekati telinga Ying Hua dan berkata “ Jangan pernah berharap aku melepaskanmu”


Ying Hua merinding saat Xukai berbisik ke telinganya, pipi nya memerah karena posisi mereka yang dangat berdekatan. Ying Hua masih belum sadar dengan apa yang dikatakan Xukai, dia terlalu malu dengan posisi mereka saat ini.


Xukai memundurkan wajahnya dan melirik pipi Ying Hua yang memerah, ia tersenyum kecil dan tanpa sengaja mengecup pipi itu. Ying Hua membulatkan mata dan segera mendorong dada bidang itu dari dirinya.


“A..apa yang kamu lakukan? Bukankah sudah aku katakan tidak boleh skinship! Kenapa kamu selalu mengambil keuntungan dariku!”


“Apa yang salah kita bertunangan”


Aku benci saat dia mengatakan kita bertunangan! Jika menikah dia pasti akan memakanku hidup-hidup… Apa? Menikah? Ying Hua kenapa kaku berpikir bisa menikah dengan pria kejam ini sih!


“Apakah memikirkan sesuatu yang lebih diantara kita?” Goda Xukai


“Ti..tidak” Jawab Ying Hua dengan cepat menyingkir dari sofa


Xukai berdiri semula dan mengeluarkan sebuah jam tangan mewah dari saku, ia mengambil lengan Ying Hua dan membuang jam tangan pribadi Ying Hua tanpa rasa peduli. Ying Hua memasang wajah kesal ke arah Xukai tapi pria itu tak memperdulikan apapun dan tetap melanjutkan kegiatannya.


“Ini hadiah dariku jangan pernah dilepas atau”


“Atau apa?” Tanya Ying Hua takut


Xukai tersenyum manis dan menyentuh helaian surai Ying Hua “ Entahlah, kamu tahu apa yang akan aku lakukan jika kamu tidak menurutiku”


“Xukai sudah aku katakan, aku bukan..”

__ADS_1


“Ying Hua, aku tidak ingin kehilangan lagi dan sampai kapanpun kamu harus melakukan semua yang aku katakan. Aku akan selalu mengawasimu” Ungkap Xukai dingin


Ying Hua tak berani membalas perkataan Xukai, tubuhnya ketakutan dengan hawa antagonis Xukai. Ying Hua takut jika Xukai akan terobsesi padanya jika itu terjadi hidupnya akan seperti kekasih Xukai yang lama dan dia tak menginginkan kehidupan seperti itu.


...----------------...


Setelah mengunjungi rumah tunangannya, Xukai memasuki mobil dan beranjak menjauh dari sana. Dia mengeluarkan sebatang rokok dan menghembuskan asap rokok tersebut di dalam mobilnya. Wajahnya terlihat begitu datar hingga membuat Jianlin tak berani mengatakan apapun


“Jianlin, apakah sudah menyelidiki hubungan Wang Chen dan wanitaku? Selain Wang Chen pernah menculiknya ataupun menciumnya di dalam gudang” Ungkap Xukai dengan suara rendahnya


jianlin yang mendengar suara itu mendadak bergetar takut, tuannya jarang berkata dengan nada seperti itu jika nada ini keluar maka Tuan benar-benar marah dan ingin menghabisi musuhnya tapi dia tahu tuan nya yang sekarang tak akan bertindak gegabah


“Sudah saya selidiki semuanya tuan, hubungan di antara keduanya dulu sangat akrab namun nona sempat menjauh dikarenakan perlakuan tuan Wang Chen kepada nona”


“Perlakuan apa?”


“I…itu…”


“Katakan” tekan Xukai


Jianlin meneguk ludahnya kasar dan berkata sambip mengeratkan pegangannya di setir mobil “ Tuan Wang Chen pernah berniat memperkosa nona”


Tak ada suara apapun dari arah belakang, Jianlin memiliki wajah pucat dan tak sanggup bernapas benar. Awalnya dia juga terkejut mendapat berita ini, Wang Chen benar-benar keterlaluan kepada nona muda Ying. Padahal nona sudah berbuat baik dan berbelas kasih kepadanya tapi yang nona terima adalah perlakuan buruk dan rasa cinta yang tak stabil untungnya nona masih bisa selamat dari kisah itu tetapi Jianlin tak yakin apakah nona masih bisa selamat untuk kesekian kalinya ketika Wang Chen mendapatkan posisi tinggi di keluarga Wang. Jianlin sangat mengkhawatirkan nona muda Ying, rumor mengatakan dia adalah pribadi yang buruk tapi baginya nona muda telah membuat tuannya menjadi pribadi yang lebih berakal.


“Jianlin… Sebaiknya kamu tahu apa yang harus dilakukan” Ungkap Xukai


“Saya mengerti tuan”

__ADS_1


Xukai menatap keluar jendela datar tapi tangannya mengepal erat dan ingin menghantam kaca mobil ini. Xukai mencoba menenangkan hatinya dengan mengingat wajah kecil yang memerah “ Sangat lucu” Gumam Xukai


__ADS_2