
Ying Hua bersama Aming memutuskan untuk pergi ke apartemen Bei, sudah berapa lama ia tidak mengabari pria itu. Ia hanya mendengar informasi dari Aming bahwa Bei dan Bao Yu mengkhawatirkan dirinya yang tak ada kabar, untungnya Aming memberikan info yang tidak membuat kedua orang itu khawatir tentang dirinya.
Ying Hua memasuki apartemen yang terlihat sepi, ia pikir mereka berdua sedang keluar namun mengintip dari ruang studio Bei, sepertinya Bei bekerja sangat keras untuk dirinya. Padahal pria itu tidak perlu bekerja terlalu keras karena kemampuan nya sangatlah luar biasa.
"Kak Ying!" Teriak Bao Yu yang keluar dari kamar nya sambil membawa boneka kelinci
"Bao Yu!"
Ying Hua segera memeluk tubuh kecil Bao Yu, kini tubuh itu begitu berisi. Tidak sia-sia dirinya selalu meminta Aming mengisi persediaan makanan untuk keduanya, entah kenapa Ying Hua menyayangi Bei dan Bao Yu, mengingat kehidupan mereka membuat Ying Hua teringat kesulitan yang ia jalani di kehidupan sebelumnya.
"Kak Ying darimana saja? Bao Yu selalu menunggu kakak tapi kakak tidak pernah datang, kata Aming kakak sedang sibuk dengan banyak pekerjaan" Ungkap Bao Yu
"Benar, aku sangattt banyak pekerjaan tapi sekarang aku mendapatkan liburan dan menemui kalian. Maaf yah aku baru bisa menemui kalian seperti ini tanpa memberi kabar dari awal"
"Tidak apa-apa kak, aku senang kakak sudah disini. Bao Yu sangat rindu dengan kakak"
"Aku juga merindukan pelukan dan tawa hangat Bao Yu ku"
Aming memutar bola matanya jengah, dramatis sekali nona nya ini. Apakah mereka tidak bertemu selama 10 tahun? Baru beberapa Minggu tidak berjumpa tingkah mereka sudah seperti ini apalagi tidak bertemu bertahun-tahun mungkin mereka akan menangis histeris.
"Nona Ying? Apakah ini anda?" Tanya Bei dengan wajah penuh kejutan
"Bei! Kamu sudah bangun? Apakah suara ku terlalu berisik?" Tanya Ying Hua malu
"Tidak tidak, saya benar-benar terbangun karena haus. Nona...Saya senang anda sudah berada disini, apakah anda baik-baik saja?"
"Aku baik dan....kamu sekarang bisa berjalan? Kenapa aku tidak mendapatkan informasi sepenting ini Aming?" Geram Ying Hua
Ying Hua sangat terkejut melihat Bei yang mampu berdiri tegak tanpa alat bantu apapun, sepertinya pemulihan untuk kaki nya berjalan lancar. Dalam beberapa bulan saja Bei sudah mampu berjalan seperti ini, mungkin tahun depan Bei bisa berlari. Ying Hua sangat senang melihat keadaan kedua nya sangat baik.
"Nona..Saya juga baru tahu jika Tuan Bei bisa berjalan lagi hari ini"
"Ahh nona Ying anda jangan menyalahkan tuan Aming, saya baru mampu berjalan sedikit-sedikit hari ini tanpa alat bantu apapun. Saya sangat bersyukur atas segala yang saya dapatkan dari anda, saya akan membalas semua berkah ini"
"Kamu hanya perlu membalas dengan memberikan aku lagu buatanmu, bagaimana dengan lagu baru?" Goda Ying Hua
Bei tersenyum hangat, ia sangat senang melihat wajah Ying Hua kembali. Sudah berapa lama dirinya tidak melihat wajah cantik ini, ia sangat khawatir beberapa Minggu lalu karena Ying Hua menghilang tanpa kabar, namun Aming mengatakan bahwa nona nya sangat sibuk. Ia pun meyakini hal itu melihat kepopuleran nona Ying di kota Luhan.
__ADS_1
"Tentu saja, saya sudah banyak membuat sample lagu untuk nona. Nona bisa mendengarkan nya nanti karena saya harus mengisi energi terlebih dahulu"
"Hahaha tentu saja, ayo kita isi energi dan menggebrak kota ini kembali dengan melodi kita"
...----------------...
Perusahaan Keluarga Mao
Tangan besar milik Xukai terus menggores kertas dengan tinta pena nya, sekarang ia memiliki pekerjaan menumpuk. Jianlin membantu Xukai membaca jadwal untuk tuan nya, setelah banyak kejadian brutal saatnya kembali bekerja untuk menstabilkan perusahaan.
"Pukul 15.00 tuan akan mengadakan rapat dengan investor dan berlangsung selama dua jam, kemudian pukul 17.00 tuan akan bertemu dengan tuan Wang Chen mengenai kerjasama untuk drama terbaru"
Xukai menghentikan kegiatannya setelah mendengar nama familiar itu, Sepertinya nama ini membuat dirinya sedikit kesal padahal ia tak mengenal siapa pemilik nama ini.
"Wang Chen?"
"Benar tuan, Wang Chen anak kedua dari keluarga Wang. Umm...Anak pertama mereka merupakan cinta abadi nona Ying, beredar rumor bahwa nona Ying mengejar-ngejar tuan Wang Wenxiao namun sejak kecelakaan nona Ying, nona Ying menjadi berubah dan tidak mengejar nya lagi jadi anda bisa tenang tuan" Ungkap Jianlin sekaligus menenangkan tuan nya
"Wang Wenxiao...Wang Chen....Kenapa kedua nama ini membuatku kesal? Apakah aku pernah bertemu mereka?"
"Cari informasi tentang mereka dan hubungan mereka dengan Ying Hua sekarang"
"Baik tuan" (Kenapa tuan selalu memberikan pekerjaan tentang wanita kepadakuš, Tuan tolong perhatikan rapat juga)
...----------------...
Ying Hua, Bei, Bao Yu dan Aming memulai makan bersama mereka, akhirnya setelah sekian lama Ying Hua bisa merasakan kehangatan dan ketenangan kembali. Begitu banyak masalah yang sudah ia lalui hingga membuatnya sakit kepala, memang tempat ini adalah tempat terbaik untuk healing nya.
"Makan yang banyak Bao Yu" Ungkap Ying Hua sambil memberikan sepotong daging kepada Bao Yu
"Terimakasih kak Ying, kakak juga makan yang banyak"
Ying Hua tersenyum hangat, Bei memerhatikan keduanya dengan hati senang. Andaikan saja Ying Hua memiliki perasaan kepadanya, pasti kehidupan nya sekarang sangatlah luar biasa. Tapi Bei juga sadar diri, ia bukanlah pria yang mapan dan memiliki banyak kekayaan, yang bisa ia lakukan sekarang hanya memberikan kemampuan bermusiknya kepada Ying Hua.Hal itu sudah cukup untuknya, ia akan menyimpan rasa ini walaupun tak akan pernah terbalaskan.
"Bei?Apakah kamu baik-baik saja? Ayo makan...nanti makanannya dingin"Ungkap Ying Hua
"Tentu nona Ying"
__ADS_1
"Hmm...Jangan panggil aku nona terus, kamu lebih muda dariku jadi panggil aku Kak Ying"
"Ha? Saya tidak bisa melakukan hal seperti itu, bagaimanapun anda adalah penyelamat saya"
"Jangan formal begitu, kamu membuatku tidak nyaman. Panggil aku Kak Ying mulai sekarang, karena sudah lama tidak bertemu kamu kembali jadi orang yang begitu jauh, aku jadi sedih"
"Ahh! Maafkan sa...aku, aku tidak bermaksud membuat no...maksudku kak Ying tidak nyaman, apakah dengan begini kak Ying nyaman?"
"Tentu, aku senang kamu yang seperti ini"
Aming melihat pemandangan tersebut dengan menyipitkan matanya, entah kenapa ia dapat melihat percikan merah muda di mata Bei. Dia sering sekali melihat banyak percikan ini, nona nya benar-benar seperti wanita penggoda jika tuan Xukai tahu habislah nona nya.
Drrt
Suara getaran ponsel Ying Hua membuat ia menyatukan alisnya, ponsel ini adalah ponsel khusus Xukai yang diberikan kepadanya saat mereka melakukan kesepakatan. Haruskah pria ini menggangu dia saat sedang menenangkan diri?
"Kenapa tidak dijawab kak?" Tanya Bei
"Ahh.. ini...Aku pergi untuk menjawabnya dulu"
Ying Hua segera pergi menjauhi mereka dan memasuki kamar miliknya kemudian menjawab panggilan Xukai " Ada apa?"
"Dimana?"
"Apanya?" Tanya Ying Hua
"Jangan membuat ku mengulang pertanyaan itu dua kali"
"Kamu tidak bertanya dengan lengkap! Apanya yang dimana?"
"Aku bertanya kamu dimana? Apa susahnya menjawab pertanyaan seperti itu? Apakah kamu berotak udang?"
"Kenapa malah mengataiku! Dengar ini...Dimanapun aku berada kamu tidak perlu tahu, kita harus menjaga privasi masing-masing. Adios!"
Ying Hua mematikan panggilan secara sepihak, entah darimana dia bisa mendapatkan keberanian melawan Xukai. Apakah semenjak menjadi tunangan nya ia sudah mulai berani dengan pria arogan ini? Tenyata menyandang status sebagai tunangan Xukai tidak begitu buruk, ia kini mendapatkan tempat sedikit dibawah dari Xukai. Betapa menyenangkannya :D
Xukai yang mendengar panggilan dimatikan oleh Ying Hua pun kesal, ia pun meminta Jianlin melacak keberadaan Ying Hua melalui ponsel yang ia berikan untuk wanita itu "Lihat saja Ying Hua, akan kubuat kamu bergantung kepadaku"
__ADS_1